Lieutenant Colonel. Nita Siahaan MSc. is the first Indonesian Army Woman from the Indonesian Army Information Service who joined Peace Keeping Operations under the banner of United Nations (MONUC) in Congo. The Indonesian Government has assigned Ltc Nita to the Democratic Republic of Congo (DR Congo) in 18th January 2008. Posted in Kisangani under Sector 2/ TS-204 MONUC. Completed the mission in January 2009. A travel enthusiast, Ltc. Nita has travelled to some countries, to name a few such as Japan, Singapore, Malaysia, Uganda and South Africa. She holds a master degree from Nangyang Technological University of Singapore, graduated in 2005 with Master of Science in International Relations. Presently, Ltc Nita is serving in the Army Information Service in Jakarta. Ltc. Nita will be sharing more experiences of her past peacekeeping assignment in the DR Congo.
Recent Articles by Nita Marcela Siahaan
Cerita dari DR Congo: Pengalaman Bertugas Sebagai Acting Cimic Officer
Selain mengajar, saya mendapat tugas tambahan sebagai Acting Cimic (Civil and Military Coordination) Officer di DR Congo untuk menggantikan rekan saya dari Zambia yang sudah selesai melaksanakan tugasnya. Tugas ini...
»
Nita Marcela Siahaan , 32 days ago
Sukses mengajar SEA di MONUC: Kowad TNI harus bisa!
Pada saat pelajaran berlangsung saya memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya apa saja yang berkaitan dengan materi pelajaran. Ternyata kedua orang wanita ini sangat menentang materi yang saya sampaikan. Kebetulan dotker civilian ini bekerjasama dengan bagian Human Rights. Pertanyaan yang diajukan kepada saya yaitu berkaitan dengan Hak Azasi Manusia dikaitkan dengan kebutuhan biologis prajurit di daerah misi. Maksudnya bahwa melarang anggota prajurit untuk memenuhi kebutuhan biologisnya di daerah operasi merupakan pelanggaran hak azasi manusia. Pertanyaannya sangat menyimpang dari apa yang telah digariskan oleh MONUC. Si dokter yang bekerja di bagian Human Rights ini sepertinya lebih menonjolkan hak azasi orang untuk berbuat apa saja termasuk untuk melakukan hubungan seksual dengan orang lain karena perbuatan itu menurutnya adalah hak azasi. Saya jelaskan memang itu hak azasi namun harus diingat bahwa anggota kontingen saat ini sedang bertugas di daerah misi sehingga ada aturan yang harus dipatuhi selama bertugas. Mereka tidak bisa menerima jawaban yang saya sampaikan sesuai dengan aturan yang digariskan oleh MONUC/PBB. Diskusi alot pun tidak bisa dihindari, sehingga peserta pria menegur mereka supaya bersikap lebih sopan untuk bertanya dan tidak perlu ngotot dan mau menerima apa yang saya sampaikan, tapi mereka tetap berkeras tidak setuju dengan aturan PBB. Saya berusaha menahan emosi melihat kedua wanita ini keras kepala dan sangat tidak sopan untuk menyampaikan keberatannya tentang aturan yang digariskan oleh MONUC.
Nita Marcela Siahaan , 126 days ago
Mabuk parfum minyak sinyongnyong Kapten Mada
Untuk mengawali kegiatan saya di Kisangani, pada pagi hari saya bangun, dan langsung mandi serta mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk melanjutkan proses check in. Sambil menunggu waktu untuk...
»
Nita Marcela Siahaan , 186 days ago
Menapak sejarah di Kisangani
Pada pukul 08.00 saya boarding bersama penumpang lainnya menaiki tangga pesawat. Inilah untuk pertama kalinya saya terbang ke Kisangani menggunakan pesawat PBB sejenis pesawat Antonov dengan baling-baling dengan suaranya...
»
Nita Marcela Siahaan , 244 days ago
Saya ini asli orang batak, lho!
Bagi para perwira TNI yang bertugas pada misi PBB di Congo, nama “Rumah indonesia” tentunya sudah tidak asing lagi, dimana rumah ini adalah rumah transit bagi para UN Military Observer...
»
Nita Marcela Siahaan , 257 days ago
Catatan setahun di Congo - Kejut budaya & Mencari Bantal (Bag 1)
“DALAM PENUGASAN DIWILAYAH KONFLIK PENUGASAN APAPUN YANG DILAKUKAN OLEH PRAJURIT PRIA JUGA DIKERJAKAN OLEH PRAJURIT WANITA TERMASUK .”MENJADI PENGEMUDI” – Mendapat kepercayaan dari Pemerintah Indonesia sebagai Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat) yang pertama mewakili Indonesia untuk bergabung dengan perwira dari manca negara untuk melaksanakan tugas OPERASI PERDAMAIAN MISI MONUC (Mission de I’Organisation des Nations Unies en Republique Democratique du Congo) di Kongo.
Nita Marcela Siahaan , 265 days ago
Recent Comments
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago