Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Peacekeepers: Who and what we do

 

Who is .. ?

Dicky WIJANARKO


Major (Marines) Dicky Wijanarko was born in July 1973 in the hilly area of Wilis Mountain in Madiun, East Java. He joined the military – naval academy and graduated from Indonesia’s Marines Corp in 1995. During years after graduation, Major Dicky Wijanarko concluded various training and tactical qualification course, to include merits in shooting in 1992, marines commando in 1993, para in 1995. In 1996, he concluded Infantry Armour Support training, and successfully qualified as trainer in Ground Landing Ops in 1997. Further to his military advancement, had completed Diklapa I (First Advanced Officer’s Academy) in 2000 and the next level was concluded in 2003. With regards to ground ops assignments, Major Dicky Wijanarko has possessed various tour of duty. This to include securing vital installation ops in Lampung in 1997, Stabilizing & Securing Ops of the capital of Jakarta during the uprising in 1998, and Tasking unit under GOM VIII, the recovery of stability in Aceh province in 2000.

Several post were held, initially as the commander of Senapan 1 platoon under company F in 1996, Commanding officer of Platoon Senjata Bantuan Kompi in 1997, Deputy Commanding Officer of Marines Company in 1999, Commanding Officer of Florida Company in 2000, Commanding Officer of Satuan Markas Denma Mako Kormar in 2002. Further to the aforementioned, in 2005, he then succeeded to assume a new post as Chief Section of Dikspes Disminpers Kormar . Prior his overseas assignment, in 2006 is taking office as Spri KASAL. Dicky will be sharing his days during assignment from Liberia, West Africa.

Recent Articles by Dicky Wijanarko


Balada sayur okra: Bagai sayur campur air liur sapi
Sepertinya, hampir semua prajurit Indonesia itu faham sekali akan keberkahan alam yang ada disekitarnya, itulah mengapa sampai-sampai, team leader disini, seorang Kolonel senior dari Republik Niger sempat berkata pada sang istrinya yang kebetulan kemudian meminta saya menjelaskan resep masakan “asal-jadi” ini melalui percakapan telepon, agar saat dia cuti mudik nanti menginginkan istrinya bisa masak seperti saya. Sampe segitunya ya?. Namun, masih ingat bener apa yang dikatakannya saat memperkenalkan kepada istrinya, begini dia bilang: “Honey, I have this officer in my team, a very good cook, he just can create anything fom the trees and plants surrounding our camp.. I want you to talk to him as I asked him to explain to you a recipe he just made.. Ok? – Get a pen and paper now – quick!”.
Dicky Wijanarko , 19 days ago

Bertugas pada misi PBB: Sebuah kebanggaan tersendiri
Rasanya aku kok jadi pengen betul ya ikut masuk pesawat itu dan tidak turun tangga lagi, pokoknya ikut terbang menemani mereka ke Nepal dan dari situ terus langsung pulang ke Indonesia. Apa daya memang karena belum waktunya buat aku menjalani purna tugas saat itu. Namun demikian, kini aku mengerti benar bagaimana rasa puas dan bangganya saat berhasil menunaikan tugas pada misi pemulihan perdamaian PBB di Liberia ini.. persis seperti yang mereka rasakan. Kebanggan itu sudah pasti akan diteruskan kepada sanak-famili mereka di tanah airnya. Saat berjalan meninggalkan pesawat yang siap untuk taxiing menuju landas pacu, aku berkata dalam hati: “Saya bersyukur telah dipilih Gusti Alloh untuk bertugas mewakili TNI dan Indonesia pada misi PBB di Liberia..”
Dicky Wijanarko , 155 days ago

Marinir TNI menjelajah wilayah maritim & udara Liberia
Kedua mata ini terjaga sudah, meski waktu masuh menunjukkan pukul 4:00AM, waktu sholat subuh masih sekitar 1 jam lagi. Entah mengapa kantuk itu sirna sudah, tidak seperti kawan satu kamar,... »
Dicky Wijanarko , 232 days ago

Marinir Indonesia menjelajah Afrika Barat: Siapa takut??!!
Semenjak surat keputusan itu mendarat di tangan ini, dan mengetahui daerah tujuan tugas bernama: Liberia – dalam hati ini kemudian berujar: Alamak jedak jeduk jantung ini bergetar….., neng endi iki... »
Dicky Wijanarko , 491 days ago


Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Kawula PENGEMBARA Kawula PENGEMBARA Kawula Pengembara is a new comer in peacekeeping system he happened to be in Africa for some reasons or another. He loves to travel and has lots of stories. He has a single seater flying background and he loves adventures...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago