Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Welcome to Indonesian FPU’s Garuda Camp in Darfur

30 May 2009, 12:11 , by Reinhard Hutagaol

 

Setelah 6 bulan berada di daerah missi, dan selama ini tinggal di tenda “transit camp” , mulai minggu ini kami pindah ke camp baru Indonesian FPU, yang dinamakan GARUDA Camp… Camp GARUDA ini adalah camp yang cukup reprtesentatif, dibangun dengan kontainer tempat tinggal “Prefab” yang menjamin kenyamanan bagi pasukan FPU Indonesia, terutama di daerah gurun yang mempunyai panas ekstrim….


Tampak atas camp Garuda Indonesia

Camp kita cukup luas, yaitu berukuran 400 M x 300 M dan terletak dalam “SuperCamp”yaitu camp tempat seluruh kegiatan UNAMID dilakukan … size Supercamp sendiri sekitar 5 Km x 2 Km … tempat FPU indonesia sendiri terletak pada selatan Super camp, “tetangga” kami sementara yang sudah settle dan mempunyai camp adalah antara lain Enginering Batalion Mesir, Batalion “Force Protection” Rwanda 16, untuk selanjutnya akan dibangun camp – camp pasukan yang akan datang seperti dari Batalion Mobil dari Nepal, dan FPU dari Mesir dan Jordan… dan juga dibangun rumah sakit, perkantoran, pergudangan, kantin, sarana welfare dan olahraga, mess bagi pegawai UNAMID, sehingga pada akhirnya “supercamp” adalah pusat seluruh kegiatan UNAMID di seluruh Darfur.


Tampak Dalam Kontainer yang dihuni Max 4 Orang.

Walaupun secara operasional belum sempurna betul, kami sudah pindah ke camp baru ini, dengan pertimbangan perbaikan akan dilaksanakan sampai berjalan, karena pada prinsipnya kita juga belum bisa melihat kekurangan apabila belum menempatinya. Persis seeperti menempati rumah baru …


Tanpak Camp dari sisi bagian dalam, dengan jalan penghubung antar Container

Camp ini dilengkati juga dengan sarana pendukung seperti, Kantor, Masjid, Ruang makan, Dapur, Ruang Rekreasi … untuk listrik menggunakan Genset besar 3 buah dengan kapasitas besar yang diyalakan secara bergantian selama 24 jam. Juga dilengkapi dengan “Water Treatment” yang mengolah air sehingga aman dikonsumsi oleh pasukan.


Tampak depan, sebelah kiri adalah ruang makan dan sebelah kanan adalah Prefab

Diharapkan dengan berdirinya camp baru “GARUDA” ini, diharapkan kesegaran anggota secara phisik dan mental akan menjadi baik dan pada akhirnya kinerja FPU Indonesia dalam meningkat secara signifikan …. ya pasti !


Sejenak menjelang Apel Pagi, Nampak muka muka anggota FPU Indonesia yang gembira

Walaupun pada saat tulisan ini saya telah berada di Indonesia kembali setelah menjalani tugas selama 1 tahun, dan mendahului rekan – rekan lain, saya akan tetap melengkapi tulisan – tulisan saya mengenai Sudan, UNMAID dan FPU yang belum sempat saya tulis …. Thanks

Reinhard HUTAGAOL Reinhard Hutagaol currently serving as AKBP/Leut. Col (Police Commision) at Indonesian National Police (INP). Having equipped with extensive exposure during his previous international assignment in Bosnia-Herzegovina in 1997 – 1998. Reinhard has already deployed to Sudan for assignment to...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Sari Siswa Purnama Sari studied in Economics, majoring in Accounting at North Sumatera University (USU), 1997-2002. She began her endeavor with the international humanitarian organization in October 2005 under flag of the International Organization for Migration (IOM), almost 1 year since aftermath of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago