(Cipatat, 23/10/2008). Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL yang sedang melaksanakan latihan pratugas mendapat pembekalan dari Wakil Komandan Sektor Timur UNIFIL, Kolonel Inf Haryoko, Selasa (23/10) bertempat di Pusdikif Cipatat, Bandung.
Disela-sela kesibukannya, Haryoko yang sudah mengemban tugas sebagai Wadan Sektor Timur UNIFIL selama hampir delapan bulan ini masih menyempatkan diri untuk memberikan pengarahan kepada para yuniornya yang akan berangkat ke Lebanon.
Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa Markas Indobatt (Indonesia Batalyon) yang berada di Lebanon saat ini sudah semakin baik dan kondisi keamanan juga semakin kondusif, namun demikian para prajurit yang akan bertugas disana dituntut untuk tetap waspada setiap saat dan bersikap imparsial atau tidak memihak. Masyarakat Lebanon yang sudah di dera perang berkepanjangan, sampai saat ini masih sangat trauma terhadap segala bentuk atribut militer dan mudah terprovokasi dengan tindakan-tindakan yang tidak bersahabat.

Di hadapan 850 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL, Kolonel Inf Haryoko berpesan agar para prajurit dalam bersosialisasi dengan masyarakat setempat tidak mengumbar janji, karena janji bagi masyarakat Lebanon adalah hutang yang harus dibayar sampai kapanpun. Sejauh ini respon masyarakat terhadap prajurit TNI yang bertugas di Lebanon sudah baik, tidak hanya dengan masyarakat lokal saja, kontingen negara lainpun mengakui profesionalisme prajurit garuda. Hal ini terbukti pada saat upacara penyematan medali UN yang dilaksanakan di Markas Indobatt mendapat sambutan yang antusias dari organik UNIFIL maupun masyarakat setempat. Selain itu, dia juga berpesan agar dalam melaksanakan patroli prajurit garuda tidak memberikan makanan kepada masyarakat setempat. Meskipun itu merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial yang sering dilaksanakan di Indonesia, namun hal tersebut perlu disikapi dengan hati-hati karena kontingen dari negara lain tidak melakukan hal yang sama, sehingga dapat menimbulkan pertanyaan dari masyarakat di sana.
Di akhir pengarahannya yang berlangsung selama satu jam, Haryoko memberikan ucapan selamat kepada prajurit TNI yang terpilih sebagai anggota Satgas Konga XXIII-C ini, karena tidak semua prajurit TNI dapat lulus seleksi dan mendapat kesempatan untuk mendapatkan tugas di kancah internasional seperti pada misi PBB di Lebanon ini.
Selamat bertugas untuk Konga XXIII-C, berbekal alumni yang kuat dan berpengalaman semoga menjadikan tambahan semangat dalam mengemban tugas/mandat UNIFIL.
Selamat atas terpilihnya anggota pasukan Konga XXIII-C/UNIFIL yang akan bertugas menggantikan tugas para anggota pasukan Konga XXIII-B /UNIFIL, semoga tetap dapat mempertahankan apa yang sudah dicapai oleh pasukan pendahulu yg telah habis masa bertugasnya di Lebanon. Juga dapat terus bersosialisasi dengan baik terhadap masyarakat Lebanon pada umumnya yang telah menaruh kepercayaan penuh pada keberadaan anggota pasukan kita yang bertugas selama ini . Selamat Bertugas…………