Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

TNI promosikan Indonesia di UNIFIL

4 November 2009, 01:52 , by Hari Mulyanto

 

Prajurit-prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL di Lebanon Selatan mengikuti acara pameran dalam rangka memperingati hari jadi PBB ( UN Day ) di Markas Besar UNIFIL – Naquora, Lebanon Selatan. Kegiatan yang dimotori oleh J1 (istilah untuk kepala seksi personel) UNIFIL HQ ini bertujuan untuk menampilkan dan memperkenalkan keanekaragaman seni budaya, adat istiadat dan tempat tujuan wisata negara masing-masing peserta melalui pemberian pamflet, brosur serta penampilan aneka seni kerajinan nasional.

Indonesia Promotion

Pameran ini diikuti oleh 6 negara kontingen yang tergabung dalam UNIFIL ( United Nations Interim Force In Lebanon ) yaitu Indonesia, India, Polandia, Hongaria, Nepal dan Malaysia. Ekshibisi UN Day digelar selama 5 hari mulai 30 Oktober s.d 3 November 2009, dibuka oleh UNIFIL Deputy Force Commander Brigadir Jenderal Apurba Kumar Bardalai dihadapan sekitar 50 orang personel militer dan sipil UNIFIL serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan ini Konga XXIII-C/UNIFIL menggelar satu stan dengan menampilkan berbagai aneka ragam profil tentang Indonesia yang meliputi tempat-tempat tujuan wisata yang ada di Indonesia, keaneka ragaman hayati yang ada, serta berbagai corak budaya bangsa Indonesia melalui pamflet dan buku serta gambar-gambar yang disajikan oleh Perwira Cimic ( Civil Military Cooperation ) Satgas, Kapten Inf Viliala Romadhon . Selama pameran berlangsung antusiasme pengunjung yang mayoritas adalah anggota PBB di Lebanon sangat antusias mengunjugi stan Konga XXIII-C, mereka rata-rata banyak menanyakan keanekaragaman budaya dan tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia. Tidak sedikit dari mereka yang sangat serius mencermati gambar-gambar tentang Indonesia dan membaca buku dan pamflet yang sengaja digelar untuk menarik perhatian pengunjung.

Indonesia Promotion

Indonesia Promotion

Meskipun tidak semua negara kontingen yang tergabung dalam UNIFIL mengikuti pameran ini, namun keberadaan enam negara peserta pameran dalam rangka UN Day tersebut cukup memberikan kontribusi yang menarik bagi rangkaian acara peringatan hari jadi PBB yang jatuh pada tanggal 24 Oktober yang lalu. Bagi Kontingen Garuda Indonesia sendiri, pameran ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkenalkan Indonesia di UNIFIL dan masyarakat Lebanon sendiri. Karena dengan jumlah pasukan TNI yang saat ini menempati urutan ke tiga di UNIFIL setelah Italia dan Perancis, perlu ada upaya untuk lebih memperkenalkan Indonesia di Lebanon. Seperti apa yang dikatakan oleh Ronith Daher seorang jurnalis lokal dari koran Annahar – Beirut beberapa waktu yang lalu, “_…ada lebih dari 1000 tentara yang bertugas sebagai peace keeper dari Indonesia, tetapi masyarakat disini belum mengetahui lebih jauh tentang Indonesia…_ “ (SP-92/XI/Konga XXIII-C/UNIFIL)

Hari MULYANTO Lieutenant Colonel Mulyanto was born in Nganjuk, East Java, Indonesia in 1969. After he finished his formal education of high school in 1987, he joined the Indonesian Military Academy as Cadet. In the year of 1991 he was...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

551 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Aisyah Aisyah was born and grown up in Medan, Indonesia. Grown up as a country girl with strong Medan accent, which sometimes confuse people from Indonesia about her Indonesian language. She didn’t imagine that she would travel to leave her country...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Kecil Kecil Cabe Congo
Urusan perut memang ngga bisa dianggap remeh. Awalnya, aku sepele dengan urusan ganjal perut ini. Berbagai saran dari teman – teman di Indonesia dibiarkan berlalu begitu saja. Masuk telinga kiri... »
Nurul Fitri Lubis , 10 hours ago

Observasi Batas Daerah Operasi UNIFIL
Pemahaman tentang batas daerah operasi antar satuan di jajaran UNIFIL ( United Nations Interim Forces in Lebanon ) bukan hanya perlu di mengerti di atas peta, namun harus disertai pemahaman... »
Yogi Nugroho , 13 hours ago

Indobatt juara Turnamen Voli tingkat SECEAST UNIFIL
(Marjayoun, 15/3) Komitmen Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) untuk mengharumkan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah-tengah komuniti internasional, telah dilakukan dengan berbagai upaya dan kerja keras... »
Yogi Nugroho , 2 days ago

Kursus MS Office Basic untuk Ibu-Ibu Rumah Tangga: The Power of Motherhood
Awalnya saya sedikit pesimis dengan kemungkinan berhasilnya program kursus MS Office Basic yang kami siapkan khusus untuk ibu-ibu rumah tangga. Bayangkan “ Ibu-ibu rumah tangga gitu looh ” seloroh istri... »
Ro'is Nahrudin , 3 days ago

Indobatt gelar Training of Trainer
Komitmen Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) untuk mencapai suatu keunggulan positif dibandingkan dengan satuan tugas dari kontingen lain, memerlukan inovasi yang kreatif dan berhasil guna bagi lingkungan dimana... »
Yogi Nugroho , 3 days ago

 

Recent Comments

Luigi Pralangga commented on Kecil Kecil Cabe Congo
a few seconds ago


Lili commented on Budaya orang Congo berfotoria
a few seconds ago


Husam commented on Low Numbers, High Impact: Involvement of Women in Peacekeeping Operations
a few seconds ago


Nurul Fitri Lubis commented on Kinshasa, Aku Datang!
a few seconds ago


Didut commented on Impresi gado-gado di Myanmar
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com