Prajurit-prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL di Lebanon Selatan mengikuti acara pameran dalam rangka memperingati hari jadi PBB ( UN Day ) di Markas Besar UNIFIL – Naquora, Lebanon Selatan. Kegiatan yang dimotori oleh J1 (istilah untuk kepala seksi personel) UNIFIL HQ ini bertujuan untuk menampilkan dan memperkenalkan keanekaragaman seni budaya, adat istiadat dan tempat tujuan wisata negara masing-masing peserta melalui pemberian pamflet, brosur serta penampilan aneka seni kerajinan nasional.
Pameran ini diikuti oleh 6 negara kontingen yang tergabung dalam UNIFIL ( United Nations Interim Force In Lebanon ) yaitu Indonesia, India, Polandia, Hongaria, Nepal dan Malaysia. Ekshibisi UN Day digelar selama 5 hari mulai 30 Oktober s.d 3 November 2009, dibuka oleh UNIFIL Deputy Force Commander Brigadir Jenderal Apurba Kumar Bardalai dihadapan sekitar 50 orang personel militer dan sipil UNIFIL serta masyarakat setempat.
Pada kesempatan ini Konga XXIII-C/UNIFIL menggelar satu stan dengan menampilkan berbagai aneka ragam profil tentang Indonesia yang meliputi tempat-tempat tujuan wisata yang ada di Indonesia, keaneka ragaman hayati yang ada, serta berbagai corak budaya bangsa Indonesia melalui pamflet dan buku serta gambar-gambar yang disajikan oleh Perwira Cimic ( Civil Military Cooperation ) Satgas, Kapten Inf Viliala Romadhon . Selama pameran berlangsung antusiasme pengunjung yang mayoritas adalah anggota PBB di Lebanon sangat antusias mengunjugi stan Konga XXIII-C, mereka rata-rata banyak menanyakan keanekaragaman budaya dan tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia. Tidak sedikit dari mereka yang sangat serius mencermati gambar-gambar tentang Indonesia dan membaca buku dan pamflet yang sengaja digelar untuk menarik perhatian pengunjung.
Meskipun tidak semua negara kontingen yang tergabung dalam UNIFIL mengikuti pameran ini, namun keberadaan enam negara peserta pameran dalam rangka UN Day tersebut cukup memberikan kontribusi yang menarik bagi rangkaian acara peringatan hari jadi PBB yang jatuh pada tanggal 24 Oktober yang lalu. Bagi Kontingen Garuda Indonesia sendiri, pameran ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkenalkan Indonesia di UNIFIL dan masyarakat Lebanon sendiri. Karena dengan jumlah pasukan TNI yang saat ini menempati urutan ke tiga di UNIFIL setelah Italia dan Perancis, perlu ada upaya untuk lebih memperkenalkan Indonesia di Lebanon. Seperti apa yang dikatakan oleh Ronith Daher seorang jurnalis lokal dari koran Annahar – Beirut beberapa waktu yang lalu, “_…ada lebih dari 1000 tentara yang bertugas sebagai peace keeper dari Indonesia, tetapi masyarakat disini belum mengetahui lebih jauh tentang Indonesia…_ “ (SP-92/XI/Konga XXIII-C/UNIFIL)



Recent Comments
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago