Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Tim Kesehatan TNI dukung Penjinak Ranjau UNIFIL

26 September 2009, 23:38 , by Hari Mulyanto

 

(Lebanon, 25/9). Dalam rangka pembersihan sisa-sisa UXO (Unexploded ordnance), UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) kembali menggelar operasi Demining (penjinak ranjau) di wilayah operasi UNIFIL – Lebanon Selatan. Operasi ini dimotori oleh Tim Penjinak Ranjau dari Belgia, sedangkan Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL menurunkan satu Tim Kesehatan (Timkes) untuk mendukung operasi tersebut. Timkes beranggotakan 6 orang dipimpin oleh dokter batalyon secara bergantian setiap harinya selama 6 hari pada minggu ketiga bulan September 2009, mereka tergabung dengan tim penjinak ranjau UNIFIL untuk membersihkan ranjau di sekitar blue line atau batas daerah operasi UNIFIL di sekitar perbatasan Israel – Lebanon.

demining2

Ranjau-ranjau tersebut adalah merupakan sisa-sisa peninggalan perang 34 hari tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah yang sengaja di sebar oleh IDF (Israeli Defence Forces) sebagai bentuk pertahanan di sekitar perbatasan. Ranjau yang terdiri dari UXO, cluster bomb dan berbagai jenis proyektil yang tidak meledak selama pertempuran 34 hari tersebut sangat membahayakan masyarakat setempat termasuk anggota UNIFIL sendiri dan tidak sedikit dari warga setempat yang berprofesi sebagai petani dan peternak yang menjadi korban ranjau Israel.

demining4

Dalam operasi tersebut, Timkes Indobatt menyiagakan satu unit mobil ambulance lengkap dengan peralatan medis, yang difungsikan sebagai penindak awal dalam mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan operasi berlangsung. UNIFIL juga menyediakan sebuah Panser VAB Scorpion Ambulance dan Helikopter Ambulance on call sebagai langkah emergency evakuasi udara.

demining5

demining1

Pelaksanaan operasi Demining, merupakan pengalaman tersendiri bagi anggota Satgas TNI di Lebanon, dan mereka harus secara ketat mematuhi Standard Operating Procedure (SOP) dan Role of Engagement (ROE) yang ditetapkan selama tergabung dalam Tim Demining UNIFIL. Termasuk dalam kegiatan administrasi seperti pencatatan identitas diri, yang meliputi pencatatan golongan darah sebagai hal yang paling utama apabila terjadi kecelakaan, serta penjelasan dari ketua koordinator demining yang meliputi larangan serta tanda-tanda taktis yang ada di lapangan ranjau.

Pada operasi Demining kali ini, yang dijadikan sebagai daerah penjinakan ranjau adalah lokasi di sekitar blue line B-33 yang merupakan daerah operasi Batalyon Ghana yang berada di sektor barat UNIFIL. SP-80/IX/Konga XXIII-C/UNIFIL

Hari MULYANTO Lieutenant Colonel Mulyanto was born in Nganjuk, East Java, Indonesia in 1969. After he finished his formal education of high school in 1987, he joined the Indonesian Military Academy as Cadet. In the year of 1991 he was...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Guslin Kamase Lieutenant Colonel Guslin Kamase was born in Majene, West Sulawesi, Indonesia. The location of this city is close to the area where “Adam Air” Plane felt down to the sea on 1st of January 2007. After joining with Indonesian Naval...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 9 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago