Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Tari Kecak Indobatt memukau pejabat Malaysia

27 January 2010, 19:34 , by Sanra Michiko Moningkey

 

Suasana persaudaraan tampak memenuhi ruang lobby Markas Satgas Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indobatt) di Adshit Al Qusayr Lebanon Selatan, pada hari Selasa (26/01/2010) kemarin. Pertemuan dua kontingen negara serumpun antara Kontingen Pasukan Perdamaian Indonesia dengan Kontingen Malaysia berlangsung dalam rangka silaturahmi Letkol Romainor Bin Mohamed selaku pejabat Komandan Malaysian Contingen (Malcon) yang akan memasuki masa purna tugas sekaligus perkenalan Letkol Subari bin Hj Tomo selaku pejabat baru Komandan Malcon. Komandan Satgas Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indobatt), Letkol Inf Andi Perdana Kahar didampingi Wadansatgas Letkol Mar Guslin dan para perwira staf menerima kunjungan tersebut dalam suasana hangat.

TARI KECAK MEMUKAU

Kehadiran kedua pejabat kontingen Malaysia itu diawali dengan pertunjukan seni budaya Indonesia asli, Tari Kecak. Sebanyak 30 Prajurit Indobatt menampilkan tarian khas Bali ini dengan tetap tidak merubah cerita dan keaslian Tari Kecak itu sendiri. Meskipun disajikan secara singkat, prajurit-prajurit TNI tetap dapat memperagakan tokoh-tokoh utama dalam sendratari Ramayana tersebut dengan apik, seperti Rama, Shinta, Rahwana dan Hanuman.

TARI KECAK MEMUKAU

Kepada kedua pejabat Malcon tersebut, Dansatgas Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar menjelaskan bahwa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda di Lebanon Selatan selain bertugas sebagai peace keeper (penjaga perdamaian) juga bertindak sebagai duta budaya dalam mempopulerkan kesenian daerah seperti Tari Kecak. Tari Kecak adalah tarian Bali yang diciptakan oleh seorang seniman Bali bernama Wayan Limbak pada tahun 1930 berdasarkan tradisi Sanghyang pada kisah Ramayana. Hal ini merupakan program Indobatt sebagai upaya untuk mengenalkan kekayaan budaya asli Indonesia, baik kepada masyarakat Lebanon maupun sesama Peace Keeper yang sedang melaksanakan tugas di Lebanon.

TARI KECAK MEMUKAU

Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, Letkol Romainor menyampaikan harapan agar kedua kontingen dapat melanjutkan kerjasama yang telah terjalin sebelumnya, sehingga dapat melaksanakan tugas sebagai pasukan pemelihara perdamaian di bawah naungan UNIFIL ( United Nations Interim Force In Lebanon ) dengan berhasil. Sebelum meninggalkan Markas Satgas Indobatt, Dansatgas Indobatt dan Letkol Romainor saling memberikan Cinderamata sebagai tanda persahabatan dan kerjasama antar kedua kontingen.

Sanra Michiko Moningkey Captain Air Force Sanra Michiko Moningkey was born in 1976 in Manado, having been graduated from the Indonesia’s Air Force Academy in 2002 is presently serving the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), as Indonesia’s Garuda Contingent – Military...

Detail Profile »

1  Comment

by Rudy sandry at 29 January 2010, 02:56

Indonesia-Malaysia adalah negara serumpun dan sama-sama anggota ASEAN, sudah sewajarnya harus saling bekerjasama dengan didasari rasa saling menghargai dan menghormati terutama dalam melaksanakan misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan. Hal ini harus tetap dipertahankan sehingga kepercayaan dunia kepada bangsa-bangsa di Asia Tenggara yang dapat berbaur dan bersosialisasi dengan cepat serta mendapat kepercayaan dari warga Lebanon Selatan dapat terus meningkat.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Ro'is Nahrudin Major Inf. Ro’is Nahrudin has been serving in the Indonesian Army (TNI AD) for over 13 years. Undertaking office at the Indonesian Defence Language Education and Training Center in Pondok Labu Jakarta Selatan. Holding a Graduate Degree in English Literature...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 8 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago