Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Sekjen PBB menuntut Israel 'bertanggungjawab' atas serangannya terhadap PBB

21 January 2009, 15:55 , by Luigi Pralangga

 

Berdiri di depan kompleks PBB pada kunjungan ke wilayah Palestina yang telah luluh-lantak, jelas sekali bahwa rawut wajah Sekertaris Jenderal PBB Ban-Ki Moon terlihat marah, mengatakan bahwa ia “kecewa berat” oleh kehancuran yang ia saksikan langsung atas pengeboman Israel terhadap fasilitas PBB di Gaza. 

Devastated UNRWA compound in Gaza City

Devastated UNRWA compound in Gaza City

Devastated UNRWA compound in Gaza City

Serangan terhadap PBB adalah sangat melampaui batas dan tidak dapat diterima!,” seru Sekjen PBB – dimana di belakang tempat ia berdiri adalah gudang penyimpanan bahan bantuan yang mana asap dan api masih menyala kecil. 

Ban Ki Moon berkunjung ke Gudang UNRWA di Gaza City

Harus ada penyidikan tuntas, penjelasan menyeluruh untuk memastikan bahwa kejadian ini tidak pernah terulang lagi. Seharusnya ada pertanggungjawaban yang baik melalui proses peradilan”

Saya sudah protes berkali-kali. Hari ini saya sekali lagi memprotes pada tingkat yang sangat keras. Saya meminta sebuah penyelidikan penuh dan menuntut pertanggung-jawaban mereka.’‘ 

Ban Ki Moon berkunjung ke Gudang UNRWA di Gaza City

Ban Ki Moon berkunjung ke Gudang UNRWA di Gaza City

Ban Ki Moon berkunjung ke Gudang UNRWA di Gaza City

Israel telah menyatakan bahwa pihaknya menyerang kompleks pergudangan milik PBB di Gaza lantara para militan telah menembakan roket dari dalam kompleks tersebut. Pernyataan tersebut kemudian dibantah sebagai “omong-kosong” oleh John Ging, pejabat tinggi PBB di Gaza. 

The head of UNRWA - John Ging in Gaza City

Kompleks pergudangan bahan bantuan itu hancur diserang pada tanggal 15 Januari oleh tiga selongsong yang berisi fosfor putih [White Phosphorous], bahan senjata yang dipergunakan untuk menciptakan lapisan asap tebal namun dapat membakar kulit bila terkena/tersentuh. Akibat dari penembakan [White Phosphorous] tersebut menghanguskan pasokan bahan bantuan yang sedang menunggu proses distribusi. 

Bahan [White Phosphorous] yang kontroversial tersebut adalah terlarang untuk digunakan terhadap daerah yang padat penduduk sipil menurut konvensi perang.

The controversial use of white phosphorous

Asap tebal yang dihasilkan oleh bahan Phosfor putih ini tidak dapat dipadamkan dan dihalau dengan air dan para staf PBB di Kota Gaza tidak memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk memadamkannya dengan bahan pemadam sejenis pasir guna mengalahkan kobaran api tersebut. 

Ban-Ki Moon menggunakan pernyataan gencatan senjata sepihak oleh Israel yang dimulai pada hari Minggu dan kemudian diterima oleh pihak Penguasa Gaza – Hamas, menjadikan dirinya sebagai pemimpin pertama di dunia yang mengunjungi Jalur Gaza selama beberapa tahun berselang ini. 

Ban Ki Moon berkunjung ke Gudang UNRWA di Gaza City

Ban Ki Moon berkunjung ke Gudang UNRWA di Gaza City

Dia menghabiskan hanya beberapa jam saja di Gaza dan selepas menyaksikan sendiri secara langsung dampak kehancuran dari beberepa lokasi akibat serangan Operasi Cast Lead Israel, dimana ia mengkritik Israel yang telah menggunakan kekerasan berlebihan. 

Saya telah melihat hanya sebagian kecil dari pemusnahan,” ujarnya.*“Ini adalah sangat mengejutkan dan amat mengkhawatirkan.”* 

*“Ini adalah adegan yang sangat memilukan hati saya dan saya sangat sedih oleh apa yang saya saksikan hari ini.’‘* 

Sebagai pertimbangan keseimbangan diplomatik dari Sekjen PBB, Ban-Ki Moon juga mengkutuk pihak militan Palestina yang telah berulang-kali menembakkan serangan rocket kepada Israel. 

Ban Ki Moon berkunjung ke Sderot

Ban Ki Moon berkunjung ke Sderot

Ban Ki Moon berkunjung ke Sderot

Tigabelas tentara Israeli meninggal selama konflik 3 bulan itu. Dengan banyaknya korban tewas Palestina yang belum sempat ditemukan diantara puing-puing, *Jumlah korban penduduk Gaza diperkirakan akan melebihi 1350 jiwa, sebuah rasio perbandingan lebih dari 100 orang Palestina terbunuh untuk setiap korban orang Israel.* 

Pihak angkatan darat Israel terus melakukan penarikan dari wilayah Gaza, kembali ke garis perbatasan mereka. 

Israeli soldier rests at border

Israeli soldier rests at border

Israeli soldier rests at border

Menurut laporan yang belum bisa dikonfirmasikan bahwa sedikitnya lima mortir atau rocket telah ditembakkan dari wilayah Gaza ke wilayah Israel. Meski pihak Hamas selama seminggu telah mengumumkan sendiri gencatan senjata ini, namun hal ini [gencatan senjata] tidak berlaku untuk golongan/faksi militan lainnya di Gaza. 

Pro Hamas rally in Gaza City

Pro Hamas rally in Gaza City

Pro Hamas rally in Gaza City

Kelompok Islam telah mengibarkan beberapa rangkaian perkumpulan massa menyatakan “kemenangan’‘ di seluruh wilayah Jalur Gaza meski pada skala jumlah massa yang relatif kecil, masing-masing dihadiri oleh tidak lebih dari beberapa ratus orang. 

Kalangan Palestina mengkhawatirkan bahwa atas setiap perkumpulan besar anggota Hamas dapat menjadi sasaran serangan oleh pasukan Israel.

Sumber: Harian Telegraph/20 Jan 2009 oleh Tim Butcher di Gaza City
Photo: REUTERS/AP/Getty Images

Dody Muhtar Taufik Dody Muhtar Taufik, currently holding a rank in Major Cavalry. Graduated in 1995 from Indonesia’s military academy, Possesses various military course to include Basic Armor, Staff Officer’s Course, Para Trooper and several other to include the latest in Civil Military...

Detail Profile »

3  Comments

by idawy at 22 January 2009, 01:38

Ini adalah… bla .. bla.. bla..
Ini sebenarnya.. bla.. bla.. bla..

what next?
dr dulu PBB ga pernah bisa menghentikan aksi biadab ini, PBB seolah tutup mata..
sori mas, hbs greget sih sm sepak terjangnya PBB yg loyo kl udah urusan sm nih negara..

by Gnix at 22 January 2009, 03:59

If America steps in, apologises for having supplied those weapons, and drops all its shams about allies and ‘axis of evil’s to end this FAST, perhaps the rest of the world can believe in her again. From WWii up, she has only served to mislead and disappoint. UN, we don’t need talks and resolutions. We want to see action. Save the talk for later and stop the killing!

by Erfan Ahmad at 22 January 2009, 04:05

Kalaulah BENAR SekJen PBB bisa menuntut Israel ini luar biasa,tapi sesungguhnya sesuatu yg mustahil,sdh berkarat zaman insiden ini sll ter ulang. Dunia tau berapa banyak DANA yang disubsidi para kaum Yahudi tersebut buat kelangsungan hidup Amerika.
Kita akan saksikan …. hanya kiamat saja yg bisa menghentikan Israel.

salam

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Puguh PAMUNGKAS Puguh PAMUNGKAS With extensive hands-on experience in Movement Control and Air Operation field, Puguh Pamungkas contributed a significant role under the flag of UNHAS – United Nations World Food Programme Humanitarian Air Service, based in Banda Aceh, Aceh province – Indonesia. His...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 8 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago