Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Satgas Zeni TNI ikut Contingent Trainning Capsul

16 February 2010, 17:10 , by Luigi Pralangga

 

Kontingen Garuda XX-G/MONUC yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI yang di tugaskan di wilayah Dungu negara DRC ( Democratic Republic of Congo ) dan berdekatan dengan perbatasan Uganda dalam misi perdamaian PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) mengikuti penataran CTC ( Contingent Trainning Capsul ) selama 5 hari (9 s.d 13 Februari 2010), bertempat di Bumi Siliwangi Camp yang merupakan markas Kompi Zeni TNI di Kongo, Afrika.

tanya jawab dan diskusi peserta

mayor fibhor sampaikan materi human right

Contingent Trainning Capsul adalah suatu program kegiatan pelatihan untuk mencetak para pelatih yang dapat menyiapkan para anggota Satgas, yang akan ditugaskan ke daerah operasi dalam misi perdamaian. Sehingga anggota Satgas akan menjadi lebih profesional, handal dan lebih siap serta dapat mengetahui aturan-aturan atau prosedur kerja yang telah ditentukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

mayor fibhor sampaikan materi

Penataran Contingent Trainning Capsul selalu diselenggarakan oleh MONUC (Mission de l’Organisation des Nations Unies en Republique Democratique du Congo) setiap tahunnya kepada setiap kontingen yang tergabung dalam misi perdamaian di Kongo. Penataran yang dilaksanakan selama lima hari ini menjadi bekal bagi para peserta penataran, sehingga pelajaran yang diterima dapat disebarkan dan dapat disampaikan kembali kepada anggota Satgas lainnya. Sedangkan Instruktur yang mengajar dalam penataran ini adalah instruktur yang cukup profesional dan sangat memahami materi yang disampaikan sesuai bidang masing-masing.

Mr. peter berikan materi tentang korban perang

kapten umar sampaikan materi seksual

Mereka adalah Major Vibhore Pant dari Markas Besar MONUC di Kinsasa, Major Claes Bernhorn dari Bunia, Mr. Peter Wishes dari DDRRR Dungu, Mr. Antonio De Oliviera dari MOVCON Dungu dan beberapa Perwira dari Kontingen Garuda XX-G/MONUC seperti Kapten Ckm Dr. Umar S. SpB, Kapten Caj Agus Hermansyah SS, Kapten Laut Bagus Jatmiko SH, serta Kapten Czi Luqman dan Lettu Czi B. Cahyo W. terlibat mengajar dalam penataran Contingent Trainning Capsul.

kapten lukman sampaikan materi sea

kapten bagus sampaikan materi cimic

Adapun Materi yang disampaikan oleh para instruktur adalah materi yang berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab serta aturan-aturan yang harus diperhatikan oleh anggota Kontingen. Seperti pengetahuan tentang HAM (Hak Asasi Manusia), Aturan Pelibatan, Pengetahuan tentang Bahaya Ranjau, Pengetahuan tentang Kesehatan, Investigasi, Media Publikasi/Informasi, CIMIC, Logistik, Hukum, Kewaspadaan terhadap Eksploitasi Seksual dan lain-lain. Sehingga diharapkan kedepan Satgas Kontingen Garuda dapat menjalankan tugas dalam misi perdamaian PBB lebih baik lagi dan dapat menghindari pelanggaran hukum serta lebih jauh lagi dapat memberikan contoh kepada Kontingen lain yang tergabung dalam misi perdamaian Dunia.

Artikel oleh : Dansatgas Konga XX-G/Monuc – Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw

Dody Muhtar Taufik Dody Muhtar Taufik, currently holding a rank in Major Cavalry. Graduated in 1995 from Indonesia’s military academy, Possesses various military course to include Basic Armor, Staff Officer’s Course, Para Trooper and several other to include the latest in Civil Military...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Robertho Pardede Born and grew up in Jakarta, joined the Indonesian National Police in 1996 as a Cadet of Indonesian Police Academy and graduated in 1999. As the member of Mobile Brigade (Brimob) the Armed Police Force basic training and some courses...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago