Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Satgas POM TNI mengadakan kursus bahasa asing

13 December 2009, 16:03 , by Muhammad Dahlan

 

Blat Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon (12/12). Sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian (Peace Keeping Forces), prajurit-prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL disamping harus menguasai Role of Engagement (RoE) maupun Standar Operating Procedure (SOP) yang di tetapkan oleh PBB (UN), mereka juga harus mampu menguasai bahasa asing dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan padatnya kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh prajurit TNI serta melibatkan interaksi dengan orang asing, baik dengan anggota UNIFIL dari Negara lain maupun dengan penduduk lokal setempat, membutuhkan dukungan antara lain kemampuan berbahasa asing yang memadai bagi setiap anggota, khususnya bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Untuk mewadahi hal tersebut, Komandan Satgas POM TNI Kontingen Garuda XXV-B/UNIFIL, Letkol CPM Ekoyatma Parnowo, memerintahkan beberapa Perwiranya untuk mengadakan kursus non intensif tiga kali dalam seminggu secara terukur. Adalah Mayor Caj Muhammad Yunus, Kapten Caj Eric Norman Naibaho dan Lettu Laut (KH) M. Dahlan, yang ditugaskan sebagai tenaga pengajar bahasa asing (Arab dan Inggris).

Language Training 1

Language Training 2

Language Training 3

Language Training 4

Menurut Dansatgas Konga XXV-B/UNIFIL Letkol CPM Ekoyatma Parnowo, kursus bahasa asing ini diwajibkan kepada seluruh anggotanya baik Perwira, Bintara maupun Tamtama untuk tetap mengasah kemampuan berbahasa asing. Kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat oleh seluruh anggota yang mengikuti kursus tersebut, karena dari kegiatan ini mereka dapat lebih professional di dalam melaksanakan tugas yang diemban di lapangan. Selama mengikuti kursus, para prajurit TNI mendapatkan pelajaran berupa teori 10 % dan praktek 90 %. SP-07/XII/Konga XXV-B/UNIFIL.

Muhammad Dahlan First Lieutenant Muhammad Dahlan was born in Makassar, South Celebes, Indonesia. Joined the Indonesian Navy in 1992. He has been serving for the under the Indonesian Navy with most recent assignment as Linguist Instructor at the Indonesian Defense Language...

Detail Profile »

2  Comments

by yandas at 14 December 2009, 08:07

Selamat belajar utk rekan2 TNI di Satgas POM.

Yang jadi tanda tanya besar, kalau berangkat & bertugas di sana masih diadakan PEMBEKALAN BAHASA, perlu dipertanyakan REKRUTMEN-NYA dan persiapannya pada saat di Indonesia…

JANGAN-JANGAN ????

(Selamat Hari Anti Korupsi 9 Desember, rekan2)

by ashari at 14 December 2009, 14:51

Memank pembekalan bahasa itu sangat penting, meskipun kita sdh mampu berbahasa inggris tapi msh bnyk juga delegasi dari negara lain yang kurang mampu berbahasa inggris, jadi kita hanya bisa menyesuaikan dgn bahasa inggris seadanya (tarZan) atau bahasa Tubuh, untuk tetap mempertahankan kemampuan berbahasa itu makanya kita harus mengingat2 lagi tensis,grammar, speaking dan msh byk lagi oleh sebab itu saya sangat setuju dgn ide kursus bahasa inggris di daerah PENUGASAN…. (ini berdasarkan pengalaman saya lo…)

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Endang Satriyani Endang Satriyani, or known as Eno, has recently joined the UN mission in September 2007, having been assigned in Haiti, under MINUSTAH as UNV Finance Advisor, of which her main duty is working together with Haitian Nationale Police (HNP)...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago