Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Satgas Indo FPC laksakan Land Movement Training

21 January 2010, 19:52 , by Rully Ramadhiansyah

 

(Naqoura, Lebanon 21/01). Satgas TNI Kontingen Garuda XXVI-B2 Indo Force Protection Company (FPC) yang sudah dua bulan menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan, Rabu (20/01/2010) melaksanakan pengenalan Area Operasi secara luas kepada anggotanya yang diberi nama “Land Movement Training”, dipimpin oleh Kapten Mar Saragih, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Tim-2 Satgas FPC.

Land Movement Trainiing

Menurut Kapten Mar Saragih, kegiatan Land Movement Training yang diikuti oleh 30 personel Satgas Indo Force Protection Company bertujuan untuk memberikan gambaran secara detail tentang permasalahan umum yang dihadapi oleh setiap UN Pos yang berada di Lebanon Selatan. Beberapa UN Pos yang dijelaskan dan disinggahi oleh personel Land Movement Training adalah Italy Battalyon-2, China Battalyon, Malaysian Company, Head Quarter Sector West, Belgia Battalyon, Nepal Battalyon dan Indonesia Battalyon.

Land Movement Trainiing

Beberapa materi yang dijelaskan kepada seluruh personel Land Movement Training adalah permasalahan yang ada di UNIFIL, diantaranya Kampung Ghajard UN Pos 9-64 (sebuah kampung yang berada di Area Operasi Spain Batt, dimana separuh wilayah kampung berada di wilayah Lebanon dan separuhnya lagi menjadi wilayah Israel secara geografis) ; Makam Syekh Abbad Tomb di UN Pos 8-33 (sebuah makam yang berada di Area Operasi Indo Batt, dimana separuh dari makam tersebut berada di wilayah Lebanon dan separuhnya lagi berada di wilayah Israel) serta Perbatasan Sektor Laut antara Lebanon dengan Israel di UN Pos 1-32A (wilayah perbatasan sektor laut yang berada di wilayah Italy Battalyon-2).

Dengan adanya pelaksanaan Land Movement Training secara rutin, Kapten Mar Saragih mengharapkan seluruh anggota Satgas Indo FPC dapat memahami semua permasalahan yang berada di Area operasinya dimanapun mereka ditugaskan, sehingga pada saat terjadi peristiwa yang membutuhkan personel Satgas Indo FPC, mereka sudah mengetahui secara umum situasi dan kondisi di daerah yang akan menjadi tanggung jawabnya.

is) ; Makam Syekh Abbad Tomb di UN Pos 8-33 (sebuah makam yang berada di Area Operasi Indo Batt, dimana separuh dari makam tersebut berada di wilayah Lebanon dan separuhnya lagi berada di wilayah Israel) serta Perbatasan Sektor Laut antara Lebanon dengan Israel di UN Pos 1-32A (wilayah perbatasan sektor laut yang berada di wilayah Italy Battalyon-2).

Land Movement

Dengan adanya pelaksanaan Land Movement Training secara rutin, Kapten Mar Saragih mengharapkan seluruh anggota Satgas Indo FPC dapat memahami semua permasalahan yang berada di Area operasinya dimanapun mereka ditugaskan, sehingga pada saat terjadi peristiwa yang membutuhkan personel Satgas Indo FPC, mereka sudah mengetahui secara umum situasi dan kondisi di daerah yang akan menjadi tanggung jawabnya. SP-16/I/Konga XXVI-B1/UNIFIL

Rully Ramadhiansyah Rully Ramadhiansyah, 1st Lieutenant Special Corps, was born in July 1980 in Bekasi, West Java. After conclusion of formal education, his secondary school education in the year 1998 to continue studying at the Institute of Social Science and Politics of Jakarta...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Gusnadi Taswar Major Adm Gusnadi Taswar recently joined the United Nations Mission in D.R. Congo known as MONUC. He graduated from Indonesian Air Force Academy in 1996 and mostly assumed responsibility as Personnel Administration Officer at the Indonesian Air Force. ...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago