Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Puguh PAMUNGKAS

Sang Penjual Daun Ubi

12 January 2008, 07:04 , by Puguh PAMUNGKAS

 

Trip kali ini aku lakukan kesebuah Pulau yang terletak dibagian barat pulau Sumatera yaitu Pulau Nias, dengan tujuan closing mission dari UN-HAS yang telah beroperasi lebih kurang 2 tahun 11 bulan keberadaanya sebagai support operation tsunami relief and earthquake Aceh-Nias menjadi sarana Humanitarian Air Service.

Nias adalah suatu pulau yang terkena efek gempa yang terjadi di bulan February 2005, keindahan alam Nias merupakan suatu anugerah ilahi yang sangat mengagumkan dengan kekayaan laut yang sangat berpotensi sangat besar bagi sector pariwisata Indonesia.

Suatu kebiasaan yang menarik terlihat setiap harinya disepanjang jalan dari UN compound menuju tempat kerjaku ‘Binaka Airport’ terlihat wanita-wanita Nias yang sedang mengumpulkan daun-daun ubi dari ladang mereka dan menjajakanya dipinggir jalan, daun ubi tanyaku awalnya buat apa sih daun ubi tersebut?. Ternyata setelah duduk lama bercerita, mereka pun mulai menceritakan manfaat daun ubi ini sebagai pakan hewan ternak mereka, hewan apa ya? Ternyata buat B1(Babi) istilah buat hewan ini di daerah Sumatera utara, ternyata daun ubi ini merupakan makanan yang bergizi dan disenangi oleh hewan tersebut.

Babi merupakan makanan yang lezat yang disajikan di restoran-restoran di Nias yang diolah menjadi berbagai jenis olahan, dari panggang, sop, rendang hingga cincang pokoknya komplit deh, namun buat saya hal itu tidak mungkin dong menikmati menu-menu tersebut.

Jadi jasa sang penjual daun ubi inilah yang sangat berperan penting bagi perternakan hewan tersebut mereka menjualnya dengan harga 10 ribu rupiah per ikatnya, daun ini akan dibeli langsung oleh peternak hewan tersebut, mereka hanya menjajakanya di pinggir jalan, kegiatan ini mereka lakukan untuk membantu biaya kehidupan keluarga mereka hingga dapat menyekolahkan putra-putri mereka sampai ke perguruan tinggi, suatu perjuangan hidup yang sangat gigih yang dilakukakan wanita-wanita pulau ini semoga hal ini akan menjadi suatu semangat bagi kita yang berjuang dijalan kita masing demi kehidupan yang lebih baik dan mendapatkan apa yang kita cita-citakan dalam mengisi sisa-sisa hari kita.

Puguh PAMUNGKAS Puguh PAMUNGKAS With extensive hands-on experience in Movement Control and Air Operation field, Puguh Pamungkas contributed a significant role under the flag of UNHAS – United Nations World Food Programme Humanitarian Air Service, based in Banda Aceh, Aceh province – Indonesia. His...

Detail Profile »

2  Comments

by icha at 14 January 2008, 13:25

aku baru liat bentuk daun ubi…ternyata beda sama daun singkong yah…
begitulah baiknya Allah SWT … dia beri kita segala macam yg ada dibumi…tumbuh2an…akhirnya bisa jd ladang pencarian sebuah keluarga …
subhanallah

by MARIA at 17 January 2008, 00:27

salam hi Mas Puguh…sy tertarik kerj di UN caranya gimana ya..kita bisa imel imelan ga?sy mw nanya banyak niy..! makasih

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Dede RUSDIANA First Lieutenant Dede Rusdiana was born in Kuningan, November 6, 1983. Graduated from Taruna Nusantara Senior High School in 2001 and then joined to Indonesian Military Academy in Magelang. After graduation in 2004, he continued with Basic Ordnance Officer Course...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Kursus MS Office Basic untuk Ibu-Ibu Rumah Tangga: The Power of Motherhood
Awalnya saya sedikit pesimis dengan kemungkinan berhasilnya program kursus MS Office Basic yang kami siapkan khusus untuk ibu-ibu rumah tangga. Bayangkan “ Ibu-ibu rumah tangga gitu looh ” seloroh istri... »
Ro'is Nahrudin , 2 days ago

Indobatt gelar Training of Trainer
Komitmen Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) untuk mencapai suatu keunggulan positif dibandingkan dengan satuan tugas dari kontingen lain, memerlukan inovasi yang kreatif dan berhasil guna bagi lingkungan dimana... »
Yogi Nugroho , 2 days ago

Pertemuan Satuan Polisi Militer di Lebanon
(Blate Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon). UN Military Police Meeting adalah acara pertemuan seluruh Satuan Polisi Militer Internasional yang tergabung dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB, khususnya UNIFIL... »
Muhammad Dahlan , 3 days ago

Budaya orang Congo berfotoria
Orang-orang Congo sangat hobi untuk berfoto ria, jadi jangan heran jika tukang foto keliling bisa ditemukan hampir di setiap sudut kota. Kebiasaan berfoto-ria ini memang sudah membudaya di masyarakat Congo,... »
Arny Wahyuni , 3 days ago

Senjata ampuh bikin bujur melepuh
Ayah nanti mau dibekelein apa balik ke Liberia ini?. Pertanyaan itu selalu muncul dari si Idung Pesek-ku saat ia menyadari bahwa masa cuti mudik si kampret ini hanya tinggal 1... »
Luigi PRALANGGA , 5 days ago

 

Recent Comments

Didut commented on Impresi gado-gado di Myanmar
a few seconds ago


Didut commented on Menu makanan [pengungsi] hari ini
a few seconds ago


Didut commented on Kinshasa, Aku Datang!
a few seconds ago


Didut commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


Arny commented on Budaya orang Congo berfotoria
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com