UNAMID adalah suatu institusi besar di Sudan, bahkan sekarang di klaim sebagai missi terbesar yang pernah dijalankan oleh UN, bayangkan dengan seluruh personilnya mendekati 30 ribu, terdiri dari Civilian Staff, Militer, Civilian Police, Local Staff, FPU, Military Observer dll… untuk berjalannya organisasi yang besar ini dibutuhkan banyak staff sebagai pendukungnya, nah berkaitan ini UNAMID melalui UNDPKO mengirimkan permintaan ke pemerintah Indonesia untuk bisa mengirimkan SO (Staff Officer) untuk mengisi jabatan – jabatan pendukung operasional UNAMID.

Rekan TNI dari SO (Staff Officer) UNAMID, Ki – Ka : May. Pnb Destrianto, May. Tek Rudi, Kapt. Sri, May. Kav. Doddy.
Bersama ini Mabes TNI mengirimkan 4 orang perwira terbaiknya untuk ditempatkan sebagai SO (Staff Officer) di UNAMID, sekarang pertanyaaanya, apa bedanya dengan MilObs – Military Observer yang selama ini lebih dikenal dalam penugasan PBB? SO diutamakan untuk pekerjaan staff pendukung di setiap Mission, dan mempunyai keahlian yang spesifik sehingga memang dicari yang mempunyai keahlian sesuai dengan bidang yang dibutuhkan, biasanya mission mengirimkan pemberitahuan bidang apa yang dibutuhkan dan segera disesuaikan oleh negara kontributor, untuk mission UNAMID sementara diisi oleh 4 perwira TNI yang ahli dalam bidangnya untuk bergabung oleh banyak SO dari berbagai negara lain.
Sekilas tentang rekan TNI di UNAMID
Mayor PNB Destrianto, dari TNI AU. Penerbang yang masih lajang ini (hayoo… daftar … daftar!) lulusan AAU tahun 1996, jabatan terakhir di Indonesia berada di Squadron 2 Halim Perdana Kusuma, Destri adalah SO pertama yang ditempatkan di UNAMID El-Fasher, jauh mendahului rekan – rekannya, sewaktu pertama kali menginjakkkan kaki di El-Fasher hanya sendiri, untung ada rekan – rekan FPU sebagai teman mengobrol sampai beberapa bulan kemudian 3 rekannya datang. Di UNAMID sendiri mendapat jabatan sebagai “Planning Schedule Airops” alias mengatur jadwal penerbangan seluruh penerbangan UNAMID, suatu jabatan yang sangat vital.. bagi kami sendiri ada suatu kemudahan.. karena selalu ada “bocoran” kapan pesawat in out Lapangan Terbang El-Fasher, daripada kita menunggu terlalu lama karena sering juga didelay… tinggal menelpon saja kawan kita yang satu ini … thanks, buddy …!
Mayor. Tek. Rudy, adalah lulusan seangkatan Destrianto, AAU 96. Jabatan terakhir di Lap. Terbang Hussain Sastranegara – Bandung (yah pasti lah TNI AU ngga jauh dari lapangan terbang xixixi..) di UNAMID ditempatkan di bagian Terminal/ Bandara suatu jabatan yang penting karena ia yang memeriksa kelayakan pesawat yang akan diterbangkan, dan juga melihat kelayakan bandara yang digunakan. Tidak banyak SO yang mempunyai kemampuan teknik seperti beliau ini… maju terus,Rud!
Kapten Wara Sri, Wah … mba ini adalah satu – satunya Srikandi Indonesia di sarang penyamun_… eh salah…! di Gurun Pasir El-Fasher… Mba yang satu ini juga dipilih karena mempunya keahlian yang sangat spesifik, yaitu “*Air Traffic Controller*”. Di Indonesia berdinas sebagai _Kasubbag Pers, Disbang Ops, Mabes TNI- AU, menduduki jabatan tidak jauh dari keahliannya tersebut yaitu sebagai “*Air Flight Follow*” yaitu bagian komunikasi pesawat – pesawat dari dan keluar airspace mission UNAMID… Saya dapat bocoran bahwa mba Sri sangat jago masak… dan karena tinggal serumah dengan para rekan pria SO lainnya… jadinya membawa keberuntungan buat mereka, hehehe… yang lain tinggal gantian mencuci piring saja.. ok ?
Mayor. KAV. Dody, adalah lulusan AKMIL 1995, dan sudah lulus juga Sesko AD, di Indonesia jabatan terakhir di Pusdik Kavaleri Cimahi, Bandung. Sangat menguasai peralatan “armored” seperti Tank dan Panser sesuai dengan kecabangannya Kavaleri, sesuai dengan keahliannya itu ia ditempatkan di COE yaitu divisi yang bekerja untuk menginventarisir peralatan milik TCC (Troop Contribution Country) untuk dilakukan “reimbursement”, termasuk peralatan milik FPU Indonesia, pelaksanaan Reimbursement atas peralatan yang kita pakai tergantung penilaian team verifikasi dari COE, keep on good work, Dod!
Senang mempunyai rekan – rekan briliant seperti kalian… yang penting merah putih tetap jaya di El Fasher… Ok ?
Memang mas Rere, Bapak2 dan Ibu kita ini patut di kasih acungan T O P mas mereka berkiprah di bidang kerjanya yang sangat Profesional.
Mas Desti Besok Sabtu bisa ga Planning pake MD ya klo ga sayang teman FPU ga bisa tak kirim klo cuma DHC8 hehehehe inilah yang jadi asiknya
i’m proud of u my best Indonesian Peacekeeper =) salut..