Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Prajurit TNI rayakan Natal & Tahun Baru di hutan Belantara Kongo

5 January 2010, 17:38 , by Agus Hermansyah

 

(Kongo, 03/01). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G/MONUC yang berada di tengah hutan belantara di timur laut Negara Kongo merayakan Natal dan Tahun Baru 2010 bersama di Bumi Siliwangi Camp Dungu, pada hari Minggu (03/01/2010). Perayaan Natal dan Tahun Baru yang digelar dengan sederhana di Negara yang 50% beragama Katolik dan 20% beragama Protestan ini menjadi sangat meriah, karena kehadiran pejabat tinggi Negara Kongo dan pejabat MONUC/PBB di Base camp Kontingent Garuda XX-G/MONUC.

Mr. Crispin Atama (Menteri Wilayah Daerah Oreintal Kasai Urusan Public) dan staf lainnya seperti Albertina Likoke (Penasehat Urusan HAM), Jacques Tasila (Penasehat Utama Menteri), Jeanne Aba Kuba (Deputy Propinsi Orientale), Leandre Bewilu (Walikota Dungu) dan pejabat MONUC yang berada di Dungu seperti Mr. Faruq (Chief of Engineering Section) beserta stafnya, penduduk lokal setempat serta anggota kontingen ikut memeriahkan acara Natal dan Tahun Baru tersebut.

Dalam acara tersebut, dengan menggunakan bahasa Linggala (salah satu bahasa lokal di Dungu Kongo), Dansatgas Konga XX-G/MONUC – Letkol Czi Arnold A.P. Ritiauw menyampaikan sangat berterima kasih kepada para undangan, khususnya pada Menteri Wilayah Daerah Orientale Kasai Urusan Public dan para pejabat lainnya serta para pejabat MONUC, sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru yang sederhana ini menjadi sangat meriah. Dansatgas berpesan agar keakraban ini tidak selesai pada acara ini saja, namun dapat kita pupuk untuk kepentingan bersama di masa yang akan datang.

Sementara, Mr. Crispin Atama dalam pidatonya menyampaikan, bahwa hubungan yang baik dan sudah terjalin lama antara Negara DRC dan Negara Indonesia ini harus tetap dijaga dan bahkan harus ditingkatkan. Selanjutnya beliau mengatakan atas nama pribadi dan rakyat Kongo sangat berterima kasih kepada Kontingen Garuda XX-G dan rakyat Indonesia atas segala yang di perbuat dan di berikan kepada rakyat Kongo seperti pembuatan jalan, jembatan serta infra struktur lainnya yang sangat membantu dalam percepatan pemulihan ekonomi Negara Kongo. Beliau menyinggung juga tentang keharmonisan bangsa Indonesia yang notabene mempunyai beragam suku, agama, namun tetap damai dan saling hormat menghormati. Hal ini akan menjadi referensi dan pelajaran untuk Negara dan masyarakat Kongo.

Pada akhir acara, Komandan Satgas Konga XX-G/MONUC – Letkol Czi Arnold A.P. Ritiauw memberikan cenderamata kepada Mr. Crispin berupa baju batik, plakat, pin dan brosur tentang kepariwisataan Indonesia. Dansatgas menyampaikan bahwa kenang-kenangan ini diberikan sebagai rasa hormat dan simbol persahabatan antara dua Negara. Pada saat itu juga Mr. Crispin mengatakan sangat berterimakasih dan sangat menghargai apa yang diberikan oleh Dansatgas dan bangsa Indonesia, serta akan selalu diingat dan dikenang oleh bangsa dan rakyat Kongo.

Agus Hermansyah Captain Caj. Agus Hermansyah was born on 15 August 1971, prior his assignment under the Indonesian Engineering Company under the United Nations Mission in the D.R. Congo (Mission d’el ONU en Republique du Congo – MONUC) as Military Public Information...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Sanra Michiko Moningkey Captain Air Force Sanra Michiko Moningkey was born in 1976 in Manado, having been graduated from the Indonesia’s Air Force Academy in 2002 is presently serving the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), as Indonesia’s Garuda Contingent – Military...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago