Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Prajurit TNI gelar Reog Ponorogo dan Tari Kecak

8 October 2009, 23:10 , by Hari Mulyanto

 

(Lebanon, 8/10). Prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda di Lebanon Selatan selain bertugas sebagai peacekeeper (penjaga perdamaian) juga bertindak sebagai duta budaya dalam mempopulerkan kesenian daerah seperti Reog Ponorogo dan Tari Kecak. Demonstrasi digelar di Lapangan Garuda, Soekarno Base UN POSN 7-1, Adshit al Qusayr-Lebanon Selaxtan, Rabu (7/10) dalam rangka Indonesian Medal Parade (IMP) 2009, dimana prajurit TNI telah dianugerahkan medali PBB beberapa waktu lalu.

Demonstrasi masal yang dimainkan oleh para prajurit TNI yang sedang bertugas di Lebanon mendapatkan banyak pujian dari tamu dan undangan yang hadir, baik sipil maupun militer termasuk masyarakat setempat. Bertindak selaku koreografer tari dan sekaligus pelatih adalah Maulana Muhammad, seorang staf Kedutaan Besar RI di Beirut, yang telah melatih para anggota satgas selama lebih kurang dua minggu.

Kecak Dance - Garuda

Kecak Dace by Garuda

Atraksi by Konga

Reog Ponorogo By Konga

Reog By Konga 23c2

Hannoman by Konga

Reog By Konga 23C1

Reog by Konga 23C

Kolaborasi antara Reog Ponorogo dan Tari Kecak ini dimaksudkan untuk menambah kolosalnya peragaan dihadapan para tamu dan undangan yang berasal dari berbagai negara kontingen dengan tetap tidak merubah cerita dan keaslian tari kecak itu sendiri. Meskipun disajikan secara singkat, prajurit-prajurit TNI tetap dapat memperagakan tokoh-tokoh utama dalam sendratari Ramayana tersebut dengan apik, seperti Rama, Shinta, Rahwana dan Hanuman. Demikian halnya dengan Reog Ponorogo yang disertai dengan tampilan para Warok, semakin menambah semarak acara tersebut. Apalagi yel-yel yang dilontarkan ketika mereka meninggalkan lapangan dengan teriakan “homesick-homesick” semakin menambah semangat para prajurit TNI yang memang akan segera kembali ke tanah air, digantikan oleh satgas berikutnya.

Atraksi Garuda 23C

Selain Reog Ponorogo dan Tari Kecak, Satgas TNI juga menampilkan peragaan karate secara masal yang dibawakan oleh gabungan anggota satgas. Mereka memperagakan gerakan dasar perorangan hingga kata beregu dan diakhiri demonstrasi pemecahan besi baja. Meskipun menampilkan peragaan karate, namun tampilan anggota Konga ini lebih menonjolkan seni beladiri yang indah diiringi musik Kitaro dengan background rampak Kendang dan Angklung yang semakin memancing decak kagum para penonton. SP-84/X/Konga XXIII-C/UNIFIL.

Hari MULYANTO Lieutenant Colonel Mulyanto was born in Nganjuk, East Java, Indonesia in 1969. After he finished his formal education of high school in 1987, he joined the Indonesian Military Academy as Cadet. In the year of 1991 he was...

Detail Profile »

2  Comments

by dewi at 9 October 2009, 08:24

Ayo pak semangat!! Sebentar lagi pulang kampung bertemu keluarga :)

by Adhitya septriadi at 14 October 2009, 04:26

Wah keren betul..!!! Semangat pak untuk menjadi prajurit terbaik..!!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Yogi Anggoro He joined United Nations since 2009. Currently serving United Nations Mission for Stabilization in Haiti / Mission des Nation Unies pour la Stabilisation en Haiti (MINUSTAH). Yogi Anggoro maneuvered from private sector to the humanitarian field as a Field Coordinator...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 9 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago