(Blat Marjayoun UN Posn 7-3). Sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon, kita harus selalu bertugas dengan semangat apalagi tugas ini membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah internasional. Namun tugas dalam misi PBB ini tidak menghalangi kami dalam menunaikan ibadah puasa bulan Suci Ramadhan tahun ini. Suasana bulan puasa di Lebanon ini tentu berbeda dengan saat kami masih di Indonesia seperti dalam hal lamanya puasa setiap harinya, menu buka puasa, sampai pelaksanaan tarawih yang biasanya selalu di masjid dengan berganti-ganti penceramah, sekarang dilaksanakan di mushola dengan penceramah yang terbatas. Demikian dikatakan salah satu prajurit Satgas POM TNI Konga XXV-A/UNIFIL pada pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan dan shalat tarawih di Base Satgas POM TNI, UN Posn 7-3, Marjayoun, Lebanon, Rabu malam (26/8).
Menurut Dansatgas, Letnan Kolonel Ujang Martenis pelaksanaan ibadah puasa bulan Ramadhan bagi umat muslim, Satgas yang sedang bertugas di Lebanon, tetap dapat dilaksanakan dengan baik tanpa mengurangi kinerja prajurit sebagai pasukan peacekeeper. Mereka tetap khusuk melaksanakan kegiatan agama ini termasuk melaksanakan tarawih pada malam harinya. Jumlah prajurit Satgas yang melaksanakan puasa atau jumlah umat muslim adalah 63 personel sedangkan yang lainnya 9 personel Kristen dan 3 personel umat Hindu. Mereka turut membantu pelaksanaan puasa bagi umat muslim seperti menggantikan jaga pada saat sahur, buka puasa maupun tarawih.
Secara fisik, jadwal pelaksanaan puasa di daerah penugasan Lebanon ini sangat dipengaruhi oleh musim. Pada saat musim dingin, jadwal puasa sangat pendek dan pada saat musim panas jadwal puasa sangat panjang. Puasa kali ini kebetulan jatuh di antara musim panas menuju musim gugur sehingga jadwal puasa berlangsung agak lebih panjang dibandingkan di Indonesia. Namun karena prajurit sudah terbiasa dengan puasa, perubahan jadwal ini bukanlah halangan untuk melaksanakan ibadah puasa. Demikian dikatakan Dansatgas.
Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, bahwa untuk kebersamaan ibadah puasa maupun perayaan Idul Fitri 1430 Hijriyah bagi personel Satgas, komando membuat kebijaksanaan bahwa tidak ada personel Satgas yang melaksanakan cuti tugas berdekatan dengan hari perayaan Idul Fitri 1430 Hijriyah yang jatuh pada tanggal 21 September mendatang. Dengan demikian diharapkan kebersamaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik dapat dipertahankan dan dapat memberikan semangat pelaksanaaan puasa bagi prajurit. Bagi mereka, melaksanakan puasa dan merayakan hari raya Idul Fitri tidak bersama-sama keluarga tidak akan mengurangi niat ibadah puasa mereka, bahkan menjadikan cambuk untuk berhasil, baik dalam pelaksanaan ibadah maupun tugas dan tanggung jawab yang diembannya.




Selamat menjalankan ibadah puasa buat rekan-rekan di Lebanon, kami di Liberia senantiasa mendoakan agar rekan-rekan disana dilancarkan ibadahnya dan dimudahkan selama bertugas.
Salam hangat dari afrika barat!
semoga diberikan sehat, mendapatkan berkah di bulan suci ini dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. amin. selamat berpuasa ramadan :)