Sebagai negara yang sedang dilanda konflik, Kongo masih sangatlah perlu dukungan dan peran serta atau campur tangan dari semua pihak, baik dalam dan luar negeri termasuk diantaranya NGO yang bernama PAREC. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah mengumpulkan senjata yang terdapat di masyarakat dengan mengganti $ 100 per senjata. Proses ini dimulai sejak awal bulan Oktober sampai saat ini yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kriminal di negara tersebut.
Hal ini sangat penting dilakukan karena pemerintahan dibawa naungan Presiden Laurent Kabila belum dapat menata pola pemerintahan yang dipimpinnya. Peranan United Nations Military Observer (UNMO) dibawah naungan misi PBB untuk D.R. Congo (MONUC) dalam pelaksanaan program ini adalah mengangkat apa yang telah dilakukan oleh NGO tersebut kepada pihak administration MONUC untuk kemudian dapat mendukung kegiatan melalui pelaporan setiap saat tentang perihal perkembangan dari program tersebut.
Saat ini senjata yang dikumpulkan telah mencapai lebih dari 4000 pucuk senjata, amunisi serta bahan peledak dan anggaran yang telah dikeluarkan lebih dari US$400.000.00


Senjata yang masih layak pakai dari hasil pengumpulan tersebut di serahkan kepada PNC (Police Nationale of Congo) dan FARDC (Force Armed Republic Democratic of Congo).

Kita, sebagai anggota UNMO, berharap bahwa peran serta NGO ini dapat terus dikembangkan di setiap wilayah yang sedang mengalami konflik dimanapun berada.
Sebuah kegiatan PEDULI atas keselamatan & keamanan bagi orang banyak yang patut didukung penuh oleh semua pihak terkait,dengan telah terkumpulnya sebanyak 4000 unit senjata ARTI nya kesadaran rakyat Congo mulai ber-ubah dari tidak peduli menjadi peduli,terlepas dari nilai jual usd 100 per senjata. Harga usd 100 ini adalah 2X dari harga jual senjata illegal di Black Market Kinshasa.
Sukses buat Mayor HAGUS yang sudah terlibat langsung dalam kegiatan peduli ini.
salam.
Sebuah Kegiatan yang sangat Positif…Apapun alasannya, dengan senilai USD 100 yang diberikan tetap saja Kooperatif dari rakyat Congo perlu kita ancungkan Jempol karena sangat membantu dalam mengurangi tingkat kriminal di negara tsb. ..Saya harap negara konflik lainnya juga menjadi target NGO dengan program seperti yang dilakukan di Congo..Sukses ya buat Mayor Hagus Indaryanto.