Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

PBB anugerahi UN BREVET kepada Pasukan Garuda Kongo

6 October 2009, 07:40 , by Leo Sugandi

 

Kontingen Garuda XX-F/MONUC menerima “UN Brevet” dari PBB dalam upacara sekaligus peringatan HUT ke-64 Tentara Nasional Indonesia di Dungu-Negara Republik Demokratis Kongo, hari Senin (5/10). Upacara tersebut sekaligus acara pelaporan kenaikan pangkat personel Satgas Kontingen Garuda XX-F yang memperoleh penghargaan dari negara untuk naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.

Pasukan Upacara

Pasukan Upacara 2

Pasukan Upacara 3

UN Brevet adalah penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa kepada Kontingen Indonesia sebagai salah satu satuan zeni yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian dunia. Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F memiliki mandat untuk mendukung pentahapan misi PBB guna menghentikan konflik dan menciptakan perdamaian di Negara Republik Demokratik Kongo.

Brevet UN

Penyematan Brevet

Bahkan misi PBB di Kongo (MONUC) melalui Force Engineer (pimpinan tertinggi bidang zeni) menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kontingen Indonesia atas dedikasi dan upaya konkrit dalam melaksanakan mandat PBB, yaitu membangun infrastruktur bernilai strategis seperti pembuatan dan perawatan bandar udara, pembangunan dan perawatan rute-rute utama pengerahan personel dan penyaluran suplai logistik, pembuatan kantor, markas maupun camp bagi kontingen dan staf MONUC, pembangunan lokasi DDRRR (Disarmament, Demobilization, Repatriation, Resettlement, Reintegration) serta fasilitas lainnya yang secara tidak langsung berdampak positif bagi pergerakkan roda perekonomian di Negara yang kerap dilanda konflik tersebut.

Saat ini terdapat 174 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F. Mereka bertugas bersama sekitar 17.000 pasukan penjaga perdamaian PBB lainnya dalam MONUC (Mission de l’Organisation des Nations Unies en République Démocratique du Congo /misi PBB di Kongo).

“UN Brevet” merupakan kebanggan tersendiri bagi prajurit TNI yang bertugas di Kongo karena tidak semua personel militer Indonesia yang tergabung dalam misi PBB bisa memperoleh penghargaan itu. Seperti yang disampaikan oleh Irjen Dephan RI-Letjen TNI Safzen Noerdin saat berkunjung ke camp Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F beberapa waktu lalu, “Pemberian medali oleh PBB merupakan suatu kebanggaan dan kesejahteraan bagi prajurit yang bertugas sebagai peace keeper (pasukan penjaga perdamaian)”.

Brevet UN berupa sayap emas mengapit benteng serta simbol PBB dan tulisan MONUC melambangkan kesiapsiagaan pasukan zeni dengan mobilitas yang tinggi untuk melaksanakan mandat PBB di setiap wilayah yang di landa konflik di Kongo. Hal tersebut senada dengan upaya nyata pasukan Garuda XX-F dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi bangunan, konstruksi jalan, pembuatan dan pemeliharaan lapangan terbang, pekerjaan drainase, pendeteksian dan pengamanan ranjau, serta pengamanan dan penghancuran munisi dan bahan peledak di wilayah yang berbeda-beda selama masa penugasan di Kongo.

Dalam sambutannya pada upacara tersebut, Komandan Satgas mengajak seluruh personel Kontingen Garuda XX-F untuk menjadikan penghargaan UN tersebut sebagai kebanggaan dan motivasi dalam meningkatkan prestasi kerja dan pengabdian kepada bangsa, negara serta masyarakat dan dunia internasional.

Dalam upacara memperingati HUT TNI dan penyematan UN Brevet itu, bertindak sebagai komandan upacara adalah Kapten Inf Leo Sugandi dan inspektur upacara adalah Komandan Satgas-Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo. SP-50/X/Konga XX-F/MONUC.

Leo Sugandi Leo SUGANDI Leo Sugandi graduated from Norwich University (Military College of Vermont) with bachelor degrees in political science and history. An infantry man after commissioned into the Indonesian Army in 2001. Currently serving as Public Information Officer of the Indonesian Engineering Company under MONUC (UN mission...

Detail Profile »

2  Comments

by ferryanosa at 9 October 2009, 09:52

maju terus bangsaku…dan maju terus berjuang demi kehormatan bangsa…!

by setya UNIFIL at 21 April 2010, 06:33

meski kita beda tempat namun mempunyai tujuan yg sama demi terjaganya perdamaian dunia dan meningkatkan derajat bangsa kita di dunia.INGAT MISI DAN ORANG YG MENUNGGU KITA….!!!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

vonny-ferdinandus Vonny FERDINANDUS Recently joined UNMIL in September 2007. Initially embarked to peacekeeping field since 2003 in Dili, Timor – Leste under the World Food Programme (WFP). Though this would be the first african-based mission, post-conflict assignment is nothing new to her, as...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 9 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago