Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Pasukan Garuda Kongo raih Penghargaan dari PBB

14 October 2009, 22:58 , by Leo Sugandi

 

Kontingen Garuda XX-F yang tengah bertugas di Kongo menerima “Certificate of Appreciation” dari pimpinan militer tertinggi misi PBB di Kongo. Penghargaan tersebut diberikan kepada Komandan Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-F/MONUC saat mengikuti Konferensi Komandan Kontingen di Kinshasa (Ibukota Kongo) tanggal 9 dan 10 Oktober 2009. MONUC Force Commander (Pimpinan militer tertinggi misi PBB di Kongo) memberikan sertifikat penghargaan kepada Indonesian Enginering Company (IEC) dibawah pimpinan Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo karena menilai Kontingen Garuda XX-F telah menunjukkan kemampuan dan konsistensi yang luar biasa di setiap tugas yang diberikan selama tergabung sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian Dunia di wilayah Dungu dan Beni, Negara Republik Demokratik Kongo.

FC thanks to Dansatgas

Penilaian terhadap kinerja satuan zeni kontingen Indonesia tersebut berdasarkan aspek jumlah pekerjaan, kualitas, serta tingkat kesulitan tugas. Letnan Jenderal Babacar Gaye sebagai pimpinan militer tertinggi MONUC memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kontingen Indonesia atas karya bhaktinya di Kongo, khususnya pada misi perbaikan jalan Dungu-Duru yang dinilai sangat vital bagi kelanjutan pelaksanaan operasi militer MONUC (Mission de l’Organisation des Nations Unies en République Démocratique du Congo /misi PBB di Kongo) dan perputaran perekonomian masyarakat setempat.

Menurut catatan Force Commander , Satgas Kompi Zeni TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda XX-F/MONUC telah memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam mendukung proses perdamaian di Kongo. Karya nyata tersebut antara lain dengan membangun Markas Komando Batalyon Maroko di Dungu dan Company Operational Base di Duru sehingga PBB dapat mengerahkan pasukannya lebih jauh lagi ke wilayah Timur Laut Kongo yang selama ini menjadi sumber konflik bagi Negara Sudan, Uganda dan Kongo sendiri.

Dalam sertifikat penghargaan yang ditandatangani Force Commander itu juga tercatat tugas-tugas yang telah diselesaikan oleh IEC, yang antara lain adalah pembuatan camp bagi Badan-badan Kemanusiaan PBB, kantor pendukung administrasi dan logistik MONUC, tempat penampungan air, helipad, camp bagi tim medis Kontingen Maroko, lokasi DDRRR (Disarmament, Demobilization, Repatriation, Reintegration and Resettlement), renovasi kantor walikota Dungu dan perawatan Bandar udara Dungu.

Bahkan Jenderal bintang tiga tersebut menggarisbawahi peran penting yang sudah dijalankan Kontingen Garuda XX-F dalam memberikan dukungan yang sangat besar bagi pelaksanaan operasi Rudia (Operasi Gabungan MONUC dan FARDC/tentara nasional Kongo) dalam mengatasi masalah LRA (Lord’s Resistance Army) yang merupakan akar mula masalah keamanan bagi Negara Uganda, Sudan dan Kongo.

Jenderal asal Senegal itu juga memuji dedikasi dan komitmen yang ditunjukkan oleh para perwira dan anggota satgas Kontingen Indonesia yang dinilai “exceptional” selama mereka menjalankan tugas di Kongo. Menurut Force Commander hal tersebut menggambarkan standar yang tinggi dari disiplin dan tingkah laku personel Kontingen Garuda yang sekaligus menjadi bukti dari kualitas dan standar para prajurit Tentara Nasional Indonesia dalam mengemban tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia.

Foto Bersama Para Komandan Kontingen
Foto bersama para komandan kontingen di MONUC.

Menurut Komandan Satgas Kontingen Garuda XX-F/MONUC, penghargaan tersebut merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi seluruh personel Kontingen Garuda yang sebentar lagi akan kembali ke tanah air. Mayor Sugeng menambahkan, “Penghargaan PBB tersebut menjadi kado bagi TNI dan seluruh masyarakat Indonesia ”. Berikut beberapa dokumentasi bertepatan dengan pemberian penghargaan tersebut pada konferensi komandan Kontingen misi yang diadakan di markas besar MONUC:

Suasana Konferensi

SRSG MONUC as keynote speaker

Suasana Konferensi 2

Leo Sugandi Leo SUGANDI Leo Sugandi graduated from Norwich University (Military College of Vermont) with bachelor degrees in political science and history. An infantry man after commissioned into the Indonesian Army in 2001. Currently serving as Public Information Officer of the Indonesian Engineering Company under MONUC (UN mission...

Detail Profile »

2  Comments

by dewi at 15 October 2009, 09:28

wah…hebat!!bangga dengan hasil capaian Pasukan Garuda yang emang dari dulu top banget.

bravo!!

by R Dewi at 16 October 2009, 09:23

Wah, sudah tidak bisa comment apa-apa lagi nih :) rasanya sudah tak terhitung TNI mendapat kehormatan seperti ini. A lot of honor, a very little pay…
well done and carry on gentlemen!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

551 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Erfan Ahmad Piliang Erfan Ahmad Piliang is not new comer to Africa. Currently responsible to support Indonesia’s Sinar Antjol markets existence in the Democratic Republic of Congo (DRC). Previously serving in various eastern african regions, like Angola, Eritrea – Ethiopia, Comoros Island, Madagascar...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Kecil Kecil Cabe Congo
Urusan perut memang ngga bisa dianggap remeh. Awalnya, aku sepele dengan urusan ganjal perut ini. Berbagai saran dari teman – teman di Indonesia dibiarkan berlalu begitu saja. Masuk telinga kiri... »
Nurul Fitri Lubis , 7 hours ago

Observasi Batas Daerah Operasi UNIFIL
Pemahaman tentang batas daerah operasi antar satuan di jajaran UNIFIL ( United Nations Interim Forces in Lebanon ) bukan hanya perlu di mengerti di atas peta, namun harus disertai pemahaman... »
Yogi Nugroho , 10 hours ago

Indobatt juara Turnamen Voli tingkat SECEAST UNIFIL
(Marjayoun, 15/3) Komitmen Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) untuk mengharumkan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah-tengah komuniti internasional, telah dilakukan dengan berbagai upaya dan kerja keras... »
Yogi Nugroho , 1 day ago

Kursus MS Office Basic untuk Ibu-Ibu Rumah Tangga: The Power of Motherhood
Awalnya saya sedikit pesimis dengan kemungkinan berhasilnya program kursus MS Office Basic yang kami siapkan khusus untuk ibu-ibu rumah tangga. Bayangkan “ Ibu-ibu rumah tangga gitu looh ” seloroh istri... »
Ro'is Nahrudin , 3 days ago

Indobatt gelar Training of Trainer
Komitmen Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) untuk mencapai suatu keunggulan positif dibandingkan dengan satuan tugas dari kontingen lain, memerlukan inovasi yang kreatif dan berhasil guna bagi lingkungan dimana... »
Yogi Nugroho , 3 days ago

 

Recent Comments

Luigi Pralangga commented on Kecil Kecil Cabe Congo
a few seconds ago


Lili commented on Budaya orang Congo berfotoria
a few seconds ago


Husam commented on Low Numbers, High Impact: Involvement of Women in Peacekeeping Operations
a few seconds ago


Nurul Fitri Lubis commented on Kinshasa, Aku Datang!
a few seconds ago


Didut commented on Impresi gado-gado di Myanmar
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com