Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kawula PENGEMBARA

Panglima TNI lepas Konga XX-G ke Kongo

17 October 2009, 07:14 , by Kawula Pengembara

 

Panglima TNI – Jenderal TNI Djoko Santoso melepas 175 Prajurit Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-G/Monuc atau Missi PBB di Kongo, dengan upacara Militer di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (14/10). 175 Prajurit TNI tersebut terdiri dari 145 personel TNI AD, 20 personel TNI AL, 5 personel TNI AU dan 5 personel dari Mabes TNI.

Inagurasi Garuda XX-G 2

Dalam sambutannya Panglima TNI mengatakan, penugasan operasi ke luar negeri seperti ini bagi TNI, merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sesuai dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, sebagaimana tertuang dalam UU No. 34/2004, pasal 7, ayat (2). Penugasan operasi ke luar negeri, pada hakekatnya merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan dunia internasional, kepada bangsa Indonesia pada umumnya dan TNI pada khususnya.

Inagurasi Garuda XX-G 3

Inagurasi Garuda XX-G 4

Lebih lanjut dikatakan, para prajurit yang tergabung dalam Kompi Zeni Konga XX-G/MONUC ini dipersiapkan untuk membantu merehabilitasi dan refungsionalisasi infrastruktur yang rusak atau tidak berfungsi, sebagai akibat dari perang atau konflik bersenjata, di negara yang bersangkutan. Dengan penugasan Kompi Zeni TNI ini, diharapkan kinerja dan prestasi pasukan TNI dalam misi perdamaian PBB di berbagai belahan dunia, dapat terus dijaga dan ditingkatkan baik kontinyuitas, kapasitas dan efektivitasnya, di masa-masa yang akan datang.

Inagurasi Garuda XX-G 5

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menekankan beberapa hal diantaranya : Tanamkan dalam diri setiap prajurit, bahwa setiap tugas pada hakekatnya adalah kehormatan, kebanggaan dan harga diri. Oleh sebab itu, laksanakan setiap tugas dengan penuh disiplin, dedikasi dan loyalitas, sesuai dengan jatidiri dan identitas Prajurit Sapta Marga sejati ; Jaga dan junjung tinggi citra dan kehormatan bangsa negara dan TNI, di mata dunia, khususnya di depan prajurit negara lain yang sama-sama mengemban tugas perdamaian dari PBB. Tugas ini, bukan sekedar berdimensi operasi militer, melainkan juga berdimensi politik atau diplomasi, sehingga berdampak amat besar bagi percaturan Indonesia di fora dunia internasional ; Pahami dan kuasai secara benar aturan pelibatan dan aturan-aturan teknis seperti Standard Operating Procedures (SOP), Rules of Engagements (RoE) dan lain-lain, kuasai kemampuan taktik, teknik dan strategi militer, hukum humaniter, aturan protokol dan kegiatan protokoler internasional dan lain-lain.

Kompi Zeni Konga XX-G/MONUC dengan komandan Letkol Czi Arnold AP Ritiauw telah menjalani masa pratugas selama 1 bulan di Pusdikzi Pusdiklat TNI AD Bogor. Direncanakan seluruh personel kompi garuda akan diberangkatkan tanggal 19 Oktober 2009 melalui Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. SP-03/X/Konga XX-G/MONUC

Kawula PENGEMBARA Kawula PENGEMBARA Kawula Pengembara is a new comer in peacekeeping system he happened to be in Africa for some reasons or another. He loves to travel and has lots of stories. He has a single seater flying background and he loves adventures...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Hilman Agung Born and spent most of his education in Bandung. His bachelor was in environmental engineering then he continued to pursue his master degree in Delft, the Netherlands, from 2004 to 2006. Starting his career at a water company in Jakarta....

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago