Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Miss Liberia 2009: Partner strategis proses perdamaian

12 September 2009, 04:20 , by Luigi Pralangga

 

Seperti beberapa pepatah serupa berkata: “Dibalik kesuksesan seorang pria berdiri dibelakangnya seorang wanita”, dan banyak lagi perumpamaan umum lainnya yang menggambarkan semakin pentingnya peranan wanita dalam keberhasilan di masyarakat. Hal serupa juga terjadi di Liberia dimana, Negara ini semenjak dipimpin oleh Presiden Madamme Ellen Johnson Sirleaf yang notabene adalah presiden wanita pertama untuk benua Africa ini sudah cukup menguatkan peribahasa tadi. Harus diakui bahwa Liberia, hari ini berada jauh lebih baik situasinya ketimbang disaat saya pertama kali mendarat untuk memulai tugas, yaitu pada tahun 2004, tepatnya 5 April 2004. Tanggal tersebut adalah tanggal yang selalu saya ingat setiap kali nama Liberia melintas dibenak ini. Beberapa kemajuan yang cukup signifikan telah banyak dicapai oleh kepemimpinan Presiden Ellen Johnson ini, juga barisan menteri dalam kabinetnya yang beberapa diantaranya adalah kamu wanita.

Dari level pemerintahan, kita beranjak ke lingkup masyarakat biasa dan kaum muda Liberia. Meski masih banyak tantangan diberbagai sector, pembangunan generasi muda Liberia terus berjalan. Seperti layaknya kondisi pasca-konflik, Liberia memang membutuhkan figure kepemimpinan dan idola penuh kharismatik yang dapat merangkul, meyakinkan khalayak ramai melalui pendekatan yang persuasif untuk dapat mengatur dan memimpin penduduknya yang berjumlah 3,441,790 jiwa (Data Sensus – July 2009). Sudah semakin banyak jumlah anak muda yang kembali ke bangku pendidikan dan kemudian melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi baik pada Universitas di Monrovia, maupun mereka yang meneruskan program studinya ke luar negeri melalui beberapa program beasiswa.

Misi PBB di Liberia, tentunya amat sangat serius dalam program pemulihan perdamaian di negara ini, terutama pada progam pemberdayaan generasi muda Liberia. Melalui program kampanye di udara, UNMIL Radio secara berkala mengundang Miss Liberia dari waktu ke waktu untuk bersama-sama meneruskan pesan perdamaian melalui program on-the-air dan off-the-airnya.

Miss Liberia 2009 Billboard

Miss Liberia adalah sebuah symbol yang amat digandrungi oleh kalangan generasi muda di Liberia dan dalam kegiatannya, seorang Ratu Miss Liberia di tahun yang sedang berjalan, selain program mancanegaranya, senantiasa mengikuti berbagai program ke pelosok pedalaman negeri sebagai duta nasional, menyampaikan berbagai pesan pemerintah, pesan-pesan proses perdamaian yang telah dicapai serta khabar pembangunan kepada lapisan masyarakat yang belum secara efektif terjangkau oleh arus informasi utama seperti televisi, dan internet.

Mengingat pemilihan Ratu Liberia ini adalah agenda nasional kelas wahid di negeri belahan afrika barat ini, sudah barang tentu saat kontes final malam pemilihan dan penobatan ratu/Miss Liberia ini menjadi perhelatan akbar dan diramaikan oleh khalayak umum, terutama karena acara tersebut dihadiri oleh kalangan selebritis local selain para pejabat setempan dan sponsor.

The red carpet moment - Miss Liberia 2009

The fashionistas and socialistas

Si kampret ini, senantiasa mengikuti perhelatan yang satu ini, sembari menambah koleksi dokumentasinya dan sedikit ngobrol dengan mereka dibelakang panggung.
Pada pemilihan Ratu/Miss Liberia 2009 ini, ada 6 counties yang mengirimkan wakil mereka untuk diseleksi menjadi Miss Liberia 2009, wajah-wajah berparas ayu dan menarik sudah pasti menjadi salah satu criteria selain wawasan dan tingkat intelektualnya.

The catwalk

The contestant in Swimsuit

Banyak sebenarnya yang ingin diceritakan disini, termasuk pengalaman dimana saat si kampret ini diberikan akses untuk mendokumentasikan mereka di ruang tata rias/dressing room dan pintu belakang panggung. Dari adegan mereka ganti baju buru-buru, sampai jenggut-tarik rambut mereka untuk dihiasi dengan ornament khas afrika yang berat dan repotnya minta ampun, sampai ke sesi busana pantai. Wah, edun pisanlah, pokoknya..!

The Hosts

MissLiberia09 1323

Final catwalk

Selain beberapa foto diatas, ijinkanlah saya mengundang untuk menengok koleksi jepretan lengkapnya dari acara malam penobatan Miss Liberia 2009 di photo album online —-> DISINI.

Bunda.. denger ya, dan mohon diperhatikan baik-baik: Terlepas dari paras ayu berdada membusung dengan mata bolotot para kontestan Miss Liberia 2009, itu dengan bangga saya harus katakan bahwa hanya kamu yang paling cantik dan seksi dimata saya, sumpee!. ;-)

Guys, bolehlah cerita tentang Miss Indonesia 2009 tempo hari, dan kira-kira apa saja ya yang mereka bicarakan saat bertemu di ajang kontes ratu dunia (Miss World) itu. Share your thoughts, please.

Dody Muhtar Taufik Dody Muhtar Taufik, currently holding a rank in Major Cavalry. Graduated in 1995 from Indonesia’s military academy, Possesses various military course to include Basic Armor, Staff Officer’s Course, Para Trooper and several other to include the latest in Civil Military...

Detail Profile »

2  Comments

by ummil at 15 September 2009, 20:12

wahaahhaha.. kaaanng.. kalimat terakhirmu.. bunda yg paling cantik..itu siy PASTI kang!!! wahahahahah..

by -GoenRock- at 17 September 2009, 00:08

Foto dokumentasi di belakang panggungnya mana? Hihihih… Maaf, saya ndak nonton Miss Indonesia :|

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Robertho Pardede Born and grew up in Jakarta, joined the Indonesian National Police in 1996 as a Cadet of Indonesian Police Academy and graduated in 1999. As the member of Mobile Brigade (Brimob) the Armed Police Force basic training and some courses...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 8 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago