Dengan secangkir kopi dan segumpal roti,
Sejenak suasana dingin ini kunikmati
Baret biru kukenakan turut tinggikan hati
Garis merah putih diatas lengan pun tak kalah berarti
Sungguh, pagi ini luar biasa beda
Tatapan mata menerawang menghibur dada
Gambar dunia yang terbentang diberanda
Beri pesona karya alam yang serba ada
Beranjaklah aku dengan mesin roda empat
Yang turut kusiapkan sejak awal berangkat
Meninggalkan kamar penuh kenangan melekat
Tempat beradu melewati 365 malam pekat
Tanah dan air ini beri keharuman mekar terbuka
Hamparan biru laut selamanya menyeka
Keringat dan air mata yang memandang suka
Memohon kedamaian jiwa manapun yang terluka
Terlintas lahan yang penuh bangga
Berbekas acara sakral maupun pelipur raga
Dimana sang saka merah putih berkibar tak terduga
Mengikuti angin timur tengah yang sedang berlaga
Kulihat mata prajurit Garuda jajar berbaris
Tunjukan ketajaman sakti layaknya keris
Khusus dalam ahli dan mampu mengiris
Senyap serta ampuh dalam hadapi iblis
Tak ada yang mengalahkan Serma Jarot
Kendalikan senjata membidik dan menyorot
Bersama Jimmi, Ali, Hery dan Busro jadi dedengkot
Diantara seluruh negri berprestasi tunjukkan bobot
Beri hormat, teriakan Garuda menghampiri
Dari angkasa setinggi beton yang berdiri
Lahan pengabdian tugas setiap hari
Mengawasi saat ada gerakan yang berduri
Kembali ku tatap lautan biru membentang
Sekejap terenyuh kejayaan negri yang kupandang
Teringat penghormatan gelar Kota Paris bersandang
Di timur tengah tiap jaman dikunjungi orang
Indah luar biasa bukan bohong belaka
Miliki karya alam tak seperti yang disangka
Kilauan sejarah dunia pun menjadi pusaka
Disanding Laut Tengah terhibur semua duka
Sejak jaman batu Byblos jadi sasaran persinggahan
Berlabuh bangsa Romawi, Phinisi dan Ottoman
Tercatat pula agama Kristen membawa pasukan
Menapak untuk berperang merebut tempat kesucian
Sempurna kata pendamba wisata terhibur
Tak terhenti menghitung tempat untuk berlibur
Kehidupan malam tempat senda gurau bertebaran subur
Lahan bersalju pun ikut menyempurnakan kata syukur
Masuk ku duduk di jabatan yang ragam akan bahasa
Mengatur kehidupan dasar manusia biasa
Yang penuh keluh kesah dari sebanyak 28 bangsa
Hidup bersama dengan harapkan damai sentosa
Kumpulah segenap putra nusantara untuk diperiksa
Beri rasa akrab dengan canda tawa yang tak terpaksa
Kucium harumnya cinta, persahabatan dan jiwa korsa
Kibasan sayap Garuda 26A kan kukenang sepanjang masa
Diawali semua kegiatan dengan kepala tertunduk setara
Mohon kekuatan pikir dan tenaga untuk mulai berbicara
Menunjukan keinginan keberhasilan tiada tara
Demi abadinya kejayaan bangsa dan negara
Jaya-jayalah bangsa dan negaraku, dengan prajurit Garuda yang selalu siap sedia membela dengan kehandalan yang mereka miliki demi nama besar Indonesia, negara kita tercinta.Ikut menjaga kedamaian dunia bersama dengan prajurit dari negara lain…………