Beberapa waktu lalu saya diundang oleh sebuah sekolah di kota saya tinggal saat ini untuk menjadi narasumber dalam acara Career Day, sebuah acara yang dirancang untuk memberi pemahaman kepada murid-murid SMA mengenai beragamnya jenis pekerjaan yang dapat mereka kerjakan di masa depan. Saya diundang untuk mempresentasikan pekerjaan seorang pekerja kemanusiaan.
Pertanyaan-pertanyaan menarik dan menggelitik datang dari para murid mengenai pekerja kemanusiaan…
T:
Mengapa abang tertarik pada manusia? (hehehe… maksudnya mengapa saya tertarik pada bidang kemanusiaan)
J:
Kenapa saya tertarik pada manusia? pertama-tama ya karena saya adalah manusia hehehe…
Nah kalau perkara ketertarikan pada bidang kemanusiaan, terutama pada sisi perdamaiannya, ketertarikan saya dimulai pada seringnya saya melihat, membaca, mendengar cerita tentang konflik kekerasan. Padahal kan manusia itu sudah diberi akal pikiran oleh Tuhan… akal pikiran yang seharusnya digunakan untuk memikirkan cara-cara menyelesaikan konflik secara damai, tapi kok beberapa orang malah tidak menggunakan akal pikirannya dengan baik dan menyelesaikan konflik dengan cara-cara yang penuh kekerasan dan membawa kerugian. Jadi, saya ingin belajar mengenai bagaimana cara untuk mengajak manusia menggunakan akal pikirannya dengan arif bijaksana, dan menyelesaikan semua masalah yang mereka hadapi dengan cara yang damai.
T:
Bagaimana cara menumbuhkan rasa kemanusiaan?
J:
Mari kita lihat di luar ruangan diskusi ini. Masihkah ada sampah-sampah yang dibuang sembarangan? Apakah di perempatan jalan masih banyak pengendara kendaraan bermotor yang menerobos lampu merah? Nah, kalau kita ingin menjadi seorang manusia yang punya rasa kemanusiaan, langkah mudah pertama yang bisa kita lakukan adalah jangan pernah lakukan dua hal tadi…
Nengan membuang sampah di tempat sampah berarti kita telah berkontribusi tidak hanya untuk kesehatan diri kita, tapi juga kesehatan orang lain… Ikut membuat orang lain merasa nyaman karena lingkungannya bersih. Ketika kita berbuat suatu kebaikan, walau tampaknya kecil, dan ketika kita melakukannya kita sadar bahwa hal ini akan berdampak pada orang lain juga… maka disitulah rasa kemanusiaan itu dibangun.
T:
Memberi uang itu kan juga bentuk pekerjaan kemanusiaan. Jadi, apakah yang dilakukan oleh abang? Memberikan uang?
J:
Memberikan uang bisa saja disebut sebagai pekerjaan kemanusiaan, tapi ketika kita ingin mendapat hasil yang lebih baik, maka memberi uang saja bukan hal yang tepat. Pekerjaan kemanusiaan meliputi berbagai bidang kehidupan manusia. Pekerjaan kemanusiaan ditujukan untuk memperbaiki kualitas hidup manusia, baik dalam bidang sosial, ekonomi, politik, hukum, dan lainnya. Yang saya lakukan disini adalah bersama-sama masyarakat berusaha membangun kapasitas mereka untuk mampu menyelesaikan masalah-masalah mereka dengan cara yang damai.
Bekerja untuk kemanusiaan mungkin tidak akan membuat kita menjadi kaya harta, tapi bahwa kita akan menjadi kaya hati… itu pasti… :)


Bekerja untuk kemanusiaan tidak mengenal batas, umur, golongan, latar belakang kependidikan khusus dan lain sebagainya… semua didasari dari niat dan rasa cinta akan kehidupan yang besar, lalu setelah itu kemampuan teknis guna mendukung kinerja dan dedikasi pada kegiatan kemanusiaan itu sendiri.. semoga pada acara tadi banyak anak2 muda sudah bisa menentukan apa yang ingin mereka perbuat untuk kemanusiaan.
kalau ada versi audionya atau videonya bagus lah untuk di unggah :)
sering2 saja acara ini diadakan kang biar bisa membuka mata mereka terhadap lingkungan sekitar. mungkin mereka minim masukan2 seperti masalah kemanusiaan ini karena yang mereka liat juga cuma sinetron dan infotainment dan film2 anak muda yg tidak jelas begitu.