Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Tri Ambar NUGROHO

Mantan tentara Malaysia periksa perlengkapan pasukan TNI

9 December 2008, 03:26 , by Tri Ambar NUGROHO

 

Mr. Don Too (eks serdadu Malaysia) memimpin inspeksi perlengkapan Kontingen Indonesia yang bertugas di Kongo (8/12). Mr Too adalah Ketua Tim Inspeksi PBB wilayah Goma dan Beni (kawasan Timur Kongo) yang bertugas memeriksa perlengkapan yang dimiliki kontingen (Contingent Owned Equipment/COE) yang tergabung dalam misi PBB.

Dalam pengecekan perlengkapan Kontingen Indonesia di Beni, Mr. Don Too dibantu oleh 5 orang anggota timnya yaitu dr. Olienka (WN Nigeria), Solomon Shok (WN Nigeria), Gregory Gabone (WN Tanzania), L.N Kurthansen (WN Denmark) dan James (WN Sierra Leone). Mr. Too merupakan pensiunan Letnan Kolonel Tentera Darat Malaysia dan terlibat dalam penumpasan pemberontakan komunis di negaranya tahun 1970-an. Anggota tim inspeksi COE lainnya sebagian besar merupakan pensiunan militer dan bahkan beberapa masih berdinas aktif di negaranya.

Pemeriksaan kali ini merupakan yang pertama bagi Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F pimpinan Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo yang baru bertugas di Kongo sejak 17 Oktober 2008. Inspeksi biasanya digelar setiap triwulan dan dimaksudkan untuk mengecek COE (peralatan utama dan peralatan pendukung) yang digunakan oleh kontingen negara yang ikut andil dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB. Melalui pengecekan diharapkan peralatan kontingen sesuai dan memenuhi standar PBB serta mampu melaksanakan fungsi yang telah dirancang untuk pencapaian keberhasilan misi PBB di Kongo. Disamping itu, pemeriksaan dimaksudkan untuk mengetahui kesiapan sebuah Kontingen dalam melaksanakan mandat PBB.

Perlengkapan yang diperiksa terdiri atas dua bagian, yaitu peralatan utama (major equipment) dan peralatan pendukung (minor equipment). Perlengkapan utama meliputi rumah sakit level 1, mobil ambulan, kendaraan angkut personil, truck kargo, bengkel berjalan, tangki bahan bakar minyak, truck tangki air, prime over beserta trailernya, bulldozer, trailer kompresor udara, crane, bucket loader, greader, roller, dump truck, backhoe loader, concrete mixer, forklift, mesin penjernih air, generator, kontainer pendingin serta kontainer gudang.

Sementara peralatan pendukung terdiri dari perlengkapan memasak dan peralatan makan, peralatan komunikasi, peralatan kantor, toolkit tukang kayu dan bangunan, peralatan penjinak bahan peledak (jihandak), tenda, alat bantu lihat (teropong siang/malam) serta GPS dan kompas.

Selain peralatan utama dan peralatan pendukung, Tim inspeksi PBB juga memeriksa perlengkapan setiap prajurit dimana sesuai standar PBB harus dilengkapi dengan perlengkapan perorangan lapangan yang terdiri dari helm tempur, rompi anti peluru, jaket tempur, pakaian dinas lapangan, sepatu lapangan, jas hujan, sleeping bag, ransel, kelambu lapangan, veldples, senter militer, peralatan survival, perlengkapan P3K dan lain-lain.
Perjanjian yang disepakati antara pemerintah Indonesia dengan PBB adalah penggunaan sistem “Wet Lease” yang merupakan sistem pembayaran di mana negara kontributor menyediakan dan bertanggung jawab untuk memelihara seluruh peralatan utama dan peralatan pendukung sementara PBB sebagai pihak penyewa wajib menyediakan pembayaran (reimbursement) atas penyediaan kebutuhan ini.

Meskipun hubungan Indonesia-Malaysia cukup menghangat belakangan ini akibat masalah perbatasan, namun Mr. Too melakukan tugasnya secara profesional sesuai ketentuan yang ditetapkan PBB. Bahkan dalam sambutannya dia memuji kesiapan Kontingen Indonesia dalam inspeksi COE kali ini.

Tri Ambar NUGROHO Tri Ambar Nugroho Major Tri Ambar Nugroho, began his international assignment as U.N. Military Observer with UNMIL in Liberia as the team member of KONGA XXI-4 arrived in Monrovia in late 2006. Have been extensively patroling various regions of Liberia, which to include...

Detail Profile »

1  Comment

by Luigi Pralangga at 9 December 2008, 05:22

Reimbursement dari UN atas COE (Contingent’s Owned Equipment) tentunya akan didasari pada kelaikan guna dan pertimbangan lain-nya.

Penting buat para officer yang bergelut dibidang PAL (peralatan) ini bisa faham akan prosedur yang berlaku – silahkan di tengok di http://www.un.org/Depts/dpko/COE/about.shtml --> UN GUIDELINES ON COE REIMBURSEMENT semoga menjadikan tambahan informasi dan pemahaman baru.

Pada banyak kejadian di UNMIL Liberia, banyak erpalatan yang tidak lulus inspeksi karena dikirimkan ranpur yang sudah tua dan tidak layak operasi akhirnya menjadi rongsokan dan menjadi beban si kontingen tsb untuk mendisposenya kembali.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Nur Tantrio Presently serving at the United Nations Integrated Mission in Timor-Leste, an Engineer by academics, a travel and photography enthusiast by hobby. Nur Tantrio in his assignment is based in the capital, Dili – assisting the office of Engineering Section/UNMIT with...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 8 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago