Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Layang- Layang ramaikan acara buka puasa besama Pasukan Garuda di Lebanon

23 October 2008, 00:36 , by Sandy M. PRAKASA

 

Tak pernah terbayang dalam benak Khatim (12 tahun) bahwa langit di atas desanya akan dipenuhi benda asing bernama “Layang-layang”. Dua tahun yang lalu tepatnya pada bulan Juli 2006, seluruh penjuru langit tersebut dipenuhi oleh jet-jet tempur Israel yang menggempur sebagian besar desa-desa di Lebanon Selatan sehingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. Namun sore itu, semuanya berubah. Tidak ada lagi tangis sedih dan rasa takut, berganti dengan keceriaan dan kegembiraan saat melihat para prajurit Indonesia dengan lincah memainkan berbagai macam dan ukuran Layang-layang yang dibuat oleh mereka sendiri.

Penampilan perdana permainan khas rakyat Indonesia di wilayah misi PBB yang digelar di Lebanon Selatan ini merupakan salah satu dari beberapa kreativitas yang ditampilkan dan dilombakan oleh para prajurit Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B dalam rangka merayakan International Day of Peace dan untuk menyambut HUT ke-63 TNI serta sekaligus acara Buka Puasa Bersama (Iftar) dengan masyarakat di dalam Area Operasi Kontingen Indonesia.

Sore pukul 15.00 bertempat di Lapangan Parade “Soekarno Base”, Layang-layang sontak menjadi idola sekitar 505 orang penduduk Lebanon Selatan, terdiri 355 anak-anak dan remaja serta 120 orang Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. Di samping itu, 130 orang perwakilan kontingen negara UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) ikut pula menghadiri acara ini yaitu dari Portugal, Nepal, Spanyol, Italia, Belgia dan Malaysia serta perwakilan dari LAF (Lebanon Armed Forces). Mereka yang hadir terheran-heran sekaligus kagum dengan kreasi ini. Walaupun dari segi bentuk dan bahan bakunya cukup sederhana namun Layang-layang tersebut mampu menghibur dan menghadirkan suasana ceria dan gembira. Terlebih bagi para prajurit Indonesia, mereka saling bersaing menampilkan permainan Layang-layang itu agar terlihat apik, menarik dan dapat terbang dengan cantik di angkasa sehingga terpilih menjadi pemenang lomba dan menerima hadiah dari Komandan Sektor Timur UNIFIL Brigjen Medina Fernandez yang turut hadir dalam acara itu.

Usai lomba layang-layang, para prajurit Garuda bergembira bersama dengan anak-anak dan remaja Lebanon dalam berbagai games, lomba menggambar dan atraksi sulap. Permainan-permainan ala 17 Agustus-an seperti menusuk balon dengan mata tertutup, membawa bola tenis berpasangan dan lomba balap bakiak beregu yang disuguhkan dalam acara tersebut merupakan pengalaman baru dan sungguh mengasyikkan bagi anak-anak dan remaja Lebanon. Aneka games sendiri berlangsung amat meriah karena mereka tidak mau menyerah begitu saja walaupun baru pertama kalinya mengenal berbagai permainan itu. Mereka begitu antusias dan bersemangat dalam setiap perlombaan. Jadilah lapangan yang biasanya sunyi menjadi riuh rendah karena teriakan dan tawa ceria anak-anak dan remaja Lebanon yang hadir. Demikian pula halnya saat perlombaan menggambar, animo mereka sangat besar. Bahkan, pihak panitia sampai kehabisan stok kertas gambar karena banyaknya peserta.

Namun hal ini tidak sampai mengganggu kelancaran perlombaan. Yang lebih heboh lagi sewaktu penampilan atraksi sulap dimana anak-anak dan para remaja ini berdesak-desakan ingin melihat dari dekat. Salah satu atraksi yang menyedot perhatian ialah atraksi menyulap kertas tisu yang terbakar menjadi uang kertas 5000 Lebanon Pounds (LBP) atau sekitar 30.000 Rupiah. Kontan mereka berebut untuk meminta uang tersebut dari tangan Si Pesulap yaitu Sertu Suswadi.

Di sela-sela acara lomba, ditampilkan pula hiburan Indobatt Band yang berkolaborasi dengan personel dari Kontingen Portugal dan pemuda-pemudi Lebanon. Komentar bernada pujian meluncur dari beberapa hadirin, diantaranya dari Komandan Satgas Zeni Portugal Letkol Jorge Caetano, “It’s fascinating! I never imagine before that Indonesian Contingent is able to organize such a formidable program” (Mengagumkan! Saya tidak menyangka Kontingen Indonesia dapat mengadakan acara yang begitu hebat seperti ini). Lain lagi komentar Komandan Batalyon Nepal Letkol Pawan Raj Ghimire, “Your relationship between the Lebanese people is really amazing!” (Kedekatan anda dengan warga Lebanon sungguh luar biasa!”).

Acara yang digagas oleh Komandan Satgas Konga XXIII-B Letkol Inf A M Putranto, S.Sos merupakan upaya untuk menciptakan stabilitas dan kondisi perdamaian yang permanen sekaligus meminimalkan potensi konflik di masa yang akan datang. Lebih jauh, Dansatgas mengharapkan melalui kegiatan ini dapat mengisi kevakuman kegiatan pemerintahan setempat yang sementara ini masih belum solid sebagaimana halnya yang terjadi di pemerintahan pusat yang saat ini dalam tahap konsolidasi kabinet. Secara nyata, selain melalui acara yang bersifat rekreatif dan edukatif, upaya ini diwujudkan juga dalam kegiatan bazaar dimana dalam acara sore itu sebanyak 10 pedagang dari warga setempat diberikan kesempatan untuk membuka stand dan berjualan pakaian, barang elektronik, kerajinan tangan, souvenir, parfum dan lain-lain. Tujuannya untuk mendorong perputaran roda perekonomian di wilayah bekas konflik tersebut.

Acara dilanjutkan dengan acara sambutan dari Dansatgas Konga XXIII-B yang dikuti sambutan dari Dansektor Timur UNIFIL. Dalam sambutannya, Dansatgas menyampaikan bahwa acara yang digelar pada hari itu sekaligus merupakan acara perpisahan kepada masyarakat setempat karena dalam waktu dekat Kontingen Indonesia yang bertugas saat ini akan mengakhiri tugasnya dan akan digantikan oleh Kontingen Indonesia yang baru. Ia mengucapkan terima kasih dan apreasiasi atas bantuan dan kerjasama yang ditunjukkan oleh masyarakat Lebanon selama ini sehingga pasukan Indonesia seperti berada di rumahnya sendiri. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada anak-anak dan remaja Lebanon yang berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan Cimic (Civil Military Cooperation) yang dilaksanakan oleh Kontingen Garuda XXIII B.

Di sisi lain dalam kesempatan yang sama, Dansektor Timur Brigjen Medina Fernandez mengucapkan “Selamat” atas HUT ke-63 TNI dan menyampaikan penghargaannya kepada Kontingen Indonesia yang telah berhasil mencapai “the perfect and the highest standard of accomplishment the humanitarian role of the battalion within its mandate towards the local people for assuring stability and prevailing peace in South Lebanon” (Kesempurnaan dan Tingkat tertinggi dalam penyelesaian tugas kemanusiaan sesuai mandat yang di-embannya guna menjamin stabilitas dan meluasnya kedamaian/perdamaian bagi masyarakat di Lebanon Selatan). Seusai penyampaian kata sambutan, acara dilanjutkan dengan pelepasan balon dan Merpati Putih oleh Dansektor Timur UNIFIL, Dansatgas Konga XXIII B, Perwakilan LAF, serta seluruh Tokoh Masyarakat di dalam Area Operasi Indonesia yang merupakan simbol telah terciptanya perdamaian yang hakiki di Lebanon Selatan

Rangkaian acara ditutup dengan jamuan makan malam sekaligus buka puasa bersama dengan menu ala Indonesia. Sop Buntut, Ikan Kakap, Sate Kambing bumbu Kacang, Ayam Goreng, Perkedel, Mie goreng dan Nasi goreng serta Kerupuk ternyata cukup diminati. Sambutan para hadirin dan tamu undangan yang menikmati hidangan amat positip. Mereka memuji cita rasa masakan Indonesia. Ini terlihat dari animo sebagian besar yang hadir untuk menambah porsi makanannya sampai 2 atau 3 kali.

Sandy M. PRAKASA Graduated from Military Academy in 1997, then exposed to various deployments within the country and had attended several overseas military courses, Capt. Chb. Sandy M. Prakasa also enjoys traveling and photography. Currently acting as the Public Information Officer of the Indonesian...

Detail Profile »

4  Comments

by LieZMaya at 27 October 2008, 02:21

betapa bangganya kang
Hidup Indonesia!

by Erfan Ahmad at 27 October 2008, 07:09

Aku Bangga Jadi Orang Indonesia ….. banyak jalan membangun Citra Indonesia dan apa yg sdh dilakukan dlm setiap misi di Lebanon maunya terjadi juga di negara misi KONGA lainnya.
salam Citra Indonesia.

by didut at 31 October 2008, 15:27

mantabh acaranya …… semoga anak anak disana dpt mempunyai masa dpan yg lbh cerah

by Aribowo Suprayogi at 4 November 2008, 08:47

Aku baru baca berita ini, Seperti komentar yang lain. bangga sekali dengan apa yang dilakukan misi perdamaian kita di Lebanon, membawa nama baik dan Citra bangsa. semoga misi KONGA tetap dicintai rakyat Lebanon, dan membawa nama harum bangsa

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Catur SULASDIARSO Catur SULASDIARSO Leut. Col. Catur Sulasdiarso have been with the Indonesian Army since 1988 (after graduated from Military Academy). His most recent assignment as Military Observer under UNMIS (United Nations Mission in Sudan) concluded in 2006, it was the second-time round of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 9 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago