Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

KRI DIPONEGORO-365 sebagai kapal MIO commander

13 June 2009, 11:05 , by I Wayan Suarjaya

 

Area of Maritime Operations (AMO) Jumat 12 june 2009,- *“Bangsa Indonesia harus berbangga karena mendapat kepercayaan ini. Momen ini adalah momen yang sangat langka. Momen dimana kita unsur yang NON NATO diberi kesempatan untuk bisa mengatur/mengendalikan unsur-unsur NATO dalam melaksanakan operasi Maritime Task Force.

Hal ini tentu karena mereka memandang profesionalisme kita dalam melaksanakan setiap tugas yang dibebankan kepada kita”*, ujar komandan Satuan Tugas Maritime Task Force Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah sesaat setelah KRI Diponegoro-365 mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai MIO Commander menggantikan Kapal Perang Belgia BNS Leopold 1 yang telah usai melaksanakan tugasnya.

Ia menambahkan Salah satu persyaratan untuk menjadi MIO Commander harus memiliki command and control atau komando dan pengendalian dalam rangka membangun gambaran taktis. Persyaratan paling minim adalah komunikasinya dapat berjalan dengan baik dan fasilitas commbat sistem di kapal tersebut bisa membangun gambaran taktis itu secara up to date dan mudah di operasikan.
Sementara menurut Kepala Departemen Operasi Kapten Laut (P) Aminuddin Albek tugas MIO Commander merupakan satu tantangan buat KRI Diponegoro karena kita memiliki keterbatasan untuk membangun gambaran situasi taktis secara otomatis karena tidak memiliki link 11 yang merupakan standar yang digunakan oleh unsur-unsur NATO yang terlibat dalam operasi ini, misalnya dengan menggunakan link 11 ini ketika meng-input suatu data atau kontak ke dalam commbat sistem maka secara otomatis begitu di transmit maka seluruh unsur akan menerima gambaran yang sama di dalam commbat sistem masing-masing unsur.

“Sementara kita tidak punya”, ujarnya Sehingga dibutuhkan sedikit kerja keras untuk membangun gambaran situasi dengan memanfaatkan fasilitas komunikasi internet groove dan komunikasi voice/radio. “Sejauh ini itu bukanlah suatu kendala karena hal tersebut dapat ditutupi dengan komunikasi, koordinasi dan kerjasama yang baik dengan unsur-unsur yang lain dan mereka sangat banyak membantu disamping tentunya kerja keras dari personel KRI Diponegoro yang bekerja dengan serius, sungguh-sungguh dan bisa menunjukkan keprofesionalannya menghadapi hal-hal seperti ini” ujarnya.

Tugas kapal yang dipercaya menjabat MIO Commander salah satunya adalah mengkoordinasikan seluruh pelaksanaan hailing. Hailing adalah meminta data dari setiap kapal yang melintas di daerah tersebut, mengkoordinasikan secara taktis unsur-unsur yang sedang melaksanakan operasi di area of maritime operations agar seluruh wilayah itu bisa tercover dengan baik. Sehingga tidak ada yang lolos. Seluruh kapal yang lewat dapat teridentifikasi/terhailing secara penuh.

Dalam pelaksanaan tugas setiap unsur sudah dibekali dengan abakus list yang berisi tentang data-data kapal yang diperkirakan akan masuk dan keluar dari wilayah lebanon atau beroperasi di perairan teritorialnya Lebanon. Dari data-data itu dapat diketahui kalau ada kapal yang mencurigakan misalnya dengan memberikan data-data yang tidak sesuai dengan data yang sudah ada di abakus. Seperti contoh ketika suatu malam ada kapal yang bernama Fatimah 1 yang di hailing berkali-kali sampai memasuki perairan teritorial Lebanon tetapi tetap tidak menjawab meski sudah menggunakan berbagai cara baik dengan menggunakan radio komunikasi maupun isyarat lampu karena malam hari namun tidak ada respon yang akhirnya oleh CTF dilaporkan kepada LAF-Navy yang kemudian dilaksanakan pemeriksaan oleh LAF-Navy.

Sejauh ini antara Flagship dan Mio Commander dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar. Untuk kegiatan pengendalian operasi secara keseluruhan adalah CTF yang on board di kapal markas (Flag Ship) sedangkan MIO Commander bersifat taktis mengendalikan unsur-unsur yang ada di AMO saja yang sedang melaksanakan operasi atau patroli. Sementara unsur-unsur yang sedang sandar dan kegiatan-kegiatan lain diluar operasi secara keseluruhan menjadi tanggung jawab CTF yang ada di flag ship.

Dalam menjalankan tugas sebagai Kapal Mio Commander di minggu pertama seorang LO perwira dari LAF-Navy First Leutenant Ziad Mansour onboard di KRI Diponegoro untuk memberikan bantuan jika terjadi atau ada yang harus dikoordinasikan dengan otoritas lebanon sebagai pemilik teritorial. LO ini akan dijabat secara bergantian oleh perwira-perwira LAF-Navy lainnya.

Kepercayaan yang diberikan kepada KRI Diponegoro365 sebagai kapal MIO Commander tentu saja bisa kembali menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Bangsa Indonesia, yang NON-NATO ternyata bisa berkiprah, berprestasi, tidak dipandang sebelah mata dalam satgas Maritime Task Force (MTF) seperti prestasi-prestasi yang juga telah ditorehkan oleh satgas-satgas lainnya.

Sejak bergabung dalam melaksanakan tugas di AMO (19 April 2009) bersama negara-negara Eropa, kapal dengan 100 orang personel ini telah melaksanakan hailing terhadap 228 kapal baik yang masuk maupun keluar perairan teritorial Lebanon.

I Wayan Suarjaya Naval Captain (KH) I Wayan Suarjaya, born in Werdhi Agung (Northern Sulawesi) on 29 September 1972, graduated from PAPK (Perwira Prajurit Karir) in 1998, further assigned to Public Information Office of Indonesia’s Naval Headquarters assuming the responsibility as Naval...

Detail Profile »

9  Comments

by dewi at 14 June 2009, 07:36

keep up the good work ;)

by Fathul Hadi at 14 June 2009, 16:18

wis….saluuuut..sukses untuk KRI. Diponegoro-365 dan crewnya…

by Santi Maryam at 14 June 2009, 16:23

Assalamualaikum wr, wb…

Salam hormat serta salam kenal…

Saya sangat mendukung sekali misi perdamaian dan kemanusiaan yang dikirim Indonesia yaitu TNI sebagai duta untuk saudara2 di afrika atau dimana saja….prestasi yang sangat bagus di mata masyarakat dunia… tetapi jangan sampai dilupakan ancaman negara tetangga, yang sedikit demi sedikit telah mengusik kedamaian di bumi pertiwi.

tidak boleh ada negosiasi apapun untuk kecurangan malaysia, kalau perlu TNI baku hantam dan rakyat siap mendukung….

Selamat Bertugas…Keep Spirit…Keep healthy….Keep Peace…

Salam hormat dan titip senyum dari anak negeri di bumi pertiwi untuk para komando di negeri nun jauh disana…

BRAVO INDONESIA…BRAVO TNI….

_

Wassalamualaikum wr…wb…

by Muhammad Baiquni at 14 June 2009, 16:28

sama halnya kontingen TNI-POLRI di sudan khususnya di darfur al-fasher dan south sudan sangat di segani oleh mereka kalo udah ngomong indonesia pasti mereka jawab indonesia هو جول قويس artinya orang indonesia adalah org yang sangat baik bagi mereka di bandingkan negara2 lain

by esti at 14 June 2009, 18:28

Good luck buat KRI DIPONEGORO-365. Selalu jaga nama baik Indonesia dan semoga seselesai bertugas kembali bersama keluarga dengan bahagia. Amin..

by Rina Marnita AS at 14 June 2009, 19:35

We are proud of you. Wish u all the best in helping create a peaceful world.

by Yudha PH at 14 June 2009, 19:44

Wah… hebat! Saluut!
Ternyata diantara alutsista milik TNI, ada juga yang bisa diandalkan.

Link-1 ngga penting, yang penting link-4-ran (lingkaran, bukan link-for-run), masuk dalam satu lingkaran kesatuan dalam bertugas.

Bravo TNI, ku percayakan padamu untuk membela negeriku tercinta ini.

Salam dari Indonesia.

by Brata Kurnia at 14 June 2009, 23:49

Kepada Yth: Komandan dan seluruh prajurit TNI yg bertugas di KRI Diponegoro365

Tetap semangat dan tingkatkan kewaspadaan dalam bertugas dengan terus menjaga dan membina hubungan baik antara angkatan bersenjata kita dengan angkatan bersenjata negara-negara sahabat di dunia.

TETAP SEMANGAT..,LEBIH BAIK PULANG NAMA DARIPADA GAGAL DALAM TUGAS

Salut,
Brata

by adhitya septriadi at 15 June 2009, 04:18

wah keren banget nih..>!!!

GOOD LUCK bro..!!!

Tetap semangat…!!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Sari Siswa Purnama Sari studied in Economics, majoring in Accounting at North Sumatera University (USU), 1997-2002. She began her endeavor with the international humanitarian organization in October 2005 under flag of the International Organization for Migration (IOM), almost 1 year since aftermath of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 9 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago