Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

KRI Diponegoro-365: Periksa kapal Penyelundup Senjata

14 May 2009, 11:37 , by I Wayan Suarjaya

 

Area of Maritime Operation (AMO), 11 Mei 2009,- Sesuai dengan misi dari MTF mencegah terjadinya penyelundupan sejata dan material terkait dari, dan ke Lebanon lewat laut. Itulah tugas pokok yang dilaksanakan sehari-hari oleh Kapal Perang Republik Indonesia KRI Diponegoro-365 dengan komandan Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah sejak bergabung dalam UNIFIL Maritime Task Force (Task Force 448) bersama unsur-unsur MTF dari Negara-negara lain seperti Belgia, Jerman, Turki, Yunani dan Italia.

Seperti hari-hari biasanya, KRI dengan jumlah ABK 100 orang personel tersebut sedang berada di daerah AMO _ di zone 3 dan melaksanakan tugas rutinnya. Siang itu sekitar pukul 13.00 LT KRI Diponegoro dan MTF Patrol Boat AITTITOS mendeteksi adanya _MV. Spring Horse dari kontak radar yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan hailing. Dari hasil hailing ternyata motor vessel tersebut memiliki data-data yang mencurigakan sehingga dilaporkan kepada MIO Comannder, selanjutnya mendapat perintah untuk melaksanakan boarding (Pemeriksaan) terhadap kapal tersebut. Beberapa saat kemudian terdengar Preyen “Peran Tempur Bahaya Permukaan-peran tempur bahaya permukaan kemudian KRI Diponegoro mendekat ke Motor vessel tersebut dilanjutkan Peran pemeriksaan dan penggeledahan”.

Satu (1) team boarding yang sudah terlatih dalam hitungan menit berserta 3 orang L.O dari LAF-N siap dengan senjata dan perlengkapannya. Mereka langsung diluncurkan dalam jarak kurang lebih 1000 yard menuju kapal target. Dengan menggunakan 2 RHIB (sekoci).

Kedua RHIB tersebut secara bergantian merapat di lambung kiri kapal untuk menaikkan team boarding ke kapal melalui tangga Jacob. Dengan penuh kewaspadaan mereka memasuki kapal target diterima oleh chiefmate sementara sebagian team melaksanakan body search terhadap crew yang sudah berkumpul di geladak buritan sesuai dengan perintah sebelumnya dari mother ship (KRI Diponegoro).

Chiefmate kemudian membawa sebagian team boarding menuju anjungan untuk melaksanakan pemeriksaan dokumen-dokumen kapal yang telah dipersyaratkan bagi setiap kapal yang berlayar. Dari hasil pemeriksaan kemudian ditemukan kejanggalan yang cukup memberi bukti adanya usaha penipuan data yakni No IMO dan IMMSI-nya yang tidak sama. Setelah penemuan tersebut team boarding party melanjutkan pemeriksaan ke ruangan-ruangan (kompartemen) untuk melaksanakan pencarian terhadap barang-banrang yang dicurigai telah dimuat di kapal tersebut. Ada satu benda yang menarik perhatian Komandan team boarding Lettu laut (P) Sadariyanto disalah satu ruangan lounge room ABK yaitu sebuah kotak ukuran besar yang berfungsi sebagai meja. Ia kemudian memerintahkan teamnya untuk membongkar kotak tersebut dan….ternyata didalam kotak tersebut terdapat sebuah senjata berupa pistol dalam sarung.

Keberadaan pistol tersebut didokumentasikan sebagai barang bukti adanya pelanggaran yang telah dilakukan oleh kapal tersebut. Selanjutnya diadakan kontak dengan LO yang masih berada di anjungan guna meneruskan berita adanya penemuan senjata tersebut ke mother ship, kemudian dari mother ship diteruskan ke MIO Commander (BNS Leopold 1). Tim boarding dinyatakan sukses dan latihan berakhir dengan penahanan terhadap kapal MV Spring Horse yang diperankan kapal Leopold 1.

Menurut Komandan MTF Rear Admiral J.T. Pynoo bahwa latihan yang disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat seperti Dubes RI di Lebanon Bagas Hapsoro, Dubes Belgia, Commander in Chief of LAF Navy Rear Admiral Ali El Mouallem dan staf serta sejumlah media local baik cetak maupun elektronik adalah untuk memperlihatkan/menunjukkan kepada media press khususnya, tentang koordinasi, kerjasama yang baik dan integrasi antara unsur MTF salah satunya KRI Diponegoro-365 dengan unsur-unsur LAF-Navy sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik dan sukses.

Sebelum pelaksanaan latihan Commander MTF RADM J.T Pynoo setelah memperkenalkan diri dan mengucapkan selamat datang kepada Dubes RI Bagas Hapsoro, Dubes Belgia dan sejumlah media massa memberikan briefing tentang missi dari Maritime Task Force, Komandan KRI Diponegoro-365 memaparkan tentang profile KRI Diponegoro sedangkan untuk Helly BO-105 yang onboard disampaikan oleh Pilot Kapten Laut (P) Panji P. Acara kemudian dilanjutkan dengan Tour kebeberapa bagian kapal salah satu Anjungan.

Komandan Satuan Tugas Letkol laut (P) Arsyad Abdullah menyampaikan ucapan terimakasih dan sangat berbangga karena bisa ikut bergabung dengan satuan tugas Maritime Task Force dengan Negara-negara lain dan sebagai satu-satunya Negara yang NONNATO.(GIE)

I Wayan Suarjaya Naval Captain (KH) I Wayan Suarjaya, born in Werdhi Agung (Northern Sulawesi) on 29 September 1972, graduated from PAPK (Perwira Prajurit Karir) in 1998, further assigned to Public Information Office of Indonesia’s Naval Headquarters assuming the responsibility as Naval...

Detail Profile »

5  Comments

by Eko Frimarsanto Mulyo at 14 May 2009, 12:00

Terakhir kali naik KRI tahun 1982-an,, KRI Samadikun, buatan Amrik tahun 50 an..itu juga lantaran salah satu perwiranya masih sodara ,mau nitip bibit Belimbing ntuk dibawa ke Jakarta…he..he..he.., lihat KRI Diponegoro kayanya anyar & profilnya buatan galangan kapal Belanda ya mas… , dengan warna standar UN penampilannya ngga kalah saat berpatroli bareng kapal peran negara lain, sayangnya di tanah air malah banyak KRI ngga bisa patroli jauh-jauh lantaran minimnya jatah solar….

by ambar at 14 May 2009, 13:57

KRI Diponegoro yang membanggakan … the newest Corvette in UNIFIL MTF … selalu siap setiap saat … tapi bukan semboyan rexona looh … ;-))

by Achmad Ridwan Sudirjo, SH at 14 May 2009, 14:23

Mohon ijin untuk mengutip artikel untuk group Tentara Nasional Indonesia di Facebook ….

by Salim Oemar at 4 June 2009, 05:36

wuuuiiiih,enak jg yah di kapal perang,kayak di hotel*****?mau dong ikutan…

by adhitya septriadi at 5 June 2009, 07:10

wow keren betul KRI Diponegoro..!!!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

547 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Octavianus Marthin Oktavianus MARTHIN Super Intendent (Lieutenant Colonel) Oktavianus MARTHIN, SIk., was born in Jakarta, October 25, 1970. After finishing senior high school in Jakarta in 1989, then became a cadet of Indonesian Police Academy in Semarang. Graduated from that Academy in the year...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Kursus MS Office Basic untuk Ibu-Ibu Rumah Tangga: The Power of Motherhood
Awalnya saya sedikit pesimis dengan kemungkinan berhasilnya program kursus MS Office Basic yang kami siapkan khusus untuk ibu-ibu rumah tangga. Bayangkan “ Ibu-ibu rumah tangga gitu looh ” seloroh istri... »
Ro'is Nahrudin , 1 day ago

Indobatt gelar Training of Trainer
Komitmen Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) untuk mencapai suatu keunggulan positif dibandingkan dengan satuan tugas dari kontingen lain, memerlukan inovasi yang kreatif dan berhasil guna bagi lingkungan dimana... »
Yogi Nugroho , 1 day ago

Pertemuan Satuan Polisi Militer di Lebanon
(Blate Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon). UN Military Police Meeting adalah acara pertemuan seluruh Satuan Polisi Militer Internasional yang tergabung dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB, khususnya UNIFIL... »
Muhammad Dahlan , 2 days ago

Budaya orang Congo berfotoria
Orang-orang Congo sangat hobi untuk berfoto ria, jadi jangan heran jika tukang foto keliling bisa ditemukan hampir di setiap sudut kota. Kebiasaan berfoto-ria ini memang sudah membudaya di masyarakat Congo,... »
Arny Wahyuni , 2 days ago

Senjata ampuh bikin bujur melepuh
Ayah nanti mau dibekelein apa balik ke Liberia ini?. Pertanyaan itu selalu muncul dari si Idung Pesek-ku saat ia menyadari bahwa masa cuti mudik si kampret ini hanya tinggal 1... »
Luigi PRALANGGA , 4 days ago

 

Recent Comments

Didut commented on Impresi gado-gado di Myanmar
a few seconds ago


Didut commented on Menu makanan [pengungsi] hari ini
a few seconds ago


Didut commented on Kinshasa, Aku Datang!
a few seconds ago


Didut commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


Arny commented on Budaya orang Congo berfotoria
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com