Area Of Maritime Operations (AMO, Senin, 5/10/09),- Setelah mengalami perbaikan selama lebih kurang 3 minggu di Galangan Kapal Hellenic (Hellenic Shipyard) Skaramanga Yunani sejak 9 September 2009, salah satu unsur Maritime Task Force (MTF) UNIFIL KRI Diponegoro-365 bertepatan dengan Hari Peringatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke-64 tepatnya 5 Oktober 2009, telah kembali bergabung bersama Unsur-unsur lain di daerah operasi (Area Of Maritime Operations) Lebanon.
Kapal satu-satunya NON NATO yang telah hampir merampungkan tugasnya sebagai pasukan perdamaian ini (selama 6 bulan) memang sempat tidak dapat melaksanakan tugasnya di AMO bersama unsur-unsur lainnya akibat kerusakan teknis yang dialaminya pada as propellernya sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk mengadakan perbaikan yang dilakukan oleh teknisi-teknisi handal Yunani termasuk dengan mendatangkan tekhnisi dari negara pembuatnya (negeri kincir Angin Belanda).
Sejak kembali memasuki daerah operasi terhitung pukul 11 malam tanggal 5 Oktober 2009, KRI dengan Komandan Letkol Laut (P) Arsyad abdullah telah melaksanakan hailing terhadap 4 buah kapal cargo dan tanker sehingga jumlah keseluruhan kapal yang telah dihailing selama hampir 6 bulan bertugas di AMO adalah sebanyak 591 kapal. Sementara unsur-unsur yang masih tergabung sampai saat ini adalah Kapal perang Jerman : FGS S77 Dachs, FGS S73 Hermelin, FGS Rhein dan sebagai kapal markas adalah FGS Schlewig-Holstein menggantikan kapal perang Itali Scirocco dengan commander Task Force RADM Juergen Mannhardt. Unsur-unsur lain adalah Kapal perang Itali (ITS Aviere), TCG Beykos (Turki) dan KRI Diponegoro-365. Kedepan masih akan bergabung 2 kapal lagi dari Yunani yaitu HS Starakis dan HS Nikiforos.
Komandan Satgas Kontingen Garuda XXVIII A/UNIFIL Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah berpesan, sehubungan dengan akan segera berakhirnya penugasan sebagai satgas MTF pada 18 Oktober mendatang dan dengan bergabungnya kembali bersama unsur-unsur MTF lainnya setelah cukup lama tidak melaksanakan tugas operasi akibat perbaikan agar menunjukkan yang terbaik khususnya Pos Informasi Tempur (PIT) dan Anjungan terutama pada saat melaksanakan latihan dengan kapal markas. “Setiap item latihan harus disiapkan semaksimal mungkin. Tunjukkan yang terbaik dari sisa waktu yang ada”, ujarnya.
Seluruh ABK juga kembali melaksanakn tugasnya dengan penuh semangat, suasana baru karena sejak mengadakan perbaikan beberapa pergantian terjadi termasuk pejabat MTF dari RADM Rugiere De Biase dari Itali kepada RADM Juergen Manhardt dari Jerman.
“Saya senang bisa kembali berada di daerah operasi. Tidak ada sesuatu kendala yang dialami personel Kri Diponegoro dalam melaksanakan tugasnya kembali meski cukup lama tidak melaksanakan tugas tersebut akibat perbaikan, hanya saya merasakan saat ini kapal markas bekerja lebih profesional”, ujar Letda Agung salah satu Perwira yang bertugas di PITT.
Sesuai rencana KRI Diponegoro-365 akan segera mengakhiri masa penugasannya pada 18 Oktober mendatang. Pada 8 Oktober 2009 akan dilaksanakan Medal Parade yang akan diadakan pada saat kapal berlayar oleh Comannder Task Force (CTF) RADM Juergen Mannhardt.






wah saya suka sekali dengan Kapal ini (mudah2an biasa lihat2 kapal ini secara langsung)..!! semoga Kapal ini dan seluruh crew yang bertugas di kapal ini dapat menjadi yang terbaik disetiap penugasan..!!
Pasti sangat berkesan dan merupakan pengalaman yang sangat berharga dapat dilibatkan dalam penugasan berskala global seperti ini.
Tentunya hal ini juga menjadi kebanggaan tersendiri untuk bapak-bapak dan keluarga, kami juga turut bersukacita mengetahui bahwa TNI kita dengan segala keterbatasannya tetap mampu berkiprah secara maksimal tidak hanya di tanah air tapi juga di dunia internasional.
Selamat Pak! :)