Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Muhammad IRAWADI

KONGA XXIII-A Mendukung “EAST GATE EXERCISE”

1 November 2007, 02:27 , by Muhammad Irawadi

 

Kemampuan tenaga medis pasukan Indonesia teruji dengan keikutsertaan dalam latihan gabungan di Sektor Timur. Latihan dengan kode East Gate Exercise yang berarti latihan digerbang Timur dari daerah operasi Sektor Timur. Daerah yang digunakan merupakan medan yang menjadi perbatasan Israel-Lebanon namun kenyataan dilapangan, tidak ada pembatas yang tampak antar kedua negara tersebut. Blue Line (garis batas) didaerah ini adalah hanya garis imaginer sehingga sering menimbulkan perselisihan antara Israel dan Lebanon.

Satu FMT (Forward Medical Team) pasukan Indonesia terlibat, terdiri dari lima orang personel sebagai tim evakuasi. FMT adalah unit ambulance yang merupakan kendaraan tempur VAB. Kegiatan latihan tersebut digelar di wilayah tanggung jawab India dan Spanyol. Shebaa Farm dan Ghajar adalah wilayah yang dipilih dan menjadi daerah yang tepat untuk aplikasi dihadapkan situasi sesungguhnya.

Dalam scenario, sebuah pos pasukan PBB diserang oleh kelompok bersenjata (Armed Element). Pos milik India di Shebaa Farm dihujani tembakan dan mortir. Akibat serangan ini banyak jatuh korban. Sebanyak 20 orang peacekeepers India menjadi korban. Pasukan India yang kerepotan menghadapi serangan melaporkan kejadian tersebut kepada Komando Sektor Timur dan meminta bantuan perkuatan untuk pengamanan dan evakuasi medis.

Sektor Timur mengirim pasukan bantuan beserta tim evakuasi termasuk ambulance Indonesia. Karena banyaknya korban serta jarak dari tempat kejadian cukup jauh, sehingga korban diangkut menggunakan Ranpur (Kendaraan Tempur) Indonesia, sedang yang parah menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit tingkat dua. Dengan perkuatan dari pasukan tambahan, kelompok bersenjata melarikan diri menuju Ghajar. Aktifitas bersenjata di Lebanon memang sering memanfaatkan wilayah perbatasan sebagai daerah persembunyian. Hal ini terutama karena penduduk diperbatasan masih berselisih tentang status kewarganegaraan. Hal ini yang membuat daerah perbatasan Israel-Lebanon yang Blue Linenya hanya garis imaginer merupakan Safe Heaven bagi gerakan milisi. Di Ghajar milisi bersebunyi didesa Ain Arab didalam salah satu rumah penduduk.

Setelah selesai melakukan evakuasi, FMT Indonesia mendapat perintah lanjutan untuk bergerak ke posisi di Ain Arab dimana milisi tersebut bersembunyi. Ini dilakukan untuk mendukung operasi pengepungan dan penggeledahan rumah tempat persembunyian. Pasukan Spanyol dengan tentara Lebanon (Lebanese Armed Forces) melakukan kontak tembak dengan milisi. Sedangkan tim evakuasi Indonesia, memperkuat proses pengepungan untuk menghindari korban yang tidak perlu. Milisi akhirnya menyerah dan dibawa oleh tentara Lebanon untuk diinvestigasi.

Latihan gabungan antar kontingen di sektor Timur merupakan pengaplikasian mekanisme bantuan perkuatan dan medis. Kegiatan untuk menghadapi setiap kemungkinan terburuk dihadapkan situasi yang mungkin terjadi. Saat ini konstalasi politik di Lebanon semakin hangat. Sehingga tahapan yang matang adalah meningkatkan kemampuan personel Unifil untuk menghadapi situasi terburuk. Komando Sektor Timur terdiri dari berbagai kontingen seperti Indonesia, India, Spanyol, Nepal, Malaysia, Filandia dan China. Namun yang terlibat dalam latihan tersebut adalah kontingen yang memiliki kemampuan medical mobile reaction termasuk Indonesia.

Muhammad IRAWADI Muhammad Irawadi Let Col. Muhammad Irawadi, has been supporting the Indonesian Battalion named as Kontingen Garuda/KONGA XXIII-A at United Nations Interim force in Lebanon (UNIFIL) since its deployment in early December 2006. Armed with hands-on experience during his first assignment as...

Detail Profile »




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Listiati Rumatupa Listiati Rumatupa, originally came from Pemalang, Central Java – Indonesia. An antropologist by academic from the University of Cendrawasih, Jayapura – Papua. She started her career in an NGO for Indonesian Family Planning Association (PKBI) in Papua where she worked...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 8 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago