Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Konga XX-G menangkan pertandingan Volley dan Sepak Bola

23 February 2010, 23:13 , by Agus Hermansyah

 

Postur badan yang tinggi dan besar, tidak menggetarkan nyali Tim Bola Volly Kontingen Garuda XX-G/MONUC dalam melawan Kontingen dari negara Guatemala, Banglades dan Nepal di Bunia Kongo, beberapa waktu lalu. Anggota Kompi Zeni TNI yang sebagian ditempatkan di daerah misi perdamaian di wilayah Bunia Kongo mengikuti pertandingan persahabatan antar Kontingen yang tergabung dalam misi perdamaiain yang disponsori oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa).

volly-1

Pertandingan Bola volly antara Kontingen ini disaksikan oleh peserta pertandingan dari berbagai negara di dunia. Walaupun sangat berat melawan tim Bola volly dari negara Guatemala dan Nepal, namun Tim Bola Volly Kontingen Garuda XX-G/MONUC yang dipimpin oleh Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold AP Ritiauw yang pada saat itu ikut bermain dapat memenangkan pertandingan tersebut.

volly-2

Kemenangan Tim Bola Volly Kontingen Garuda XX-G/MONUC di Bunia di ikuti oleh kemenangan Tim Sepak Bola Kontingen Garuda XX-G/MONUC yang di tempatkan di Dungu, daerah dekat perbatasan negara Uganda dan Kenya dalam melawan Tim Sepak Bola dari Kontingen Morocco yang bermarkas dekat Bumi Siliwangi Camp Dungu Kongo.

Kemenangan dengan skor 2-1 ini diperoleh dengan perjuangan yang sangat keras dan berat mengingat postur dan tinggi badan yang jauh lebih tinggi dan teknik bermain yang baik sangat merepotkan dan menguras tenaga Tim Sepak Bola Kontingen Garuda XX-G/MONUC. Namun perjuangan tersebut tidak sia-sia, sehingga Tim Sepak Bola Garuda XX-G dapat memenangkan Tim Sepak Bola Morocco yang tidak pernah terkalahkan selama bertahun-tahun dan selama adanya misi perdamaian di wilayah Dungu Kongo.

bola-1

Setelah pertandingan yang berlangsung selama 2 × 45 menit ini selesai Tim Kontingen Sepak Bola Morocco mengucapkan selamat kepada Tim Sepak Bola Garuda XX-G. Dan mereka mengatakan bahwa tidak menyangka bahwa Tim Sepak Bola Garuda XX-G dapat mengalahkannya, karena selama bertahun-tahun mereka belum ada yang mengalahkan di daerah Dungu Kongo dan merekapun mengatakan bahwa Tim Sepak Bola Garuda XX-G bermain sangat baik, sportif, serta mempunyai stamina yang baik sehingga sangat merepotkan Tim Sepak Bola Morocco. Namun Tim Sepak Bola Morocco berjanji akan kembali menantang Tim Garuda XX/G untuk membalas kekalahannya.

bola-2

bola-3

bola-4

bola-5

bola-7

Kesimpulannya bahwa dimanapun kita berada walaupun itu di medan operasi yang jauh dari pusat kota dan dengan keterbatasan yang ada bukan suatu alasan untuk mengharumkan nama bangsa seperti yang dilakukan oleh Kontingen Garuda XX-G/MONUC . SP-18/II/Konga XX-G/MONUC

Agus Hermansyah Captain Caj. Agus Hermansyah was born on 15 August 1971, prior his assignment under the Indonesian Engineering Company under the United Nations Mission in the D.R. Congo (Mission d’el ONU en Republique du Congo – MONUC) as Military Public Information...

Detail Profile »

1  Comment

by emisuati at 25 June 2010, 20:17

Ass Wr wb
Saya keluarga dari kapten CAJ Agus Hermansah,mohon minta email pribadinya, terimakasih semoga sukses dan sehat semuanya Amin.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Whisnu Kusardianto Recently serving at the United Nations Mission in Sudan as UN Military Observer, he is currently posted in Bor, Sudan. However, as many people said that the place named “Bor” is often associated with “bored”, he finds way to...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago