Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kompi Zeni TNI tembus isolasi Duru-Kongo

26 August 2009, 04:22 , by Leo Sugandi

 

Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F merambah Taman Nasional Garamba-Kongo guna merampungkan perbaikan jalan Dungu-Duru sepanjang 88 kilometer. Setelah sekian bulan berupaya menembus rimba belantara Kongo dan dengan kondisi curah hujan yang cukup tinggi, akhirnya hari Selasa (25/8) sebanyak 37 personel Garuda berhasil menembus isolasi Kota Duru. Kota Duru merupakan kota perbatasan antara Negara Kongo dengan Sudan. Saat ini Personel militer MONUC bersama pasukan FARDC tergabung dalam Operasi Rudia. Operasi tersebut merupakan operasi gabungan pasukan penjaga perdamaian PBB dan pasukan pemerintah Kongo yang bertujuan mengusir milisi LRA (Lord’s Resistance Army) yang selama ini menjadi sumber dari berbagai masalah keamanan di wilayah perbatasan Kongo dengan tetangganya, Negara Sudan dan Uganda.

Membuka isolasi daerah Duru berarti membuka jalan bagi badan-badan kemanusiaan PBB, sehingga dapat memberikan bantuan obat-obatan dan makanan bagi warga sipil yang menjadi korban konflik akibat aktivitas milisi bersenjata di wilayah perbatasan Kongo. Dengan terbukanya jalan Dungu-Duru berarti pula memberikan kesempatan pengerahan personel pasukan pemerintah Kongo untuk mengamankan wilayah perbatasannya yang selama ini menjadi tempat persembunyian milisi LRA.

Tireless Garuda Engineering Company

Stuck in the muds

Kerja keras prajurit TNI yang tergabung dalam misi PBB di Kongo dalam membuka isolasi kota Duru mendapat apresiasi positif dari pimpinan MONUC yang menilai personel Kontingen Indonesia telah bekerja tanpa kenal lelah dalam menembus taman nasional Garamba guna memperbaiki infrastuktur jalan yang menghubungkan Kota Duru dengan Kota Dungu.

Garamba National Park worsening roads

Kolonel Mundos yang merupakan Komandan Divisi pasukan FARDC wilayah Timur Kongo yang ikut hadir pada peringatan HUT RI di camp Kontingen Indonesia tanggal 17 Agustus lalu menjelaskan bahwa masalah utama yang ditemui di lapangan dalam pelaksanaan Operasi Rudia adalah kendala pendistribusian logistik kepada pasukan FARDC yang berada di garis depan. Hal tersebut diakibatkan oleh rusaknya transportasi darat dan minimnya alat angkut udara dukungan dari MONUC. Kolonel Mundos berharap dengan diperbaikinya jalan Dungu-Duru akan memperlancar proses pendistribusian logistik kepada pasukannya yang berada di perbatasan.

Saat menembus belantara Taman Nasional Garamba, Kontingen Garuda XX-F mengerahkan satu peleton alat berat yang menggunakan 3 buah dump truck, 1 unit dozer besar, 1 dozer kecil, 1 unit vibro roller, 1 unit backhoe loader, 1 buah loader, 1 unit truck cargo, 1 unit truck reo dan 1 buah ambulan. Pekerjaan perbaikan jalan Dungu-Duru pernah terhenti karena prioritas tugas bagi Satgas Konga XX-F diubah oleh MONUC Force Commander (pimpinan militer tertinggi misi PBB di Kongo) dari perbaikan jalan Dungu-Duru menjadi pembuatan camp bagi badan-badan kemanusiaan PBB dan camp bagi batalyon infanteri mekanis kontingen Negara Maroko.

Dozing in action

The Dozers in action

Local Spectators

Enthusiasted Locals

Pada saat yang sama, Kontingen Garuda XX-F yang berjumlah 174 orang dan dipimpin oleh Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo juga tengah mengerjakan pekerjaan perbaikan runway Bandar udara Dungu dan perawatan bandara Mavivi di Beni sekaligus menyelesaikan proyek renovasi kantor walikota Kota Dungu. SP-46/VIII/Konga XX-F/MONUC

Leo Sugandi Leo SUGANDI Leo Sugandi graduated from Norwich University (Military College of Vermont) with bachelor degrees in political science and history. An infantry man after commissioned into the Indonesian Army in 2001. Currently serving as Public Information Officer of the Indonesian Engineering Company under MONUC (UN mission...

Detail Profile »

2  Comments

by Jarwadi at 26 August 2009, 21:48

Membanggakan sekali kinerja TNI kita, pasti mereka mereka ini adalah yang rajin bekerja bakti sewaktu masih di Kampung.

Ayo T N I tunjukan kejayaan Indonesia di daerah Misi Penugasan …

Doa kami dari Kampung Halaman :)

by dewi at 27 August 2009, 07:26

pekerjaan yang tampak melelahkan…
semangat! kami semua mensupport kiprah bapak-bapak TNI nun jauh di luar sana.

oia, hutannya indah sekali ya :)

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Viking KARWUR Freelance web designer and blogger based in Jakarta & Bali, Indonesia. Founder WebPM – Indonesian web project managers network. Before “going-solo”, He was working as Senior Multimedia/Web Designer in Indonesia premier design agency AVIGRA based in Jakarta about 6 years.

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 8 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago