Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kawula PENGEMBARA

Kompi Zeni TNI perbaiki bandara Mavivi, D.R. Kongo

2 December 2008, 10:40 , by Kawula Pengembara

 

Satgas Kompi Zeni TNI Garuda XX-F yang lebih dikenal dengan Indonesian Engineering Company (Indoengcoy) memulai pekerjaan perbaikan Bandar Udara Mavivi, Beni dalam rangka mendukung tugas Monuc (misi PBB di Kongo) melaksanakan proses DDRRR (Disarmament, Demobilization, Repatriation, Reintegration and Resettlement) di negara Republik Demokratik Kongo.

Pemeliharaan bandara Mavivi dikerjakan oleh Peleton Alat Berat (Ton Alber) yang memiliki alat-alat berat seperti: excavator, greader, dozer, loader, vibro wales, water tank dan dump truck.

Pemeliharaan Bandara meliputi perataan runway yang belum diaspal tersebut. Untuk pemerataan runway digunakan bahan timbunan dari Limonite (sejenis tanah merah) yang diambil dari daerah Kianzaba yang berjarak 30 Km dari Bandara Mavivi.

Berdasarkan recce (survey) yang dilakukan sejak 6 November lalu oleh tim survey Kompi Zeni TNI dan Airport Engineer dari Monuc yaitu Mr. Gautham Mukhopadhyay (WN India) dan Airops Mavivi Airport Mr. Ghulam (WN Iran) diperoleh data bahwa terdapat beberapa titik runway yang dapat membahayakan penerbangan, khususnya saat pesawat landing atau take-off.

Mulai titik 300 sampai dengan 1600 terdapat banyak lubang dan gelombang yang diakibatkan oleh sistem drainase yang kurang baik sehingga menyebabkan air tergenang disepanjang runway.

Menurut Kapten (Sus) Michael Mulyono, MT, Perwira Seksi Pemeliharaan Airport, pekerjaan pemeliharaan bandara Mavivi meliputi 4 tahap pekerjaan, yaitu: Perataan (leveling), Penambalan (filling), Penyiraman dengan air (spraying water) dan Pemadatan (compacting) runway sepanjang 2.120 meter dengan lebar 78 meter. Disamping itu, akan dilaksanakan pula perataan dan pemadatan apron dan helipad yang kesemuanya membutuhkan 3.268 m3 limonite. Pekerjaan yang dimulai sejak minggu lalu tersebut diperkirakan akan selesai dalam jangka waktu 6 bulan mengingat pekerjaan baru dapat dilakukan hari Sabtu dan Minggu saat tidak ada aktivitas penerbangan di bandara.

Bandara Mavivi menjadi sarana transportasi yang penting di wilayah Timur Kongo sebagai penghubung antara kota Beni dan wilayah sekitarnya dengan kota-kota lain di Kongo. Disamping itu, Mavivi Airport menjadi salah satu titik penting bagi pengerahan pasukan FARDC (Forces Armee Republique Demokratik du Congo/ Pasukan Pemerintah Kongo) dalam menjaga keamanan dan untuk menghalau ancaman dari pemberontak, khususnya kawasan Timur negara yang kaya akan emas dan berlian tersebut.

Seperti diketahui, sejak 2003 Indonesia telah mengirimkan pasukan Zeni TNI setiap tahun ke Kongo untuk bergabung dalam Monuc (Mission de l’Organisation des Nations Unies en République Démocratique du Congo/misi PBB di Kongo). Saat ini terdapat 175 personil TNI dibawah komando Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo yang bergabung dengan 17.000 pasukan PBB lainnya yang disebar ke seluruh wilayah Kongo guna menghentikan pertikaian yang terus berlangsung seiring dengan perjalanan sejarah bangsa yang dulu terkenal dengan nama Zaire.

Kawula PENGEMBARA Kawula PENGEMBARA Kawula Pengembara is a new comer in peacekeeping system he happened to be in Africa for some reasons or another. He loves to travel and has lots of stories. He has a single seater flying background and he loves adventures...

Detail Profile »

3  Comments

by Luigi Pralangga at 2 December 2008, 10:49

Yakin kok jerih payah Kontingen Zeni TNI di DR Congo gak akan terlupakan! – tetep semangat dalam mendukung misi MONUC di Kongo.

Untuk di UNMIL – Liberia, Engineering Company dipegang oleh PakRAM (Pakistan Battalion for Road and Airport Maintenance), meski memang tugas mereka berat sekali – infrastruktur transportasi di Liberia masih carut-marut.

by Yulita lea at 4 December 2008, 04:11

Bangganya punya TNI yang bisa membantu pembuatan airport negara lain. BRAVO!!

by Fachrie at 10 December 2008, 04:15

Setidaknya segala usaha, daya dan upaya dan prestasi yang diukir di negara lain dapat mendapat tempat di hati masyarakat kita Indonesia, semoga hal ini dapat menghapus pandangan masyarakat
“bahwa TNI hanya bisa menghamburkan anggaran negara”
semoga saja secuil berita ini dapat menyadarkan mereka yang memandang sebelah mata aura TNI

Ya Allah berikanlah rekan” yang bertugas di luar sana kesehatan baik lahir maupun batin, dan mudahkanlah tugas mereka walaupun itu semua memang terasa berat.

fa-inna ma’a al’usri yusraan , inna ma’a al’usri yusraan (Al-Insyirah 5-6)
 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Ossy DERMAWAN Ossy DERMAWAN First Lieutenant Ossy Dermawan, an armor officer, currently served with Indonesian Battalion at United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), based in Adshit Al Qusayr, South Lebanon as an Armor Officer and Liaison Officer. Engaging in his first international assignment as...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago