Kegiatan Induction Training yang rutin dilaksanakan oleh UNIFIL, merupakan pengetahuan tambahan bagi para kontingen Satgas yang baru tiba di Lebanon dalam melaksanakan misi perdamaian PBB. Demikian pernyataan Komandan Satgas (Dansatgas) Force Protection Company (FPC) – Letkol Inf Fulad usai mengikuti Induction Training yang dilaksanakan oleh bidang Training Unit UNIFIL ( United Nation Interim Force In Lebanon ) di Naqoura Camp, Lebanon, Kamis (14/01/2010).
Induction Training yang berlangsung selama 4 hari (11-14 Januari 2010), diikuti oleh 22 personel Militer terdiri dari kontingen Denmark, Italia, Slovenia, Spanyol, Republik Siera Lione, Nigeria, Jerman dan Turki serta 2 personel Sipil dari China dan Irlandia. Sementara, Satgas Indo FP Coy mengirimkan 4 wakilnya yakni Dansatgas FP Coy Konga XXVI-B2 Letkol Inf Fulad didampingi oleh Pasiop Indo FP Coy Kapten Psk Yossafat , Dantim-2 Indo FP Coy Kapten Mar Rivelson Saragih dan Serma Shahrul Nasution .
Dikatakan oleh Dansatgas, materi yang diterapkan dalam Induction Training diantaranya meliputi :
- Pengenalan tentang perkembangan politik di Lebanon
- Tugas dan mandat UNIFIL & UNSCR 1701
- Pengenalan budaya masyarakat Lebanon
- Diskusi pengamanan di daerah Naqoura Camp dan Naqoura Extention Camp
- Child Protection & Human Rights
- UN Values and Competencies & UN System
- ICRC Mandate and Activies in Lebanon
- Conduct and Discipline
- Rules of Engagement / State of Alert
- Gender in Peace keeping
- Best Practices in Peacekeeping Operations serta Pengetahuan tentang Lebanese Army Force.
Kegiatan Induction Training yang berlangsung selama 4 empat hari tersebut, dibagi dalam dua tahap yakni melaksanakan kegiatan Training Unit selama 3 hari didalam ruangan, dengan metode Briefing and Discuss dan melaksanakan Tour ke seluruh Area Operations di Lebanon, dengan harapan para peserta dapat menyerap seluruh materi yang diprogramkan dalam kegiatan tersebut.
Dengan mengikuti Induction Training ini, diharapkan dapat memperoleh gambaran tentang semua informasi terkini dan sistem yang berlaku dalam Area Operation UNIFIL serta dapat melaksanakan tugas operasi dengan sebaik-baiknya, dengan tetap berpegang pada aturan-aturan yang telah diberlakukan oleh UNIFIL sebagai pengendali seluruh Satgas perdamaian dunia, khususnya di Lebanon, tambah Dansatgas.



Recent Comments
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago