Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kawula PENGEMBARA

Komandan Brigade Ituri tinjau camp Satgas KONGA XX-F

30 October 2008, 10:11 , by Kawula Pengembara

 

Komandan Brigade Ituri, Brigadir Jenderal L.B. Thapa meninjau camp Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F di Dungu, wilayah Timur negara Republik Demokrasi Kongo (29/10). Kunjungan Brigjen Thapa tersebut guna melihat kesiapan pasukan Indonesia yang baru saja melakukan rotasi pasukan dalam melaksanakan tugas di bawah bendera PBB/MONUC (misi PBB di Kongo). Kunjungan itu juga terkait dengan meningkatnya eskalasi gangguan keamanan di kawasan tersebut.

Dalam kunjungannya, Brigjen Thapa mengingatkan Kontingen Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas dan tetap bertindak sesuai prosedur yang telah ditetapkan PBB. Disamping itu, Komandan Brigade juga mengaku puas dengan hasil pekerjaan Kontigen Indonesia dalam pekerjaan pembuatan bandara Dungu. Brigjen Thapa memuji pekerjaan Kontingen Indonesia yang dinilai selalu tepat waktu dan sesuai dengan harapan PBB.

Saat ini, Kontingen Indonesia tengah menyelesaikan pekerjaan penyempurnaan bandara yang meliputi pembuatan Fuel Farm , jalan seputar bandara, pembuatan kantor, area parkir serta area untuk generator set . Dalam melaksanakan tugasnya, Kontingen Garuda mendapat bantuan pengamanan dari pasukan Maroko sejumlah 1 Detasemen sementara pengamanan di wilayah luar bandara dilakukan oleh pasukan FARDC (Forces Armee Republique Democratic du Congo)/ Tentara Nasional negara Republik Demokrasi Kongo.

Disamping meninjau camp dan lokasi kerja Kontingen Indonesia , Brigjen Thapa yang berasal dari Nepal juga meninjau rencana lokasi penempatan pasukan FARDC di sekitar wilayah Dungu sebagai basis pertahanan terhadap pergerakan pasukan milisi yang meresahkan masyarakat Kongo. Saat ini, kondisi di Kongo, khususnya di wilayah Timur semakin memanas akibat pasukan milisi menyerang beberapa wilayah guna mengambil alih pemerintahan. Disamping itu, masyarakat Kongo juga memprotes kehadiran pasukan PBB yang dinilai tidak dapat mengontrol situasi keamanan serta tidak dapat menghentikan aksi-aski milisi bersenjata. Beberapa waktu sebelumnya, aksi protes terhadap kehadiran pasukan PBB di Kongo sempat digelar di depan 4 camp pasukan PBB di wilayah Goma dan 1 orang warga sipil dikabarkan tewas dalam aksi tersebut.

Sementara itu, Komandan Brigade FARDC, Kolonel Mundos mengaku bahwa saat ini di wilayah Dungu terdapat 3 Batalyon pasukan FARDC, dimana 2 batalyon merupakan tentara regular FARDC dan 1 batalion merupakan campuran eks milisi yang direkrut menjadi Tentara Nasional negara Republik Demokrasi Kongo. Akibat banyaknya eks milisi yang menjadi militer, sering kali anggota FARDC sendiri bertindak indisipliner seperti mabuk, memeras, merampok, dan aksi-aksi negatif lainnya.

Saat ini di negara Kongo terdapat 175 personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F yang bertugas memberikan bantuan Zeni kepada MONUC (Misi PBB di Kongo). Kontingen Garuda XX-F di bawah pimpinan Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo tersebut saat ini tengah mengerjakan penyempurnaan bandara Dungu dan pembuatan Lapangan Tembak bagi tentara nasional Kongo/FARDC di wilayah Nyaleke.

Kawula PENGEMBARA Kawula PENGEMBARA Kawula Pengembara is a new comer in peacekeeping system he happened to be in Africa for some reasons or another. He loves to travel and has lots of stories. He has a single seater flying background and he loves adventures...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Nurul Rochayati Nurul is currently resides in Kyoto, Japan and is pursuing her masters degree in International Relations at Ritsumeikan University Japan. She is nothing new to non-governmental organization line of work, as she has been working for various research organizations during...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago