Informasi berikut ini berdasarkan laporan dari negara-negara anggota PBB, The United Nations Country Team pada wilayah pendudukan Palestina, mitra organisasi kemanusiaan yang berwenang dan terlibat dalam bantuan kemanusiaan.
Tinjauan umum
1. Setelah sepuluh hari dari operasi militer oleh Angkatan Pertahanan Israel (IDF), maka situasi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk, sedangkan oeprasi serangan darat yang merangsek lebih jauh ke wilayah dalam Gaza, termasuk daerah padat penduduk. Pada 4 Januari, ICRC mengabarkan bahwa situasi dilapangan penuh dengan kekacauan dan sangat berbahaya. Keleluasaan bergerak sangat terbatas dan dipengaruhi oleh berlanjutnya pertempuran, dimana wilayah administrasi Gaza dan Gaza Utara telah terisolasi penuh dari keseluruhan wilayah jalur Gaza.
2. Menurut Departemen Kesehatan (Depkes) Palestina, pada pukul 1800 di Gaza jam (1600hrs GMT) pada tanggal 6 Januari, jumlah korban sejak Israel mulai melancarkan operasi militernya di Gaza telah meningkat menjadi 640 orang, dengan perkiraan persentase jumlah korban wanita dan anak-anak mencapai 30 persen. Jumlah total terluka sejak operasi dimulai mencapai lebih dari 2800, sekitar 45 persen dari mereka adalah anak-anak dan wanita. Menurut Depkes Palestina, enam staf medis telah terbunuh dan 30 luka-luka, sementara 11ambulans juga terkena serangan, empat akibat serangan langsung dan sisanya mengalami kerusakan parah.
3. Pada tanggal 6 Januari, laporan awal menunjukkan bahwa pada pukul 13,45 jam GMT, tiga selongsong artileri mendarat diluar kantor kemanusiaan PBB – UN Relief Assistance (UNRWA) di Jabalia Prep Girls C, sebuah sekolah yang mengakibatkan setidaknya 30 korban dan 55 terluka. Sekolah itu digunakan sebagai tempat perlindungan. Tiga warga Gaza juga terbunuh di malam tanggal 5 Januari, saat sebuah bangunan sekolah yang dikelola oleh UNRWA di Kota Gaza terkena serangan udara Israel. Korban tersebut adalah termasuk empat ratus orang yang berlindung di sekolah tersebut yang lari mengungsi dari rumah mereka di Beit Lahiya di Gaza utara. Sekolah itu jelas ditandai sebagai bangunan instalasi PBB/instalasi UNRWA yang mana sebelumnya koordinat GPS dan semua instalasi UNRWA di Gaza dilaporkan kepada pihak berwenang Israel. Sepanjang pagi pada 6 Januari, sebuah camp pusat kesehatan di UNRWA Al Burej juga menderita kerusakan dan mengakibatkan sepuluh orang luka-luka, termasuk tujuh UNRWA staf, karena serangan roket yang ditujukan pada bangunan terdekatan. Selain itu gudang logistik dari konrtaktor WFP logistik yang menyimpan sekitar 360 ton bahan makanan juga hancur terkena serangan pada tanggal 5 Januari, yang akhirnya membunuh satu orang dan dua lainnya terluka kritis.
Pada tanggal 5 Januari, menurut WHO, di Al-Awda kamar rumah sakit darurat di Gaza utara telah rusak oleh selongsong artilleri yang mendarat 15 meter dari pintu masuk.
4. Fakta bahwa meningkatnya jumlah korban sipil dan jumlah bangunan yang handcur karena serangan ini, pada tanggal 5 Januari, ICRC (Palang Merah Internasional) meminta semua pihak untuk dapat menghargai warga sipil dan bersama-sama mematuhi hukum kemanusiaan internasional yang berlaku, atas pelarangan serangan langsung atas warga sipil/tak bersenjata ,serangan militer membabi-buta, dan sasaran tembak yang terletak di atau dekat daerah-daerah padat penduduk.
5. Sekitar 14 rocket telah ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel pada tanggal 6 Januari, menjangkau daerah Gedera, yang merupakan target serangan terjauh sejak 27 Desember, dan jarak tersebut hanya 30 km dari Tel Aviv. Pada 5 Januari, ICRC yang melaporkan bahwa Magen David Adom melaporkan sebanyak empat orang tewas dan 335 luka-luka (13 luka parah) sejak awal operasi Israel di Gaza.
Seorang ibu dan anak-anaknya (Warga Israel) berlindung dari serangan roket.
6. Setelah pertemuan antara Sekretaris Jenderal PBB dan para Menteri Delegasi Arab, Dewan Keamanan akan melakukan rapat pada jam 1500 GMT pada tanggal 6 Januari, dimana pada diskusi yang sedang berlangsung adalah membahas rancangan resolusi seruan gencatan senjata dengan segera. Saat ini ada tiga unsur upaya terpisah dari pencetus-misi perdamaian (peace-seeking-mission) berada di lapangan (Timur Tengah), yaitu: Presiden Prancis Sarkozy, Uni Eropa dan Perwakilan Troika kuartet – Tony Blair.
Kebutuhan prioritas:
Pasokan BBM: Industri bahan bakar diperlukan untuk membangkitkan Power Plant di Gaza, yang telah ditutup sejak 30 Desember. Penggantian sepuluh unit transformer yang rusak juga sangat diperlukan, serta koordinasi agar para teknisi untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur lainnya.
Distribusi gas memasak: Walaupun gas untuk keperluan memasak telah disalurkan pada jaringan pipa oleh Israel pada sisi daerah Nahal Oz kepada pihak Palestina, namun belum ada yang berani mengambilnya karena kekhawatiran menjadi sasaran tembak. Koordinasi diperlukan untuk mengumpulkan pasokan gas memasak dari toko di sepanjang perbatasan wilayah, dari Nahal Oz dan selanjutnya untuk distribusinya.
Wheat/Gandum: Wheat/gandum untuk para pabrik roti lokal untuk konsumsi kemanusiaan dan distribusi makanan. Penyeberangan Karni konveyor adalah jalur satu-satunya dari mekanisme yang dapat menyalurkan impor atas jumlah gandum yang dibutuhkan di Jalur Gaza saat ini. jalur penyeberangan ini tetap tertutup.
Uang Kontan: Uang kontan keras, sejak lama tetap tidak diperbolehkan memasuki Jalur Gaza meski amat sangat diperlukan, termasuk untuk UNRWA yaitu untuk program distribusi uang tunai bagi 94.000 penerima tunjangan, juga sebagai “uang gaji program kerja cash-for-work” dan bagi program lainnya serta pembayaran tagihan pada rekanan/pemasok UNRWA.
Keleluasaan bergerak di Jalur Gaza: Saat ini dalam gerakan Gaza sangat terbatas dan berbahaya. Penting untuk stabilitas keamanan ditingkatkan sehingga populasi dapat bebas bergerak dapat dilakukan, terutama untuk ambulances untuk mencapai populasi yang terkena dampak, untuk kemanusiaan pelaku untuk mencapai stok di gudang dan melakukan distribusi, dan staf teknis untuk memperbaiki kerusakan pelayanan publik. Bakeries/Pabrik Roti juga membutuhkan akses pasokan gas yang tersimpan di stasiun gas di sepanjang wilayah perbatasan.
Catatan: News dan foto dikompilasi dari berbagai sumber dan satu-satunya hak cipta dari masing-masing pemilik. Sitrep disediakan sebagai referensi only.
Dear Luigi,….
Gimana nih kabare di negeri orang, semoga baik saja. Oh yah selamat tahun baru, baik tahun baru Hijriah 1430 maupun Masehi 2009, semoga perdamaian menjelang di semua negara di dunia.
Tapi ngomongin perdamaian kayaknya gak berlaku di jalur Gaza. Israel tetep kekeuh mengebom bangsa dan anak-anak Palestina. Sementara UN kayaknya jadi macan ompong setiap kali harus berhadapan dengan Israel yang tentu saja selalu didampingi pamannya, Paman Sam.
Saya jadi teringat, beberapa tahun lalu adik saya yang kuliah di Jogjakarta pulang saat liburan kuliah. Dia memakai kaos biru yang sewarna dengan bendera UN dengan lambang dan tulisan UN besar di bagian dada. Cuman yang membuat saya tertarik adalah singkatan UN di kaos itu bukan UNITED NATIONS, tapi UNITED OF NOTHING !
Kalao melihat penderitaan saudara-saudara di Palestina, saya jadi ingin membeli kaos UN tadi, United of Nothing.
Thanks.
Iim
Bang …
Kenapa sih PBB gak bisa stop Israel?
__________________________________
Yokie Harsuyono
Offices, Indonesia
Cushman & Wakefield
Argh… saya hanya bisa meringis & sediiih tiap kali melihat berita di TV semakin banyak korban sipil yang berjatuhan terutama anak2 & perempuan.. Mereka tidak bersalah, namun harus menanggung semua itu :((
Saya percaya UN sudah berusaha maksimal meredam perang ini, dan memang sulit menghadapi Israel yang didukung oleh negara2 adidaya yang notabene byk pejabatnya pun sebenarnya turunan Yahudi! Harus diakui, Israel mempunyai strategi jitu dlm melakukan ini smua.
Hmmm… dan rasanya tidak akan pernah ada kata damai di antara Palestina & Israel! Bahkan hal ini pun sudah dijelaskan dalam hadist HR. Bukhari Muslim yang dikemukakan 14 abad yg lalu, bahwa tidak akan pernah ada damai kecuali kiamat datang.
Yah… Dan saya hanya bisa mendoakan smoga serangan ini segera berakhir dan smoga bangsa Palestina diberikan ketabahan & kesabaran. Saya percaya Tuhan pasti sudah menyiapkan tempat terbaik di surga bagi korban-korban kekejaman Yahudi.
Amiinn…
Assalaamu ‘alaykum
Dear Kang Luigi,
Salute… selalu mengirim berita terkini..sangat bagus untuk menambah wawasan kontingen kita yang ssedang menunaikan misi di kongo ini.
Best Regards,
Major Ubaidillah
LO – IEC / SO Engineer – Ituri Bde
Mas Lugi,
AJKH atas update,
Best Regards : Agus Arifin
Part Operation – PT trakindo Utama
( Batuhijau ) NTB – INDONESIA
Dear Kang Lui,
Thanks untuk update postingan nya. Rasanya sedih dan miris melihat kondisi sodara-sodara kita di Palestine. Smoga keadaan seperti ini segera berakhir aman tentram damai (seperti slogan dari UN sendiri Peacekeeping dapat terlaksana). Amin amin amin ya Robal alamin.
Wassalam
Gugum
perang di manapun selalu melahirkan kesengsaraan untuk orang yang tidak terlibat, saya miris lihat foto2 masyarakat itu
Kejam dan tidak berprikemanusian, saya mengutuk perbuatan mereka kang…Semoga Allah membalas segala perbuatan Zionis Israel . Amien
Kang Luigi, salute buat updated postingannya. Sama sperti Inggrid, saya juga meringis ngeri melihat & membaca beritanya… Hhhhhgh… mengerikan seandainya saya ada ditengah-tengah lokasi perang. Saya juga khawatir & prihatin sama keadaan pasukan Garuda kita di Lebanon, mudah-mudahan gak ada yang kena peluru nyasar. Semoga mereka bisa menjaga diri mereka dengan baik. Saya juga punya harapan yang sama untuk kebaikan, dan saya benci perang… Kenapa sih PBB gak bisa menghentikan perang ini? Kenapa sih PBB gak bisa stop Israel? Semoga PBB tetap bisa commit sama prosedur tetap dari UNIFIL PBB yang dijadikan pedoman untuk setiap tindakan sebagai pasukan penjaga keamanan. Saya disini hanya mengingatkan, perang Gaza BUKAN perang agama. Semoga semua insan menyadarinya …..
Gaza , peralihan tahun 2008-2009: Kota padat berpenduduk sekitar 1,5 juta orang
mayoritas pengungsi akibat pengusiran biadab Israel sejak tahun 1948, 1967, dan ekspansi ilegal pemukiman yahudi yang tak pernah menghormati perjanjian yang dibuatnya sendiriitu mencekam.Sejak 27 Desember 2008, pesawat-pesawat Israel yang dilengkapi dengan bom-bom terbaru kiriman Washington membombardir kota ini. Ehud Barak, Menteri Pertahanan Israel , menyatakan bahwa operasi berjudul “Cast Lead” ini akan memakan waktu lama. Hingga hari ini, 510 orang telah meninggal dunia dan ribuan luka-luka. Tidak ada jurnalis diizinkan masuk. Bantuan medis pun kesulitan.
Demonstrasi bergolak dari Jakarta sampai Eropa. Dari Jordania hingga Amerika. Posko bantuan dibuka di mana-mana, meskipun masih sangat kurang dibandingkan kebutuhan penduduk Gaza .
Hati saya sakit saat ada yang berkata: “Ngapain kita ngurusin Palestina?, *wong negeri kita saja masih amburadul”.
Semoga kita tidak melupakan sejarah bahwa Al-Hajj Amin Al Husaini, Mufti Palestina, adalah orang pertama yang menyiarkan kemerdekaan Indonesia di radio internasional.
Alasan (*) yang sepintas terlihat nasionalis ini adalah pengkhianatan kejam pada nasionalisme Indonesia itu sendiri. Preambule Undang-undang Dasar 1945 mendeklarasikan dengan jelas perlawanan pada segala bentuk penjajahan.
Soekarno dan Hatta berkali-kali menandaskan bahwa nasionalisme Indonesia tumbuh di taman kemanusiaan. “Jangan pikirkan hal lain kecuali Indonesia “ adalah logika yang menghina keindonesiaan.
Hati saya lebih sakit lagi saat ada yang mengatakan “Itu kan salah HAMAS sendiri yang tidak mau damai dan menembakkan roket!”
Media di Indonesia terlalu berpihak pada Palestina, nih…gak berimbang!”
Lalu, yang berimbang itu seperti apa? Seperti media massa Barat yang lebih menyalahkan HAMAS, menyiarkan propaganda Israel bahwa serangan ini adalah respon dari tindakan HAMAS menyerang Israel, menyalahkan sikap HAMAS yang memutus gencatan senjata?
Sepertinya kita harus menelaah peringatan Finkelstein, seorang ilmuwan Yahudi, dalam bukunya Beyond Chutzpah: On the Misuse of Anti-Semitism and Abuse of History dan Image and Reality of Israel-Palestinian Conflict. Sejarah telah dibajak untuk tidak pernah mengkritisi Israel dan media massa pun tidak bebas dari pembajakan ini. Untuk melihat bias media barat dalam isu Palestina, silakan buka www.ifamericansknew.org
Bahkan, menurut saya, media di Indonesia masih terlalu berpihak pada Israel . Tidak ada yang menyebutkan fakta bahwa pemutusan gencatan bersenjata oleh HAMAS itu didahului oleh surat protes gerakan perlawanan itu atas terbunuhnya 4 orang petani di Gaza oleh tentara Israel . Tidak ada yang mengingatkan bahwa Israel terus melanggar perjanjian damai yang disepakatinya sendiri dengan membiarkan pemukiman ilegal terus tumbuh.
Kita juga tak boleh lupa dengan tembok pemisah apartheid Israel yang memutus akses rakyat Palestina pada kebutuhan vital kehidupan. Belum lagi blokade Gaza yang lebih kejam dari Blokade Berlin pada masa Perang Dingin.
“Itu kan salah HAMAS sendiri yang tidak mau damai…”
Sampaikan pernyataan itu pada Bung Tomo dan para pendiri negeri ini. Alhamdulillah, para pendiri negeri ini menolak iming-iming perdamaian palsu di bawah ketiak Ratu Belanda. Soekarno bahkan menantang: “Ini dadaku, mana dadamu!”
Kalau kita menggunakan logika yang sama, berarti kita mendukung Agresi Militer Belanda pada tahun 1948.
“Itu kan salah para pejuang kemerdekaan Indonesia yang tidak mau damai!” – Tidak banyak yang mengingatkan bahwa Israel berdiri dengan berkubang darah pembersihan etnis yang menghalalkan pembantaian dan pengusiran terhadap penduduk asli Palestina (Ilan Pappe: The Ethnic Cleansing of Palestine ).
Komunitas Yahudi yang hidup dalam perdamaian di bawah Khilafah Utsmaniyah tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan saudara-saudara mereka yang mengungsi dari kebiadaban Eropa dan membawa ide rasis radikal untuk mendirikan Israel (Amy Dockser Marcus, Jerusalem 1913). Bayangkan, komunitas yahudi saat itu yang sekecil komunitas muslim di Swedia saat ini tiba-tiba menuntut Negara sendiri dengan luas wilayah yang melebihi luas wilayah penduduk aslinya. Kalau muslim di Swedia tiba-tiba menuntut mendirikan Negara Islam, mereka pasti segera dicokok dan dilabeli teroris.
Memori pembantaian ini dihapus dari sejarah dunia dan dari kesadaran rakyat Israel . Pada saat yang bersamaan, kenangan pahit ini terus hidup di antara rakyat Palestina. Maka, sangat sulit bagi orang Palestina untuk menerima perdamaian yang tidak pernah berpihak pada mereka, lha wong keberadaan Israel saja tidak legal! Wajar jika popularitas HAMAS semakin lama justru semakin meningkat.
Indonesia saat itu tegas tidak mengakui Israel karena melihat fakta ini. Sayang, kini banyak yang sudah lupa. Banyak yang terjebak dalam narasi fiktif “ Israel yang cinta damai terancam keberadaannya oleh HAMAS yang ekstrimis yang tidak mau damai”.
Kalaupun kita harus menerima fakta bahwa berdasarkan hukum rimba Israel itu eksis, tidak berarti bahwa kita berhak menyalahkan mereka yang menghendaki perdamaian sejati yang lahir dari kemerdekaan. Saya mendukung proses perdamaian, tapi harus dengan dialog yang adil dan terbuka yang melibatkan HAMAS sebagai kekuatan riil di Timur Tengah.
Tidak sekedar perjanjian sepihak yang dibuat AS dan Israel lalu dipaksakan pada Palestina.
I don’t side with any of them. Tapi “perang” gak berimbang ini membuat saya mencari-cari info mengenai israel…, dan saya menemukan istilah Irgun. Salah satu resource di internet yang sempat saya liat:
http://www.economicexpert.com/a/Irgun.html
Wow…, apa bedanya irgun dengan al-qaeda? Kedua-duanya melakukan terrorisme. Dan pendukung2nya (seperti halnya pendukung al-qeda /organisasi serupa), memandanganya sebagai freedom figthers.
Pada titik ini saya jadi mikir… Apa bedanya jews dan arabs? _They
look the same to me. They look, literally, the same_ (perhatikan
hidungnya). Lantas apa bedanya islam dan judaism? Kedua-duanya punya istilah yang benada merendahkan bagi orang di luar kalangan mereka (disilam kita akrab dengan isitlah kafir, di judaism ada istilah goyim. Setali tiga uang).
Kedua-duanya sama-sama berpandangan: di islam kafir darahnya halal (gak perlu apologist disini, ini sudah terlalu sering saya dengar dan baca), sementara di judaism…. mencuri dari goyim dibolehkan (cari di google: Baba Mezia 24a — salah satu chapter di Talmud).
Hate speech? Di kalangan Islam kita kenal (contoh lokal aja): abu
bakar basyir. Di judaism ada : aduh lupa namanya. Cukup ngetop di AS. coba search mulai dari kata “chabad lubavich”.
Di amrik: Jews punya ADL (anti defamation league), islam punya CAIR. Kedua-duanya kerjaannya sama: menggunakan tameng “anti-semit” /“islamophobia” untuk membungkam orang yang gak sependapat dengan mereka. Sick. Dan lucunya, nama bos ADL: ABRAHAM foxman, sedangkan bos CAIR: IBRAHIM Cooper.
Waduh, banyak lagi deh kesamaan lainnya. They have one thing in
common: supremasi etnik: judaism for jews, islam for the arabs.
Apa lagi ya, kali itu aja deh. Yang jelas gw gak sreg ama “abrahamic religions”. Kayaknya racist banget, bikin kisruh aja. Mengutip mel gibson: “you’re the reason why there is war”.
Eh, ada berita nyeleneh lagi. Ada berita2 mulai tersebar china
“terlibat” konflik timur tengah; ditemukan “bukti” salah satu roket
yang ditembakan hamas adalah buatan china. Dan mulai orang2 fanatik (disisi israel) mengutuki china… dengan kecaman standar: china anti-HAM, free tibet, etc, etc, …. whatever.
Komentar gw: Huh? So what gitu loh? Itu senjata2 israel buatan amerika koq gak diributin? Udah biasa kali ya, jadi gak seru lagi kalau dijadiin berita. itu berita kan cuma untuk menyeret china ke clusterfuck yang mereka buat di middle east. Kebiasaan banget nyeret2 orang ke deepshit. Dasar egosentris kata gw mah.
Gw sih berharap china tetap diam, dan mengabaikan gonggongan2 itu, dan tetap konsen dengan pengembangan dirinya dan kawasan regional. I’m with china. Jangan mau diseret-seret ke urusan middle east.
Gw sih concernya ama keluarga / teman2 gw di indo, jangan sampai itu konflik “menular” ke kawasan kita.
Wo xihuan zhongguo! Mudah2an ada ekspansi pusat2 kebudayaan china dan indonesia di Indonesia, sebagai counter culture pengaruh timur tengah.
Put indonesia back in the “east-asian” map! sekarang serasa out of place banget: “lho koq ada arab mini di asia timur? gak harmonis banget ama sekitar.”.
Saludos,
Raka
Dear Kang Lui,
Thanks untuk update postingan nya. Rasanya sedih dan miris melihat kondisi sodara-sodara kita di Palestine. Smoga keadaan seperti ini segera berakhir aman tentram damai (seperti slogan dari UN sendiri Peacekeeping dapat terlaksana). Amin amin amin ya Robal alamin.
Wassalam
Gugum
Nuhun kang Luigi. Saya tidak setuju dengan perang. Cuma kadang2 perang itu menjadi jalan terakhir apabila cara lain gagal. Itu sudah nature-nya manusia.
Sedih memang melihat korban sipil berjatuhan di Gaza.. Gencatan senjata sepertinya “hil yg mustahal”.
Biar imbang perangnya-tidak seperti “david n goliath”, mungkin Iran dan Egypt bs masuk menggempur israel biar rada imbang.
The rest? Berdoa aja biar perang ga meluas n jadi Perang Dunia 3 ato “clash of civilization”
Lord God, please hear our prayer.. Ameen..
Salut buat Mas Luigi yang tetep bisa posting foto dan tulisan… foto-fotonya luar biasa banget…. Untuk masalah Israel dan palestina… dari jaman dahulu selalu hasilnya sama…. Selalu israel yang menang… karena dari awalnya didukung Amerika dan Inggris hingga saat ini….. entah sampai kapan pertikaian itu akan berhenti…. kami hanya bisa mendoakan agar para rakyat palestina yang tak berdosa terutama Anak-anak dan para ibu selalu berada dalam lindungan Allah SWT….. Saya yakin suatu saat Azab akan turun kepada kaum Zionis Israel…. Amien.
thx info terbarunya. Ditunggu info² terbaru selanjutnya :D.
gk bisa koment banyak liat berita di TV baru kemarin nonton TV setelah sekian lama gk nonton, selama ini baca di internet aja.
keterlaluan ya kang, mereka itu…. kasihan orang-orang sipil itu…,
Salam,
Kasihan sekali…Mudah2an Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi mereka semua..dan Semoga konflik ini bisa segera berakhir dengan damai…Amin
Salam,
Dewi
morning mas…
gmana kbr mas, sory lama bgt ga kasih kabar sama mas neh.. nyesel bgt pas mas cuti saya ga bs maen ke bekasi, yang penting smua sehat2 aja ya mas… oya gmana baby nya mas? di kasih nama siapa? kalo cuti lg mudah2an mas skeluarga bs maen ke bandung jd bs kenal lbh baik, btw, ikut prikatin dg situasi di timteng mas, smoga teman2 garuda selalu dlm lindungan ALLAH dan selalu waspada dan siap dlm menjalankan tugas!
saha harapkan tentara indonesia jangan halang-halangi pasukan hizbullah di lebanon untuk menyerang israel dengan roket2nya. mereka sangat berdosa berdiam diri melihat saudara-saudara mereka di bantai di gaza. andaikan israel di sebelahnya indonesia, sayalah orang pertama yang akan meluncurkan roket ke jantung kota israel dan tentaranya yang biadap2 itu.. ya Allah kapankah indonesia menjadi negara islam, supaya tentara yang dikirim tidak menjadi penonton pembantaian saja. malah menghalang-halangi aksi jihad saudara-saudaranya.. sebenarnya israel adalah virus di negara arab, coba bayangkan kenapa ada israel di tengah-tengah daratan arab, yang dikelilingi mesir, arab saudi, libanon, irak, iran, siria, dll.. disana kita bisa melihat bahwa dahulu tahun 1946 israel diproklamirkan inggris sebagai negara ditengah tanah rampasan palestina untuk menghancurkan islam dari sana, sekarang bisa kita lihat tawa-tawanya amerika mengirim senjata tercanggih ke negara bonekanya israel untuk membantai umat muslim.. solusinya hamas harus menang di gaza, dan untuk tentara inonesia di pasukan garuda bantu tentara hizbullah menyerang dari utara.. insyaAllah akan menang.. setelah itu ada kata damai..karena virusnya hilang..yakinlah jika islam yang memimpin kembali tanah palestina pasti akan aman. karena dahulu sudah dibuktikan ketika salahudin menguasai palestina ratusan tahun..semua agama hidup rukun dan damai disana, tidak seperti sekarang kita melihat kebiadaban..
@tohri
sebagai koreksi, roket Hezbollah maupun HAMAS tidak pernah mencapai jantung Israel (bila yang dimaksud adalah ibukota Tel Aviv), karena jarak jangkaunya ga nyampe.
Kemerdekaan Israel juga bukan tahun 46 melainkan 48.
1 Batalion yang Mechanized dari Indonesia tidak akan merubah keadaan, malah akan memperkeruh. terlihat jelas ketidak kompetenan anda dalam menyoroti hal perang secara teknis.
Mas Tohri, yang menderita di Gaza bukan hanya kaum muslim, tapi kaum Kristen Palestina. Dan juga di Tepi Barat sama saja. Ini adalah perjuangan orang Palestina secara umum, jangan disempitkan dalam sentimen agama saja. Perjuangan Palestina adalah perjuangan yang butuh bantuan dunia, bukan orang Islam saja.
Buat Mas Pralangga, keep the update mas, terutama dari sisi UN, jarang diulas euy di media lokal utk sudut pandang UN.
Ya, Allah…. mohon lindungi kaum-kaum yang tertindas dari kezaliman bangsa yahudi yang Engkau laknat! Amiin…
Korban Palestina betapa mulianya kau
Andai saja aku bisa memberikan sesuatu hal yang berguna disana akan aku berikan tapi hanya doa saja sekarang yang bisa aku berikan semoga engkau segera terlepas dari ujian ALLAH
dari kebiadapan israel…..
Ya ALLAH berilah kemudahan saudaraku dipalestina.amin!.
Miris juga mendengarnya, sampai2 bangunan milik UN juga terkena serangan. Semoga terciptanya kedamaian atas konflik yg sedang terjadi.
Jabat erat dari tanah air.
HARRI
UNFAO
Representation in Indonesia
Buat Pak Tohri, saya setuju dengan Pak Enrico bahwa yang menderita di Gaza bukan hanya kaum muslim, tapi kaum Kristen Palestina juga. Ini adalah perjuangan orang Palestina secara umum, jangan disempitkan dalam sentimen agama saja. Perjuangan Palestina adalah perjuangan yang butuh bantuan & perhatian dunia, bukan orang Islam saja. Sepatutnya & seharusnya umat manusia saling mengasihi. Untuk tambahan informasi saja. Buat pengetahuan umum bagi kita semua, sejarah mencatat bahwa : Kehidupan bangsa Palestina diwarnai toleransi tinggi, terutama bila melihat kepedulian Otoritas Palestina dan birokrasinya dalam memelihara kota-kota suci Yerusalem dan Betlehem. Bahkan, di Hebron di mana terdapat Gua Macpela (makam Abraham, Ishak, dan Ribka), kini sebagai Masjid Ibrahimi dipelihara dan dihormati oleh orang Palestina.
Kepedulian tersebut, bukan sentimen keagamaan semata. Namun, karena rakyat Palestina merasa memiliki lokasi-lokasi sejarah dan religius. MAKA, mereka merasa harus mempertahankannya secara moral, agama, dan hukum. Mereka juga memperhatikan Masjid al Aqsa, Masjid Omar di Kota tua Yerusalem, yang berdekatan dengan tempat ZIARAH KRISTEN Via Dolorosa. Kedua pusat Islam dan Kristen itu bersebelahan dengan Tembok Ratapan yang dihormati pemeluk Yudaisme (Yahudi).
Gaza yang kini bergolak, tentu merupakan sisi lain Palestina. Pada Pemilu pertama Palestina 1995, Betlehem dan Nazareth, dikawal pasukan perdamaian Palestina-PLO, karena mustahil kota kelahiran Yesus Kristus tersebut dikawal Tentara Israel. Tentara Israel berjaga di kejauhan dan tidak bersiaga secara demonstratif. Ketua PLO Yasser Arafat menunjukkan toleransinya sebagai pemimpin Palestina. Pada setiap Natal, Arafat bersama istrinya, Suha Tawil (pemeluk Katolik Ortodoks) dan putrinya, Sahwa mendatangi Betlehem. Pemimpin Palestina itu membaringkan putrinya di palungan Yesus di Gereja Nativity, lalu mengucapkan ayat Injil Lukas 2:18 “Segala puji bagi Allah di tempat yang maha tinggi dan damai sejahtera di bumi!”
Dari tujuh juta orang Palestina, (3,5 juta di pengungsian), terdapat 20 persen pemeluk Kristen atau sekitar 1,4 juta warga Kristen Palestina. Mayoritasnya, PEMELUK AGAMA ISLAM dan sedikit pemeluk Ismaliyah. Dalam politik Palestina, kepemimpinan orang Kristen pun nyata dan menonjol. Mereka itu seperti halnya Dr Hanan Ashrawi, (bekas Menteri Pendidikan Otoritas Palestina dan kini menjadi anggota Majelis Naisonal-Parlemen). Sedangkan, yang lebih senior lagi misalnya George Habash dan Hawatmeh. Keduanya pemimpin Front Popular untuk Pembebasan Palestina (PFLP) dan Front Nasional untuk Pembebasan Palestina (NFLP).
Ketika perlawanan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pimpinan Yasser Arafat meningkat menjelang proses perdamaian dengan Israel (1988-1993), kedua tokoh Kristen Palestina tersebut menyingkir ke Damaskus, Suriah. Keduanya memilih hijrah ke Suriah, karena berbeda pendapat dengan Arafat. Kedua tokoh Palestina itu menolak berdamai dengan Israel. Maka tak ada jalan lain kecuali meninggalkan tanah Palestina yang dicintai.
Hingga kini, keduanya masih berdiam di sana dan kabarnya George Habash yang sudah tua itu mulai sakit-sakitan. Tiga tahun lalu, diberitakan oleh Dubes Palestina di Jakarta saat itu, H.E. Ribhi Awad bahwa mereka itu masih menetap di Damaskus, Suriah. Sayang, George Habash yang sudah semakin tua, kondisi kesehatannya merosot,” kata Ribhi Awad saat itu.
Dalam perjuangan militer Palestina, khususnya dalam melawan kekerasan Israel, George Habash yang berkumis dan berjenggot itu kabarnya amat berani. George ditakuti pasukan Israel, karena pemberani dalam bertempur dan tegas dalam menghadapi siasat penindasan Israel. Sayangnya, Habash dan Hawatmeh bersilang politik dengan Arafat, sehingga keduanya memilih mengasingkan diri ke Damaskus.
Tokoh Kristen lainnya terkenal juga adalah Dr Sammy Mussalam, sekretaris pribadi Presiden Otoritas Paletina dan Ketua PLO mendiang Yasser Arafat. Doktor Mussalam adalah alumni Universitas Harvard, AS.
Mussalam mungkin seusia Dr Danielle, putri Wali Kota Ramallah, yang juga sangat anti-Israel. Pada saat Pemilu pertama Palestina awal 1997 yang difasilitasi PBB dan diawasi beberapa negara Arab, Danielle yang fasih berbahasa Inggris, Prancis, dan Jerman menjelaskan, proses Pemilu bersejarah itu. Lulusan American University of Beirut, Lebanon itu mengaku, sikap anti-Israelnya “mungkin sejak dalam kandungan.” Dia dendam karena negerinya dicaplok Israel, sehingga banyak rakyatnya tertindas dan terpaksa mengungsi. Bahkan, banyak yang terbunuh, termasuk ayahnya.
Tokoh utama lainnya adalah Jenderal Kemal Adenan, Panglima Palestina pemeluk Kristen itu tewas terbunuh oleh pasukan Israel dalam Perang Lebanon (1982-1984). Israel menyerbu Beirut Barat, demi melumpuhkan kekuatan PLO pimpinan Arafat. Banyak lagi figur yang tidak disebut satu persatu.
Pengawalan Betlehem, Yerusalem, Hebron, dan Tepi Barat menunjukkan kepedulian Otoritas Palestina terhadap tempat- tempat suci Islam dan Kristen.
Rumor di Tepi Barat, adalah Israel mau menjaga pusat-pusat ziarah Kristen dan Islam, karena menghasilkan devisa bagi APBN Israel. Hal tersebut tentu hilang bila Palestina Merdeka terbentuk dan otomatis Yerusalem Timur, Betlehem, dan Hebron terhisab dalam teritori Palestina. Palestina akan siap mempertahankan kota-kota suci Yerusalem, Betlehem, dan Hebron yang memang berada di Tepi Barat.
Begitulah pak Tohri, demikian, sedikit ulasan tentang Sejarah Palestina. Sekali lagi, saya disini hanya mengingatkan, perang Gaza BUKAN perang agama. Semoga semua insan menyadarinya ….. (Amin).
Salam buat Kang Luigi & semua correpondents.
@enrico
p. terimakasih sebelumnya atas tanggapan dan koreksi taun berdirinya israel menjadi negara yaitu th 1948.
maaf jangan disalah artikan perang agama itu, perang agama bagi umat islam adalah mempertahankan kehormatan agama itu, krisis kemanusiaan di palestina sekarang ini adalah cara yahudi menghina islam karena palestina adalah negri para nabi dan kiblat solat umat islam pertama sebelum ka’bah. tidak ada cara yang lebih baik mengatasinya yaitu dengan perlawanan yaitu jihad, . negri palestina sejak berdirinya israel mengalami penjajahan, setiap negera yang dijajajah seperti halnya indonesia melakukan perlawanan, dan para pejuang gerilya kita dikatakan teroris oleh belanda. negera kita merdeka dikarenakan banyaknya aksi jihad yang dilakukan masarakat dan digelorakan oleh pesantren-pesantren.
sejak rntuhnya hilapah di turki sekitar 80han tahun silam, umat islam dikotak-kotakkan dalam negara masing-masing tampa peduli saudaranya yang muslim ditempat lain, padahal telah dijelaskan bahwa sesungguhnya uat islam diseluruh dunia ini bersaudara, dimanapun ada oarang muslim maka disanalah batas negri muslim. lihatlah perbandingan sejarah ketika islam memimpin dunia ini, yaitu sebelum keruntuhan hilafah islam dalam masa keemasan, dunia tidak pernah dihebohkan dengan berbagai isu kemanusiaan seperti yang kita dengar tiap hari. karena islam diturunkan sebagai rahmatan lil alamin,
mengenai isu ini perang agama atau tidak. percaya atau tidak percaya ini adalah isu yang dilontarkan zionis untuk memutarbalikkan fakta. umat islam sangat ditakuti untuk bersatu, karena jika umat islam bersatu tidak ada yang mampu mengalahkannya.
isu-isu yang sangat ditakuti adalah isu kebangkitan jihat, maka isu jihat sekarang dipadamkan dengan menghapus kata-kata ang bisa meyatukan mat islam seluruh dunia.
yahudi konon adalah biang kerok segala petaka di muka bumi ini. termasuk perang dunia I dan II. bagaimana tentu tidak ada yang percaya…tapi ini kenyataan dan sudah kita lihat semua bukti-buktinya dengan jelas.. sampai sekarang pengaruh yahudi atas keputusan amerika sangat kuat..
ini adalah pendapat tentang ini
Awadl Al-Qorni : Menghancurkan Hamas Berarti Menghancurkan Islam
Riyadl-Infopalestina : Seorang da’i Saudi Arabia dan juga mantan dosen jurusan Aqidah di Universitas Al-Imam Muhammad Ibnu Su’ud, Awadl Al-Qorni menegaskan, gempuran militer Israel terhadap Gaza tidak hanya menghabisi gerakan perlawanan Islam Hamas, tetapi ditujukan untuk menggempur ummat Islam dan Arab secara keseluruhan. Disamping memperluas wilayah Israel di kawasan Timteng.
Dalam pernyataan persnya kepada Quds Press kemarin (6/1), Al-Qorni menghimbau dunia Arab dan Islam untuk melakukan solidaritasnya terhadap rakyat Palestina. Memang sudah ada gerakan di kalangan Arab dan Islam, dalam hal ini, namun menurut dia belum cukup memenuhi kebutuhan. Ia mengatakan, tak ragu bahwa gerakan ummat Islam dan dunia dalam solidaritasnya terhadap Palestina jauh lebih baik dari sebelumnya. Namun demikian belumlah cukup. Kami di Saudi punya gerakan yang luas. Sejumlah ulama mengeluarkan penjelasan dan himbauan untuk bersolidaritas terhadap Gaza. Mereka juga berperan active dalam membentuk dukungan terhadap Gaza. Gerakan ini sangat penting tetapi diharapkan perkembanganya lebih gencar lagi.
Al-Qorni mengatakan, yang menjadi target gempuran Zionis bukanlah Hamas semata. Tetapi perang Zionis ini ditujukan untuk menggempur ummat Islam dan Arab.
Adapun Hamas adalah pemimpin perangnya, tidak lebih dari itu. Kalaupun mereka dapat menghancurkan Hamas akan tetapi wilayah Islam dan Arab masih luas, termasuk di dalamnya Madinah Munawarah yang akan menjadi target berikutnya.
Sebelumnya timur Yordania, beberapa bagian Irak, Suriah dan Libanon sudah menjadi target serangan Israel. Namun perlawanan Hamas kali ini tak dapat dipungkiri akan menggagalkan rencana Zionis ini.
Al-Qorni kemudian menolak mengaitkan Hamas dengan Iran. Ia menyebutkan sejumlah berita yang mengatakan keterkaitan ini tidak bisa dipercaya. Ia menyerukan Iran untuk menghilangkan ketakutan dunia Arab dan Islam dari sejumlah aksinya di Irak.
Ia mengatakan, saya percaya apa yang terjadi di Irak dari sejumlah kelompok yang ada kaitanya dengan Iran tidak ada yang perlu ditakutan. Inilah kewajiban Iran untuk meyakinkan dunia Arab dan Islam agar tidak mengkhawatirkannya.
Tetapi yang aku bisa yakinkan ke dunia bahwa Hamas tidak akan ikatan apapun dengan Iran. Ideologi, pemikiran ataupun siasat politik Hamas berbeda sama sekali dengan Iran. Mungkin saja antara Hamas dan Iran ada kesamaan dari sisi permusuhanya terhadap Israel. Akan tetapi keduanya sangat beda, ungkapnya. (asy
ini lansung dari www.infopalestina.co…
@enrico
p. terimakasih sebelumnya atas tanggapan dan koreksi taun berdirinya israel menjadi negara yaitu th 1948.
maaf jangan disalah artikan perang agama itu, perang agama bagi umat islam adalah mempertahankan kehormatan agama itu, krisis kemanusiaan di palestina sekarang ini adalah cara yahudi menghina islam karena palestina adalah negri para nabi dan kiblat solat umat islam pertama sebelum ka’bah. tidak ada cara yang lebih baik mengatasinya yaitu dengan perlawanan yaitu jihad, . negri palestina sejak berdirinya israel mengalami penjajahan, setiap negera yang dijajajah seperti halnya indonesia melakukan perlawanan, dan para pejuang gerilya kita dikatakan teroris oleh belanda. negera kita merdeka dikarenakan banyaknya aksi jihad yang dilakukan masarakat dan digelorakan oleh pesantren-pesantren.
sejak rntuhnya hilapah di turki sekitar 80han tahun silam, umat islam dikotak-kotakkan dalam negara masing-masing tampa peduli saudaranya yang muslim ditempat lain, padahal telah dijelaskan bahwa sesungguhnya uat islam diseluruh dunia ini bersaudara, dimanapun ada oarang muslim maka disanalah batas negri muslim. lihatlah perbandingan sejarah ketika islam memimpin dunia ini, yaitu sebelum keruntuhan hilafah islam dalam masa keemasan, dunia tidak pernah dihebohkan dengan berbagai isu kemanusiaan seperti yang kita dengar tiap hari. karena islam diturunkan sebagai rahmatan lil alamin,
mengenai isu ini perang agama atau tidak. percaya atau tidak percaya ini adalah isu yang dilontarkan zionis untuk memutarbalikkan fakta. umat islam sangat ditakuti untuk bersatu, karena jika umat islam bersatu tidak ada yang mampu mengalahkannya.
isu-isu yang sangat ditakuti adalah isu kebangkitan jihat, maka isu jihat sekarang dipadamkan dengan menghapus kata-kata ang bisa meyatukan mat islam seluruh dunia.
yahudi konon adalah biang kerok segala petaka di muka bumi ini. termasuk perang dunia I dan II. bagaimana tentu tidak ada yang percaya…tapi ini kenyataan dan sudah kita lihat semua bukti-buktinya dengan jelas.. sampai sekarang pengaruh yahudi atas keputusan amerika sangat kuat..
ini adalah pendapat tentang ini
Awadl Al-Qorni : Menghancurkan Hamas Berarti Menghancurkan Islam
Riyadl-Infopalestina : Seorang da’i Saudi Arabia dan juga mantan dosen jurusan Aqidah di Universitas Al-Imam Muhammad Ibnu Su’ud, Awadl Al-Qorni menegaskan, gempuran militer Israel terhadap Gaza tidak hanya menghabisi gerakan perlawanan Islam Hamas, tetapi ditujukan untuk menggempur ummat Islam dan Arab secara keseluruhan. Disamping memperluas wilayah Israel di kawasan Timteng.
Dalam pernyataan persnya kepada Quds Press kemarin (6/1), Al-Qorni menghimbau dunia Arab dan Islam untuk melakukan solidaritasnya terhadap rakyat Palestina. Memang sudah ada gerakan di kalangan Arab dan Islam, dalam hal ini, namun menurut dia belum cukup memenuhi kebutuhan. Ia mengatakan, tak ragu bahwa gerakan ummat Islam dan dunia dalam solidaritasnya terhadap Palestina jauh lebih baik dari sebelumnya. Namun demikian belumlah cukup. Kami di Saudi punya gerakan yang luas. Sejumlah ulama mengeluarkan penjelasan dan himbauan untuk bersolidaritas terhadap Gaza. Mereka juga berperan active dalam membentuk dukungan terhadap Gaza. Gerakan ini sangat penting tetapi diharapkan perkembanganya lebih gencar lagi.
Al-Qorni mengatakan, yang menjadi target gempuran Zionis bukanlah Hamas semata. Tetapi perang Zionis ini ditujukan untuk menggempur ummat Islam dan Arab.
Adapun Hamas adalah pemimpin perangnya, tidak lebih dari itu. Kalaupun mereka dapat menghancurkan Hamas akan tetapi wilayah Islam dan Arab masih luas, termasuk di dalamnya Madinah Munawarah yang akan menjadi target berikutnya.
Sebelumnya timur Yordania, beberapa bagian Irak, Suriah dan Libanon sudah menjadi target serangan Israel. Namun perlawanan Hamas kali ini tak dapat dipungkiri akan menggagalkan rencana Zionis ini.
Al-Qorni kemudian menolak mengaitkan Hamas dengan Iran. Ia menyebutkan sejumlah berita yang mengatakan keterkaitan ini tidak bisa dipercaya. Ia menyerukan Iran untuk menghilangkan ketakutan dunia Arab dan Islam dari sejumlah aksinya di Irak.
Ia mengatakan, saya percaya apa yang terjadi di Irak dari sejumlah kelompok yang ada kaitanya dengan Iran tidak ada yang perlu ditakutan. Inilah kewajiban Iran untuk meyakinkan dunia Arab dan Islam agar tidak mengkhawatirkannya.
Tetapi yang aku bisa yakinkan ke dunia bahwa Hamas tidak akan ikatan apapun dengan Iran. Ideologi, pemikiran ataupun siasat politik Hamas berbeda sama sekali dengan Iran. Mungkin saja antara Hamas dan Iran ada kesamaan dari sisi permusuhanya terhadap Israel. Akan tetapi keduanya sangat beda, ungkapnya.
ini lansung dari www.infopalestina.co…
mas Luigi yg selalu dilindungi Alloh SWT, sedih..dan geregetan tiap lihat berita sodara kita di Palestine.
Kalo saja Israel punya nurani………..Sahid untuk sodara2 kita yg gugur….amiin