Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Inspeksi Watsan & oleh-oleh khas dari pasar di Tubmanburg

12 April 2009, 18:38 , by Luigi PRALANGGA

 

Air dan pasokan air bersih adalah kebutuhan bagi setiap orang. Pihak misi pemulihan perdamaian PBB di Liberia (UNMIL) dalam mendukung kinerja para kontingen peacekeepers, salah satunya adalah memastikan bahwa fasilitas penyediaan air bersih berjalan baik dan lancar. Kualitas pasokan air bersih dan bebas bakteri adalah tujuan utama pihak Water & Sanitation Unit dari Engineering Section, UNMIL. Berbicara perihal upaya pihak misi menyediakan sarana air bersih kepada segenap jajaran kontingen peacekeepers yang bertugas di berbagai daerah di pedalaman Liberia adalah dengan mengirimkan unit pengolah air yang dipelihara dan dioperasikan dibawah pengawasan seorang Water & Sanitation Engineer.

Teringat akan kunjungan kerja dimasa lampau ke pedalaman, dimana saya ditemani oleh seorang Water & Sanitation Engineer, dia adalah wanita cantik aslinya dari Peru, sebutlah namanya Rosa Hesedahare. Kita berdua berkunjung ke lokasi dimana pasukan peacekeepers dari Kontingen Pakistan bertugas, yaitu di Tubmanburg, sekitar 100 km arah barat dari ibukota Monrovia.

Si Mbak Hesedahare ditugaskan untuk memeriksa instalasi pengolahan air minum milik UNMIL yang dioperasikan oleh satuan mekanik dari anggota kontingen Pakistan disana, yang diberitakan sejak 2 hari lalu si mesin filtrasi dan pompa air dari unit instalasi itu mengalamai ‘batuk & pilek’, walhasil tidak sedikit anggota perwira dan sejumlah pasukan Pakistan disana menjadi ‘manja’ – maksudnya mandi jarang demi menghemat jumlah konsumsi air. Hehehehe…

Lokasi markas Besar Pakbatt-1 (Pakistan Battalion-1) berada tidak jauh dari Danau Bomi (Bomi Lake), yaitu sebuah danau buatan yang berasal dari mining pit (Lubang Penambangan) bijih besi yang lama ditinggalkan tak terurus, dimana telanan air tanah pada sisi dasar tambang itu mencuat keatas menjadikannya danau. Nah dari danau itulah sumber air dan pasokan air bersih batalion Pakistan di Tubmanburg itu berasal. Dari kejauhan terlihat sangat besar sekali si diameter danau itu mungkin sebanding dengan seperempat luas kawah gunung tangkuban perahu, dan dari cerita penduduk setempat mengisahkan bahwa si danau ini kedalaman dasarnya mencapai 200 meter lebih.

Air danau terlihat sangat jernih dan semakin dalam berubah menjadi kebiru-biruan gelap, serem juga melihatnya seperti danau tanpa dasar begitu.. ramai ikan-ikan sejenis ikan mujair tumbuh berkembang biak disana, juga termasuk selusin lebih ular phyton menurut cerita orang kampung setempat juga oleh anggota mekanik kontingen Pakistan yang mengoperasikan unit instalasi air bersih itu. Keberadaan saya disana adalah menerima masukan dari Watsan (Water & Santitation) Engineer akan unit water filtration yang telah dipesan/beli oleh pihak misi dan menyusun laporan kinerja dari mesin itu agar kemudian disampaikan bilamana ada klaim warranty atas perangkat mesin filtrasi tersebut.

& cooking purposes) by the Pakistani battalion in Tubmanburg, Liberia." />

Mbakyu Hesedahare ini, meski parasnya kecil mungil dengan piawai memeriksa panel kontrol mesin dan water bleeder (tangki air berbentuk bantal raksasa) yang besarnya seumpama kasur gajah bengkak, bersama dengan seorang anggota kontingen berjalan hilir-mudik, sementara menunggu si kampret ini kemudian berlanjut berbincang dengan anggota kontingen lain-nya yang sedang sibuk mengisi air yang sudah disaring kedalam truk tangki untuk kemudian dibawa ke markas Pakbatt.

Dibantu oleh 2 rekan staff lokal, dia berkeliling dan mundar-mandir memeriksa peralatan sembari si Kampret ini menunggu didalam ruang kontrol:

Kemarin saya melihat ular phyton disisi danau masuk ke semak-semak, diameternya itu paling tidak sebesar paha saya..” ujar si Akheem, seorang anggota kontingen berpangkat kopral itu. Ramai memng mendengarkan cerita para anggota kontingen itu, dengan berbahasa Inggris yang agak terbata-bata, mereka dengan semangat bercerita tentang bagaimana angkernya si danau ini dan lain sebagainya.

Lepas tengah hari, usai mengerjakan pemeriksaan dan menyusun laporan temuan di lapangan, si Mbakyu Hesedahare bersama sikampret ini kemudian bergegas menuju fasilitas penampungan di Markas Pakbatt guna mengambil sampel air tambahan selain dari beberapa sampel air danau tadi. Bagi mereka yang bertugas di Tubmanburg, sudah pasti faham benar bahwa tidak ada satupun restoran yang dirasa cocok dilidah orang asing ini, selain warung nasi ala Liberia yang notabene masakannya adalah sup dari beraneka macam daging mulai dari serpihan ikan asap, potongan daging ayam dan daging sapi atau bushmeat lain-nya serta fufu, sejenis adonan kenyal dari tepung singkong. Sudah pasti tidak akan dilirik dan mengen dilidah kita-kita, maka diputuskannyalah untuk mengganjal makan siang ini dengan membeli pisang sambil buru-buru kembali ke Monrovia.

Berhentilah kita pada sebuah pasar tradisional, dengan maksud mencari buah-buahan untuk disantap saat itu dan kalaupun ada sisanya dibawa pulang. Buah-buahan yang umum banyak tersedia di pasar adalah pisang dan nanas saja.

Ternyata, sambutan hangat anak-anak di pasar itu memang menyenangkan, apalagi saat mereka bersorak setelah kilat lampu blits ini menyambar mereka yang sudah siap berpose ala aktor film-laga. Oleh-oleh dari Tubmanburg kali itu menghasilkan lebih dari sekedar pisang, ternyata.. berikut beberapa jepretan-nya:

Dody Muhtar Taufik Dody Muhtar Taufik, currently holding a rank in Major Cavalry. Graduated in 1995 from Indonesia’s military academy, Possesses various military course to include Basic Armor, Staff Officer’s Course, Para Trooper and several other to include the latest in Civil Military...

Detail Profile »

3  Comments

by herna kurnia at 13 April 2009, 06:29

Lama banget saya tidak berkunjung di situs ini karena satu dan lain hal… :)

Om Luigi di foto ini masih kurus yaaa… Btw, anak-anak itu sumringah banget yaak..

Pengen rasanya suatu saat bisa “jalan-jalan” sampe pelosok kayak gitu…

Goog Luck

by Tjut Herlita at 14 April 2009, 07:23

Terimakasih Beritanya dan selamat bertugas untuk Prajurit indonesia……

salam Super..
Tjut Herlita
Jkt

by College Research Papers at 23 February 2010, 19:00

A great article indeed and a very detailed, realistic and superb analysis, of these books, very nice write up, Thanks.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

551 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Puguh PAMUNGKAS Puguh PAMUNGKAS With extensive hands-on experience in Movement Control and Air Operation field, Puguh Pamungkas contributed a significant role under the flag of UNHAS – United Nations World Food Programme Humanitarian Air Service, based in Banda Aceh, Aceh province – Indonesia. His...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Kecil Kecil Cabe Congo
Urusan perut memang ngga bisa dianggap remeh. Awalnya, aku sepele dengan urusan ganjal perut ini. Berbagai saran dari teman – teman di Indonesia dibiarkan berlalu begitu saja. Masuk telinga kiri... »
Nurul Fitri Lubis , 9 hours ago

Observasi Batas Daerah Operasi UNIFIL
Pemahaman tentang batas daerah operasi antar satuan di jajaran UNIFIL ( United Nations Interim Forces in Lebanon ) bukan hanya perlu di mengerti di atas peta, namun harus disertai pemahaman... »
Yogi Nugroho , 13 hours ago

Indobatt juara Turnamen Voli tingkat SECEAST UNIFIL
(Marjayoun, 15/3) Komitmen Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) untuk mengharumkan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah-tengah komuniti internasional, telah dilakukan dengan berbagai upaya dan kerja keras... »
Yogi Nugroho , 2 days ago

Kursus MS Office Basic untuk Ibu-Ibu Rumah Tangga: The Power of Motherhood
Awalnya saya sedikit pesimis dengan kemungkinan berhasilnya program kursus MS Office Basic yang kami siapkan khusus untuk ibu-ibu rumah tangga. Bayangkan “ Ibu-ibu rumah tangga gitu looh ” seloroh istri... »
Ro'is Nahrudin , 3 days ago

Indobatt gelar Training of Trainer
Komitmen Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) untuk mencapai suatu keunggulan positif dibandingkan dengan satuan tugas dari kontingen lain, memerlukan inovasi yang kreatif dan berhasil guna bagi lingkungan dimana... »
Yogi Nugroho , 3 days ago

 

Recent Comments

Luigi Pralangga commented on Kecil Kecil Cabe Congo
a few seconds ago


Lili commented on Budaya orang Congo berfotoria
a few seconds ago


Husam commented on Low Numbers, High Impact: Involvement of Women in Peacekeeping Operations
a few seconds ago


Nurul Fitri Lubis commented on Kinshasa, Aku Datang!
a few seconds ago


Didut commented on Impresi gado-gado di Myanmar
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com