Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Indobatt resmikan Taman Masyarakat di Lebanon

30 June 2009, 08:53 , by Hari Mulyanto

 

Sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia, pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-C/UNIFIL atau sering disebut dengan Indobatt ( Indonesian Battalion ) di Lebanon tidak hanya bertugas untuk menjaga dan mengamankan wilayah operasinya saja, namun mereka juga harus mampu merebut hati dan pikiran rakyat setempat, yang pelaksanaannya dikemas dalam Civil Military Cooperation (CIMIC), merupakan bentuk kerjasama sipil – militer di daerah operasi UNIFIL ( United Nations Interim Force In Lebanon ).

Indobatt

Dalam mengimplementasikan kegiatan ini Indobatt bekerja sama dengan masyarakat telah membangun sebuah taman masyarakat di desa Al-Aadeisse yang peresmiannya dilakukan bersamaan dengan penyerahan generator dari UNIFIL kepada masyarakat setempat. Proyek pembuatan taman masyarakat meliputi konstruksi dan dekorasi yang dilaksanakan atas kerja sama dan pendanaan dari Indobatt dengan masyarakat Al- Aadeisse ( Area of Resposibility Indobatt ). Dalam pembuatan taman ini Indobatt mengirimkan tim konstruksinya sebagai tenaga inti dalam pembuatan taman tersebut. Sedangkan proyek Generator meliputi pengadaan dan instalasi pompa air ke desa yang didanai oleh UNIFIL.

Indobatt

Kedua proyek tersebut diresmikan oleh Dansatgas Indobatt – Letkol Inf R. Haryono bersama Major of Al-Aadeisse, Osama Rahman dan Komandan Sektor Timur UNIFIL yang diwakilkan kepada Wadansektor Kolonel Inf Bambang Sudiono pada hari Selasa 30 Juni 2009 di taman masyarakat Al-Aadeisse. Acara tersebut juga di hadiri oleh Sector East Chief of G-9 Mrs. Ewa, Liaison Officer LAF Kolonel Ali dan tokoh masyarakat setempat.

Indobatt

Dalam sambutannya Dansatgas Indobatt maupun Major of Al-Aadeisse merasa bahagia dapat mewujudkan pembangunan taman secara nyata untuk digunakan sebagai sarana rekreasi dan tempat berkumpul warga di waktu senggang. Pembangunan taman ini menurut Dansatgas, merupakan wujud nyata kerja sama antara Indobatt dengan warga Al-Aadeisse dapat berjalan dengan baik. Sedangkan Major of Al-Aadeisse menyatakan bahwa pembangunan taman masyarakat di Al-Aadeisse merupakan dedikasi dari warga setempat untuk menciptakan kondisi lingkungan ke arah yang lebih baik. Oleh warga setempat taman tersebut diberi nama “ Mohammad Kaasem Rammah ”, seorang pejuang Hizbullah yang gugur pada saat perang 34 hari melawan Isreal tahun 2006 lalu.

Indobatt

Sebagai rasa terimakasih dan tanda penghargaan yang tinggi, masyarakat Al Aadeisse menganugerahkan medali kepada Kepala Seksi CIMIC Indobatt, Mayor Inf. Tri Pudyastomo beserta seluruh tenaga konstruksi yang telah menyelesaikan pembangunan taman tersebut. Hampir seluruh masyarakat setempat hadir dan memadati lapangan yang telah disediakan panitia. Indobatt pun menggelar acara hiburan berupa Reog Ponorogo dan Sulap yang mendapat perhatian sangat besar dari masyarakat. Disamping itu secara spontanitas seorang warga membacakan puisi sebagai rasa terimakasih atas terealisasikannya proyek tersebut yang menandakan adanya persatuan dan kekeluargaan yang begitu erat antara prajurit Indobatt dengan warga setempat.

Hari MULYANTO Lieutenant Colonel Mulyanto was born in Nganjuk, East Java, Indonesia in 1969. After he finished his formal education of high school in 1987, he joined the Indonesian Military Academy as Cadet. In the year of 1991 he was...

Detail Profile »

2  Comments

by dewi at 2 July 2009, 23:53

turut senang mendengarnya, kehadiran Indobatt disini sebagai peacekeepers turut memulihkan ketertiban tanpa menghilangkan sisi humanisme nya, sehingga masyarakat pun merasa nyaman dan aman untuk melanjutkan hidupnya pasca serangan kemarin2 ini. sukses selalu untuk bapak-bapak semuanya. semoga diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas.

by dr. Bima wisnu nugraha at 5 July 2009, 19:12

saya mohon informasi rumah sakit unifil level 2 di naqoura,ada kemungkinan sy akan gabung dg mereka. thanks

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

508 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Czi Rendra Rendra Hasmoro Major. Czi. Rendra Hasmoro is currently serving under Mission de I´ONU en Congo (MONUC), the United Nations peacekeeping mission in the Democratic Republic of Congo as Staff Officer Engineer in Ituri Brigade under Indonesian Garuda Contingent XX-E. He’s been responsible of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Dansatgas Indobatt hadiri penganugerahan Medali The United Nations
Lebanon, 06 Desember 2009. Komandan Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indonesian Battalion / Indobatt) – Letkol Inf Andi Perdana Kahar beserta Wadansatgas – Letkol Mar Guslin dan... »
Sanra Michiko Moningkey , 24 minutes ago

Bienvenue au Port Au Prince - Selamat Datang di Port Au Prince
Suatu saat teman saya mengetahui kalau saya akan di tugaskan di Haiti, dengan entengnya berkata:”Wah…enak lo, No…dapet tempat yang asik bisa liburan terus dong ‘kan Tahiti tempat yang ok punya..”.... »
Endang Satriyani , 13 hours ago

Profesionalisme dan Humanisme Peacekeepers
Semua orang tahu bahwa setiap anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) semenjak pendidikan dasar pembentukan telah ditanamkan dalam ruang bawah sadarnya untuk selalu taat, disiplin pada aturan dan perintah. Tetapi apakah ini yang kemudian disebut sebagai prajurit professional? Atau, sebagaimana juga sebagian besar orang menilai bahwa Tentara Nasional Amerika yang biasa melaksanakan tugas “menjaga dan memaksakan kedamaian” dimuka bumi disebut sebagai tentara professional? Bagaimana dengan humanismenya? Namanya saja PEACEKEEPERS berarti kan harus professional dan humanis. Saya sangat risau dengan instilah dan penilaian tentara professional dan sekaligus humanis ini. Apapun teorinya, dan siapapun ahlinya, saya lebih ingin memilah dan memilih ukuran professional dan humanis berdasarkan analisa saya. Saya akan menganalisa profesionalisme dan humanisme peacekeepers ini dari urusan perut saja.
Ro'is Nahrudin , 15 hours ago

Bahasa oh Bahasa (Bahasa Peacekeepers????)
Banyak teori tetang bahasa; teori yang akademik, teori yang aplikatif, teori yang Unexploded (seperti UXO) semuanya mengaku menjadi linguists dalam memberikan teorinya…..saya akhirnya memutuskan untuk mencari teori tentang bahasa peacekeepers…. Tiba saatnya pencarian saya itu diuji dilaboratorium “Real Theatre” ketika bergabung dengan Kontingen Garuda Indobatt XXIII-D di Lebanon Selatan sebagai LO Indobatt di Sector East HQ di POSN 7-2. Hari Minggu sore, 29 November 2009 adalah hari pertama saya masuk Corimec, (sebutan UN untuk tempat tinggal kami yang berukuran 2.5 X 5 Meter yang buat saya tidak lebih dari sebuah kontainer barang yang bersekat), saya bertemu dengan seseorang yang tiba-tiba saja mengetuk pintu dan masuk ke rumah kontainer Corimec saya.
Ro'is Nahrudin , 1 day ago

Pengarahan SEA kepada 22 personel TNI di Kongo
(Kongo, Afrika, 03 Desember 2009). Tim CDU (Conduct and Discipline Unit) yang bermarkas di Bunia memberikan pengarahan terhadap 22... »
Agus Hermansyah , 3 days ago

 

Recent Comments

kus commented on Bienvenue au Port Au Prince - Selamat Datang di Port Au Prince
a few seconds ago


kus commented on Profesionalisme dan Humanisme Peacekeepers
a few seconds ago


Bayu Prasetyo commented on Profesionalisme dan Humanisme Peacekeepers
a few seconds ago


Andry Yudha Kusumah commented on Bahasa oh Bahasa (Bahasa Peacekeepers????)
a few seconds ago


Michiko commented on Bahasa oh Bahasa (Bahasa Peacekeepers????)
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com