Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Indobatt cetak 12 orang Montir UNIFIL

23 October 2009, 06:52 , by Hari Mulyanto

 

Dansatgas Konga XXIII-C/UNIFIL (Indobatt/Indonesian Battalion) Letkol Inf. R. Haryono menutup kursus montir UNIFIL, bertempat di Rubb Hall Indobatt UN POSN 7-1 Adshit al Qusayr, Rabu (21/10). Acara ini dihadiri oleh Seceast Chief of Civil Affairs, mayor dan mokhtar desa setempat, para pelatih dan interpreter serta perwakilan orang tua murid yang mengikuti kursus montir tersebut. Indobatt telah berhasil mencetak 12 orang teknisi baru siap pakai di bidang montir mobil.

DSC_0097

Kursus montir yang berlangsung selama 1 bulan ini, didanai oleh UNIFIL dan dibawah kendali Kepala Seksi Cimic (Civil Military Cooperation) Batalyon, Mayor Inf. Tri Pudiyastomo dengan para pelatih dari anggota Peleton Pemeliharan dan Peralatan Kompi Bantuan (Ton Harpal Kiban). Selama mengikuti kursus, para siswa mendapatkan pelajaran berupa teori 10 % dan praktek 90 %, dengan sasaran mengerti fungsi dan cara kerja dari bagian-bagian mesin, merawat mesin dan mampu memperbaiki kerusakan mesin kendaraan ringan.

DSC_0075

DSC_0080

Dalam sambutannya, Dansatgas mengatakan bahwa kursus montir yang diselenggarakan oleh Indobatt merupakan bentuk kepedulian Kontingen Garuda dalam membantu masyarakat setempat untuk meningkatkan sumber daya manusia, khususnya generasi mudanya. “Para peserta kursus diharapkan dapat memanfaatkan dan mengembangkan kemampuannya yang telah didapat selama kursus, sehingga tidak sia-sia”, tambah Dansatgas.

DSC_0085

DSC_0091

Dalam acara penutupan kursus tersebut, para siswa mendapatkan sertifikat dan seperangkat alat kerja (toolkit) yang diberikan secara cuma-cuma. Salah satu orang tua murid, Jamil Ghossein yang menjadi perwakilan dari para orang tua murid mengucapkan terima kasih kepada Indobatt yang telah menyelenggarakan kursus montir dan berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan di masa yang akan datang. Kursus montir yang diselenggarakan oleh Konga XXIII-C/UNIFIL ini merupakan kursus montir pertama di UNIFIL yang merupakan salah satu program Cimic Batalyon Indonesia dalam rangka merebut hati dan pikiran rakyat Lebanon. SP-88/X/Konga XXIII-C/UNIFIL

Hari MULYANTO Lieutenant Colonel Mulyanto was born in Nganjuk, East Java, Indonesia in 1969. After he finished his formal education of high school in 1987, he joined the Indonesian Military Academy as Cadet. In the year of 1991 he was...

Detail Profile »

2  Comments

by anbhar at 24 October 2009, 00:49

keren…di foto sangat jelas tergambar kebahagiaan para peserta kursus montir.
semoga Konga selanjutnya bisa mempertahankan hubungan dengan masyarakat sekitar.

by dewi at 6 November 2009, 15:55

Senangnya jika kita bisa memberikan sesuatu kepada orang lain, membekas dan berguna bagi diri dan sekitarnya.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Listiati Rumatupa Listiati Rumatupa, originally came from Pemalang, Central Java – Indonesia. An antropologist by academic from the University of Cendrawasih, Jayapura – Papua. She started her career in an NGO for Indonesian Family Planning Association (PKBI) in Papua where she worked...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 8 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago