Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

In memoriam: Boas Woisiri

18 March 2010, 03:30 , by Reinhard Hutagaol

 

Bebarapa waktu yang lalu Polri kehilangan seorang pahlawannya Brigadir Boas Wosiri dalam peristiwa penyerangan teroris di Aceh Besar. Banyak kenangan yang saya dapat dengan Boas, Ia adalah seorang anak buah saya dalam tugas PBB sebagai FPU (Formed Police Unit) di Darfur Sudan tahun 2008-2009 kemarin…. ditempat yang jauh dari keluarga, cuaca yang ekstrim dan menghadapi bahaya kelompok pemberontak bersenjata di Darfur tentunya menimbulkan kedekatan tersendiri… kita saling menjaga, mengingatkan dan menghibur… agar kita tidak terlalu merasa ‘Home Sick’, dan sosok Boas ini adalah sosok yang sangat menyenangkan……. Namun dibalik itu *Ia adalah seorang Prajurit Polri yang Profesional*…

Boas Woisiri in Darfur
Boas (yang ditandai)

Pengalaman Boas dalam banyak penugasan tempur di daerah Konflik serta beberapa pelatihan anti teror didalam maupun diluar negeri membuat ia banyak diserahi tugas mengajari teknik dan taktis dilapangan oleh para komandannya… dan dalam kondisi apapun Boas tidak pernah mengeluh untuk diserahi tanggung jawab apapun….

Pelepasan-Boas
Prosesi pemakaman Boas

Boas sendiri kelahiran Bumi Papua, yang merantau ke Pulau Jawa menjadi polisi dengan kemampuannya sendiri… setelah Polisi ditempatkan di Brimob kemudian disekolahkan Akademi Perawat … namun karena Intelegensia dan kemampuan fisiknya yang Prima ia lebih banyak bertugas di Pasukan Khusus Polri Detasemen Gegana … dan lebih khusus lagi menjadi team CRT Densus 88 Mabes Polri, banyak melakukan penugasan berbahaya di daerah daerah konflik dan banyak tugas penangkapan teroris…

Boas Woisiri
In memoriam Boas Wosiri

Meninggalkan istri yang berasal dari Suku Batak, 1 orang anak laki – laki dan anak yang masih dalam kandungan Istrinya…. Boas yang saya kenal adalah seorang yang rendah hati, hangat, selalu bersedia menolong, loyal kepada teman atasan dan bawahan….. humoris … dan saya berani bertaruh tidak ada yang tidak mengenal Boas di lingkungannya karena kesupelannya dalam bergaul…..

Selamat Jalan Boas, Pahlawanku… Beristirahatlah dengan tenang… Jasamu tidak akan kulupakan.

Reinhard HUTAGAOL Reinhard Hutagaol currently serving as AKBP/Leut. Col (Police Commision) at Indonesian National Police (INP). Having equipped with extensive exposure during his previous international assignment in Bosnia-Herzegovina in 1997 – 1998. Reinhard has already deployed to Sudan for assignment to...

Detail Profile »

1  Comment

by Nofaldi at 21 March 2010, 23:23

Turut berduka cita atas berpulangnya putra terbaik Papua dalam tugas.
Nama Boas bagi orang Papua merupakan satu kebanggan karena melekat dengan legenda hidup Boas Salosa pemain Persipura.
Semoga muncul Boas-Boas baru yang membawa harum nama Papua.
Patah tumbuh, hilang berganti.

Selamat Jalan Boas Woisiri, semoga Tuhan melapangkan jalanmu.
Jasamu terus terkenang abadi.

Nofaldi

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Sari Siswa Purnama Sari studied in Economics, majoring in Accounting at North Sumatera University (USU), 1997-2002. She began her endeavor with the international humanitarian organization in October 2005 under flag of the International Organization for Migration (IOM), almost 1 year since aftermath of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago