Berapa dari Anda yang mengenal Negara Sudan?
Tak kenal maka tak sayang, benar ‘kan?
Sudan adalah Negara terluas di benua Afrika, dengan luas wilayah 2.505.810 square km. Sungai Nil tak henti mengalir dan menjadi jantung kehidupan manusia di sepanjang alirnya. Ditengok dari batas wilayah, Negara ini dikelilingi sembilan Negara; Mesir, Central African Republik, Chad, Libya, Congo, Eritrea, Ethiopia, Kenya, dan _ Uganda_. Daerah bagian North adalah gurun Further South semi gurun, West and Central Area Savannah & Grassland, serta South dirimbuni rawa dan hutan.

Sudan adalah Negara kaya sumber daya alam, yang tersembunyi di tanahnya paling dalam. Tersebab oleh minimnya sumber daya manusia, kekayaan alamnya masih banyak yang terbelengkalai. Di satu sisi, kekayaan alam ini membawa berkah, tetapi di sisi yang lain membawa musibah. Berkah bagi pertumbuhan dan perkembangan Sudan. Musibah bagi ladang persemaian bibit-bibit pertikaiaan dan peperangan. Matahari Sudan tak henti meneteskan airmata. Langitnya menjerit-jerit. Pasalnya, pertikaiam dan perang saudara melanda cukup lama. Rumah-rumah kubus hangus. Rakyat berlari-lari menahan luka, mengungsi. Harga barang komoditi melambung tinggi. Ada yang mengayuh di air keruh. Banyak pihak asing yang memanfaatkan konflik ini.

Embargo ekonomi Amerika dan impor barang mengakibatkan harga-harga kebutuhan hidup melambung tinggi. Sampai kini, pembangunan belum merata di berbagai penjuru Sudan. Masih banyak jalan-jalan yang belum beraspal dan jika musim penghujan tiba, ada yang tidak bisa dilalui sama sekali oleh kendaraan beroda. Hal ini dialami oleh Bapak dan Senior yang khususnya berada di bagian selatan Negara ini dibawah payung UNMIS (UNITED NATIONS MISION IN SUDAN). Sedangkan yang bergabung dalam UNAMID (AFRICAN UNION UNITED NATIONS HYBRID OPERATION IN DARFUR) harus melalui gurun yang notebene hanya bisa dilalui dengan 4wd vehicle.
Bangsa Sudan adalah bangsa sangat bersahabat, dimana kolaborasi dimensi kultural dan dimensi religi mengalir damai di kehidupan keseharian rakyat Sudan. Ciri khas postur tubuh mereka adalah tinggi besar dan warna kulit agak kelam. Kombinasi antara gen Arabian dan African..

Sudahkah Anda tahu kalau Sudan memiki peradaban tinggi?
Sebuah peradaban sungai?
Kalau selama ini kita hanya mengenal peradaban sungai terbatas pada Negara China dan India, Sudan juga ternyata. Piramid-piramid tegak berdiri gagah di daerah Shendi. Menurut arkeolog, peradaban pyramid di Sudan lebih tua dibandingkan dengan peradaban piramid di Mesir. Medium yang menjadi tumbuh berkembangnya peradaban ini adalah sungai Nil yang berasal dari danau Victoria, mengalir di daratan benua Afrika hingga bermuara di Mesir.

Takdir keajaiban atau kebetulan yang membuat saya bisa singgah di negeri ini?
Bagai sebuah perahu yang terdampar di pinggir sungai, saya pun bisa singgah di negeri ini, Sudan, pusat kebudayaan Arab. Saya bergabung dengan UNAMID (AFRICAN UNION UNITED NATIONS HYBRID OPERATION IN DARFUR) sebagai Movement Control (MovCon) yang berupaya membantu support logistics cargo maupun transportasi Staff yang terdiri dari berbagai mission category; civilian, military, contractor dan police. Banyak ilmu dan pengalaman baru dalam perjalanan ini. Sungguh menggetarkan.


IBM
Apa itu?
Anda sudah tahu?
IBM adalah sebuah produk. Produk Manufacturing Informasi Teknologi? Yang pasti bukan! Lalu? IBM adalah sebuah produk Budaya Bangsa Sudan. Mari kita kupas satu persatu arti dibalik kata “IBM”. I, Anda boleh menebak,dan juga boleh menanti apa yang saya paparkan. I, pada mulanya adalah ungkapan berbau ajaran agama, Islam. I, pada dasarnya adalah sebuah niat atau itikad kuat untuk memenuhi janji. I, pada awalnya adalah keinginan untuk berkomitmen memenuhi apa yang telah disepakati. Tapi, apa yang terjadi? Janji tinggal janji. Tak ada bukti. Insya Allah. Itulah isi dibalik huruf “I”. Anda yang beragama Islam pasti mengerti dan paham penggunaan kata itu. Jika seorang muslim memiliki janji kepada seseorang, pastilah kata itu meloncat dari bibirnya. Seperti ikan meloncat menjemput udara. Begitu gesit dan mudahnya.
I- sya-Allah. Makna sederhananya adalah jika Allah menghendaki. Tuhan (Allah) menjadi sandaran untuk ingkar janji. Kata Insya Alloh telah pisah dengan makna yang sesungguhnya. Penetapan dan penepatan berubah menjadi pengingkaran dan penundaan. Ironis, bukan?. Semoga kita tidak termasuk manusia yang menyelewengkan kata Insya Alllah. Amen.

B, ada apa dengan huruf B? yang jelas ada rahasia di baliknya. Anda boleh menebak kata-kata di dalam B adalah Burok atau Borok. Up to you. Ya udah, daripada Anda lelah memerah otak, lebih baik saya beritahu saja. Do you agree?. Huruf B menyimpan kata ‘Bukro’, yang makna bahasa Indonesianya adalah “besok”. Orang Arab dan lebih khusus orang Sudan mengeluarkan kata ‘Bukro’ jika punya janji atau ingin mengerjakan sesuatu. Sebuah contoh dialog, “Wahai Babiker, kapan kau mau menyelesaikan pekerjaan ini?”, ya, insya Alloh bukro lah, jawabnya. Namun setelah dinanti sampai besok hari, ternyata panggang jauh dari api, janji meleset dan melesat.
Terkadang ‘Bukro’ menjadi senjata maha ampuh ketika kita ditodong segunung pekerjaan yang bukan pada waktu dan tempatnya. Bagaimana gak kesal jika meningalkan setumpuk pekerjaan mereka dan mereka pulang tepat pada waktunya ga boleh lebih semenit pun pulang ya pulang aja dengan santai mereka bilang saja ‘Bukro’. Jadi deh kena getahnya dimana berkas yang berbau atau berjudul MOP (Movement of Personnel) dan CMR (Cargo Movement Request) sering numpuk di meja kerja Ya, biar aman namanya dari pada dikejar-kejar deadline jam tayang film documenter yang berjudul ‘Passenger Manifest’, mau ga mau dari pada rebut ama si tuan tanah terpaksa deh diselesaikan,..
Saya punya cerita lain,. Tentang booking tiket untuk cuti pulang, sungguh menjemukan. Bagaimana tidak, gara-gara kata ‘Bukro’, saya dibuatnya pegal nunggu. Bukro bisa bermakna dua, tiga atau seminggu. Misalnya, saya melakukan booking tiket kepada Kang Hasan Ostman, dia adalah koneksi di salah satu Dream travel agent Sudan, saya harus menunggu berabad lamanya menanti konfirmasi si tiket Mudik. Capek dehhh.
“M”, untuk Ma fi musykilah. Yang maknanya adalah no problem. bahasa Acehnya Hana Masalah. Kata Ma fi musykilah di sini telah menjadi last keyword keseharian. Kata ini begitu lancarnya meluncur dari biblir mereka. Di satu sisi, tradisi ini memiliki keburukan, tapi di sisi yang lain adalah kebaikan. Keburukan, karena merupakan penyerdahanaan masalah yang tak sederhana. Dan kebaikan, karena bisa menjelma jalan kesepahaman dan kedamaian. Sebuah contoh, kita sudah buat appointment waktu penjemputan, jika melewati batas waktu, mereka cukup berkata; Ma fi musykilah. Contoh lainnya, jika mobil kita ditubruk sampai ambruk karena kebiasan adat istiadat mereka mengemudi yang ampun banget deh!, mereka cukup berkata “Ma Fi Musykilah” juga. Cuapek dehhh.
Itulah IBM made in Sudan. Apakah Anda ingin menikmati atau mencaci? Silahkan anda datang kemari. Tapi, sebenarnya masyarakat Sudan sangat baik hati, jika kita bisa menyentuh relung hati mereka yang terdalam. Mereka serta merta akan mempersembahkan kemulyaan dan kehormatan kepada Anda. Apalagi Anda sebagai tamu mereka. Percaya ga? Buktikan saja deh!!!.
setuju boss, gak turunan arab gak turunan dinka, sama saja…
Bravo brother..keep moving,we are (Ex UNHAS Team INDONESIA) always support you.Could we’re together on one team again???
wow, aq tersesat in browsing some info, dan terdampar di websitemu, dan ternyata…cool banget. How lucky u r….can be there.., wishing u all the best and thx for writing d article, it is really informative.
Waduh man gawat dunk….gw bisa kena IBM juga dunk man..
bravo bro..
semoga misi perdamian ini bisa membuka mata dunia akan negara kita. perdamaian merupakan tanggung jawab semua orang di dunia..
semoga amal anda dan saudara2 kita dari indonesia bisa membuat dunia lebih baik dalam kehidupan yang damai
salam
fajri aceh pidie