Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Puguh PAMUNGKAS

IBM Made in Sudan

13 June 2009, 16:27 , by Puguh Pamungkas

 

Berapa dari Anda yang mengenal Negara Sudan?
Tak kenal maka tak sayang, benar ‘kan?

Sudan adalah Negara terluas di benua Afrika, dengan luas wilayah 2.505.810 square km. Sungai Nil tak henti mengalir dan menjadi jantung kehidupan manusia di sepanjang alirnya. Ditengok dari batas wilayah, Negara ini dikelilingi sembilan Negara; Mesir, Central African Republik, Chad, Libya, Congo, Eritrea, Ethiopia, Kenya, dan _ Uganda_. Daerah bagian North adalah gurun Further South semi gurun, West and Central Area Savannah & Grassland, serta South dirimbuni rawa dan hutan.

Sudan adalah Negara kaya sumber daya alam, yang tersembunyi di tanahnya paling dalam. Tersebab oleh minimnya sumber daya manusia, kekayaan alamnya masih banyak yang terbelengkalai. Di satu sisi, kekayaan alam ini membawa berkah, tetapi di sisi yang lain membawa musibah. Berkah bagi pertumbuhan dan perkembangan Sudan. Musibah bagi ladang persemaian bibit-bibit pertikaiaan dan peperangan. Matahari Sudan tak henti meneteskan airmata. Langitnya menjerit-jerit. Pasalnya, pertikaiam dan perang saudara melanda cukup lama. Rumah-rumah kubus hangus. Rakyat berlari-lari menahan luka, mengungsi. Harga barang komoditi melambung tinggi. Ada yang mengayuh di air keruh. Banyak pihak asing yang memanfaatkan konflik ini.

Embargo ekonomi Amerika dan impor barang mengakibatkan harga-harga kebutuhan hidup melambung tinggi. Sampai kini, pembangunan belum merata di berbagai penjuru Sudan. Masih banyak jalan-jalan yang belum beraspal dan jika musim penghujan tiba, ada yang tidak bisa dilalui sama sekali oleh kendaraan beroda. Hal ini dialami oleh Bapak dan Senior yang khususnya berada di bagian selatan Negara ini dibawah payung UNMIS (UNITED NATIONS MISION IN SUDAN). Sedangkan yang bergabung dalam UNAMID (AFRICAN UNION UNITED NATIONS HYBRID OPERATION IN DARFUR) harus melalui gurun yang notebene hanya bisa dilalui dengan 4wd vehicle.

Bangsa Sudan adalah bangsa sangat bersahabat, dimana kolaborasi dimensi kultural dan dimensi religi mengalir damai di kehidupan keseharian rakyat Sudan. Ciri khas postur tubuh mereka adalah tinggi besar dan warna kulit agak kelam. Kombinasi antara gen Arabian dan African..

Sudahkah Anda tahu kalau Sudan memiki peradaban tinggi?

Sebuah peradaban sungai?

Kalau selama ini kita hanya mengenal peradaban sungai terbatas pada Negara China dan India, Sudan juga ternyata. Piramid-piramid tegak berdiri gagah di daerah Shendi. Menurut arkeolog, peradaban pyramid di Sudan lebih tua dibandingkan dengan peradaban piramid di Mesir. Medium yang menjadi tumbuh berkembangnya peradaban ini adalah sungai Nil yang berasal dari danau Victoria, mengalir di daratan benua Afrika hingga bermuara di Mesir.

Takdir keajaiban atau kebetulan yang membuat saya bisa singgah di negeri ini?

Bagai sebuah perahu yang terdampar di pinggir sungai, saya pun bisa singgah di negeri ini, Sudan, pusat kebudayaan Arab. Saya bergabung dengan UNAMID (AFRICAN UNION UNITED NATIONS HYBRID OPERATION IN DARFUR) sebagai Movement Control (MovCon) yang berupaya membantu support logistics cargo maupun transportasi Staff yang terdiri dari berbagai mission category; civilian, military, contractor dan police. Banyak ilmu dan pengalaman baru dalam perjalanan ini. Sungguh menggetarkan.

IBM
Apa itu?
Anda sudah tahu?

IBM adalah sebuah produk. Produk Manufacturing Informasi Teknologi? Yang pasti bukan! Lalu? IBM adalah sebuah produk Budaya Bangsa Sudan. Mari kita kupas satu persatu arti dibalik kata “IBM”. I, Anda boleh menebak,dan juga boleh menanti apa yang saya paparkan. I, pada mulanya adalah ungkapan berbau ajaran agama, Islam. I, pada dasarnya adalah sebuah niat atau itikad kuat untuk memenuhi janji. I, pada awalnya adalah keinginan untuk berkomitmen memenuhi apa yang telah disepakati. Tapi, apa yang terjadi? Janji tinggal janji. Tak ada bukti. Insya Allah. Itulah isi dibalik huruf “I”. Anda yang beragama Islam pasti mengerti dan paham penggunaan kata itu. Jika seorang muslim memiliki janji kepada seseorang, pastilah kata itu meloncat dari bibirnya. Seperti ikan meloncat menjemput udara. Begitu gesit dan mudahnya.

I- sya-Allah. Makna sederhananya adalah jika Allah menghendaki. Tuhan (Allah) menjadi sandaran untuk ingkar janji. Kata Insya Alloh telah pisah dengan makna yang sesungguhnya. Penetapan dan penepatan berubah menjadi pengingkaran dan penundaan. Ironis, bukan?. Semoga kita tidak termasuk manusia yang menyelewengkan kata Insya Alllah. Amen.

B, ada apa dengan huruf B? yang jelas ada rahasia di baliknya. Anda boleh menebak kata-kata di dalam B adalah Burok atau Borok. Up to you. Ya udah, daripada Anda lelah memerah otak, lebih baik saya beritahu saja. Do you agree?. Huruf B menyimpan kata ‘Bukro’, yang makna bahasa Indonesianya adalah “besok”. Orang Arab dan lebih khusus orang Sudan mengeluarkan kata ‘Bukro’ jika punya janji atau ingin mengerjakan sesuatu. Sebuah contoh dialog, “Wahai Babiker, kapan kau mau menyelesaikan pekerjaan ini?”, ya, insya Alloh bukro lah, jawabnya. Namun setelah dinanti sampai besok hari, ternyata panggang jauh dari api, janji meleset dan melesat.

Terkadang ‘Bukro’ menjadi senjata maha ampuh ketika kita ditodong segunung pekerjaan yang bukan pada waktu dan tempatnya. Bagaimana gak kesal jika meningalkan setumpuk pekerjaan mereka dan mereka pulang tepat pada waktunya ga boleh lebih semenit pun pulang ya pulang aja dengan santai mereka bilang saja ‘Bukro’. Jadi deh kena getahnya dimana berkas yang berbau atau berjudul MOP (Movement of Personnel) dan CMR (Cargo Movement Request) sering numpuk di meja kerja Ya, biar aman namanya dari pada dikejar-kejar deadline jam tayang film documenter yang berjudul ‘Passenger Manifest’, mau ga mau dari pada rebut ama si tuan tanah terpaksa deh diselesaikan,..

Saya punya cerita lain,. Tentang booking tiket untuk cuti pulang, sungguh menjemukan. Bagaimana tidak, gara-gara kata ‘Bukro’, saya dibuatnya pegal nunggu. Bukro bisa bermakna dua, tiga atau seminggu. Misalnya, saya melakukan booking tiket kepada Kang Hasan Ostman, dia adalah koneksi di salah satu Dream travel agent Sudan, saya harus menunggu berabad lamanya menanti konfirmasi si tiket Mudik. Capek dehhh.

“M”, untuk Ma fi musykilah. Yang maknanya adalah no problem. bahasa Acehnya Hana Masalah. Kata Ma fi musykilah di sini telah menjadi last keyword keseharian. Kata ini begitu lancarnya meluncur dari biblir mereka. Di satu sisi, tradisi ini memiliki keburukan, tapi di sisi yang lain adalah kebaikan. Keburukan, karena merupakan penyerdahanaan masalah yang tak sederhana. Dan kebaikan, karena bisa menjelma jalan kesepahaman dan kedamaian. Sebuah contoh, kita sudah buat appointment waktu penjemputan, jika melewati batas waktu, mereka cukup berkata; Ma fi musykilah. Contoh lainnya, jika mobil kita ditubruk sampai ambruk karena kebiasan adat istiadat mereka mengemudi yang ampun banget deh!, mereka cukup berkata “Ma Fi Musykilah” juga. Cuapek dehhh.

Itulah IBM made in Sudan. Apakah Anda ingin menikmati atau mencaci? Silahkan anda datang kemari. Tapi, sebenarnya masyarakat Sudan sangat baik hati, jika kita bisa menyentuh relung hati mereka yang terdalam. Mereka serta merta akan mempersembahkan kemulyaan dan kehormatan kepada Anda. Apalagi Anda sebagai tamu mereka. Percaya ga? Buktikan saja deh!!!.

Puguh PAMUNGKAS Puguh PAMUNGKAS With extensive hands-on experience in Movement Control and Air Operation field, Puguh Pamungkas contributed a significant role under the flag of UNHAS – United Nations World Food Programme Humanitarian Air Service, based in Banda Aceh, Aceh province – Indonesia. His...

Detail Profile »

5  Comments

by azil s achmad at 14 June 2009, 09:57

setuju boss, gak turunan arab gak turunan dinka, sama saja…

by handry at 14 June 2009, 19:52

Bravo brother..keep moving,we are (Ex UNHAS Team INDONESIA) always support you.Could we’re together on one team again???

by alaika at 15 June 2009, 22:22

wow, aq tersesat in browsing some info, dan terdampar di websitemu, dan ternyata…cool banget. How lucky u r….can be there.., wishing u all the best and thx for writing d article, it is really informative.

by mewal at 17 June 2009, 00:11

Waduh man gawat dunk….gw bisa kena IBM juga dunk man..

by fajri at 24 June 2009, 06:57

bravo bro..
semoga misi perdamian ini bisa membuka mata dunia akan negara kita. perdamaian merupakan tanggung jawab semua orang di dunia..
semoga amal anda dan saudara2 kita dari indonesia bisa membuat dunia lebih baik dalam kehidupan yang damai

salam

fajri aceh pidie

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Leo Sugandi Leo SUGANDI Leo Sugandi graduated from Norwich University (Military College of Vermont) with bachelor degrees in political science and history. An infantry man after commissioned into the Indonesian Army in 2001. Currently serving as Public Information Officer of the Indonesian Engineering Company under MONUC (UN mission...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 9 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago