Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Hilman HADI

"Hello, Cop - cop..!!" adalah [Bukan] Salam ala Liberia

20 June 2007, 16:10 , by Hilman Hadi

 

Hidup bersama dalam satu rumah (bukan kumpul kebo lho… !!!) dengan latar belakang berbeda memang sangat mengasyikkan. Demikian halnya dengan kami saat ini dalam penugasan sebagai MILOBS [Military Observer], yang pernah saya ceritakan bahwa dalam satu team terdiri dari sepuluh orang sampai empat belas orang yang datang dari berbagai negara. Masing-masing tentunya punya karakter sendiri-sendiri, baik memang karena pribadi orang itu maupun mungkin dipengaruhi latar-belakang asal negara (sampai sejauh mana pengaruh asal negara saya nggak tau persis karena saya belum pernah riset tentang hal ini, jadi jangan dijadikan acuan). Namun demikian umumnya setiap negara punya watak dan karakternya masing-masing, sehingga diantara kita sendiri sudah saling memahami hal itu. Selain itu juga kehidupan di team memang silih-berganti, maksudnya adalah personil MILOB yang bertugas pada team tersebut, biasanya akan menerima perintah rotasi setelah enam bulan pindah ke team di lokasi/sektor lain atau mencapai purna-tugas sehingga personil baru akan masuk di team tersebut baik yang memang baru datang dari negaranya maupun mutasi dari team lain. Seperti juga terjadi di team dimana saya saat ini sedang bertugas.

Suatu ketika di team kami, kebetulan saya adalah team-leader di team tersebut, mendapat anggota baru beberapa orang dan satu diantaranya memang baru tiba di Liberia, sebutlah yang satu ini si Ucok, tidak ada tendensius lho…hanya untuk memudahkan saja). Sebagai info saja bahwa setiap anggota baru datang akan mendapat training (induction course) selama satu minggu sebelum dikirim/ditugaskan ke team.Training tersebut biasanya berupa pengenalan budaya Liberia, bahaya AIDS, SEA (Sexual Exploitation and Abuse), masalah administrasi, security dan hal – hal lain yang menyangkut operasional. Dan setibanya di team juga mereka akan dibimbing lagi beberapa hari untuk pengenalan langsung tugas – tugas yang akan dilaksanakan di team.

Sejak mulai masuk dan diberikan bimbingan di team, si Ucok ini sudah mulai memperlihatkan gambaran pribadi dan refleksi asal negaranya (walaupun, sekali lagi tidak 100% akurat lho ya…??!!!). Setiap diberi bimbingan maka dengan tegas di akan menjawab:

I know…, I know….!
(Maksudnya: Aku tau lha itu….!!!) Semua anggota team lainnya yang memang sudah bertugas di team ini lebih lama dari saya paham benar akan sikap si Ucok yang seperti ini.

Hilman HADI Hilman Hadi Let. Col. Hilman Hadi recently arrived in Liberia in late 2006, embarking to his second UN Peacekeeping Mission assignment at the United Nations Mission in Liberia (UNMIL), as team leader of the Indonesian KONGA XXI-4. He is nothing new to...

Detail Profile »

7  Commentss

by Luigi at 20 June 2007, 17:15
Mas Hilman,

Sebuah cerita refreshing nih! - say ainget sekali awal2 6 bulanpertama mendarat di Monrovia, dan tiap ketemu orang2 di kampung pedalaman selalu bilang gini:

"He, wayme.. gime smol-smol fo cop-cop, oo..."

Pertama kali denger, ini orang ngomong apa sih? Kok 'nginggris' nya gitu banget.. pas tanya - penterjemah staff lokal, kemudian dia cerita kalau mereka itu minta makanan dari kita... juga dia menterjemahkan kalimat diatas sbb:

"Hey, Whiteman.. give me small-small for chop-chop, oo.." gitu ceritanya..

Saya pikir awalnya arti 'chop-chop' itu seperti ngajakin silat, lho! wong abis tangan mereka melambai persis wiro-sableng bersilat gitu, kok! ;-)
by ambar at 20 June 2007, 18:08
Pasti orangnya Putih Tinggi ,khan?? ! .... tul nggak Bang ?
by fahmi! at 20 June 2007, 20:10
hahaa cerita menarik ini mas hilman :) yg beginian ini nggak pernah kita denger ato baca di TV ato koran2 lokal :)
by hai kampret nyasar :) at 23 June 2007, 16:17
punya beha kah ?

ayo nongkrong !!!

:)
by itikkecil at 25 June 2007, 09:14
Kalo ketemu orang sok tau gini jadi kepengen nimpuk kepalanya *provokator mode on*
selamat bertugas di Liberia ya Pak
by Lettu Kav Ossy Dermawan at 25 June 2007, 10:47
Salam Garuda Mas,

Kalau memang tidak bisa diberitahu secara baik-baik, diberitahu secara militer aja mas..:)

Sukses selalu di Liberia mas.

Garuda !!

by undercover at 27 June 2007, 11:40
wakakaka...
Ucok.. ucok.. dasar sok tau! Gak ada tendensi apa-apa lho... *latah*
 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

630 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Sari Siswa Purnama Sari studied in Economics, majoring in Accounting at North Sumatera University (USU), 1997-2002. She began her endeavor with the international humanitarian organization in October 2005 under flag of the International Organization for Migration (IOM), almost 1 year since aftermath of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Pelatihan wajib masuk Iraq: SAIT Training
Saat konvoy memasuki koordinat Zulu-Papa, tiba – tiba konvoy kendaraan mendapat serangan bom yang dipasang di sisi jalan rute konvoy (Roadside Bomb), dimana kendaraan kedua menerima guncangan terkuat dari serangan bom tersebut dan hamper keluar jalur. ”Emergency.. emergency.. !, Alpha Tango this is Charlie Mike-Zero-Five, we’have been attacked by roadside bomb at coordinates Zulu-Papa.. all vehicle commander report to Mike Zero-Five on Damage Status, over”.. Crrk!..
Luigi Pralangga , 6 hours ago

Force Engineering Tinjau Pekerjaan Satgas Zeni TNI dI Kongo
Setelah sepuluh bulan berlangsung pembangunan jalan Dungu Faradje yang dikerjakan oleh Satgas Zeni TNI sepanjang 155 Km di Kongo serta kunjungan demi kunjungan yang telah dilakukan oleh pejabat MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) baik sipil maupun militer, kini giliran Force Engineering yang bermarkas di Kinshasa melihat secara langsung proyek jalan yang dikerjakan oleh Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G/Monuc.
Agus Hermansyah , 4 days ago

UNIFIL Force Commander Buka Puasa Bersama di Indobatt
UNIFIL Force Commander Mayor Jenderal Alberto Asarta Cuevas menyempatkan diri untuk menghadiri undangan Komandan Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar dalam acara Iftar Dinner atau Buka Puasa Bersama di UN Posn 7-1 Adshit Al-Qusayr, Sabtu (4/9). Kegiatan yang merupakan ciri khas bulan puasa Ramadhan ini, turut dihadiri pula oleh seluruh Mukhtar (pemimpin pemerintahan desa, beda dengan Mayor=pemimpin agama) yang berada dalam Area Operation Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/ Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) di Lebanon Selatan.
Sanra Michiko Moningkey , 4 days ago

‘Safari Ramadhan’ Indobatt di Lebanon Selatan
Komandan Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar bergandengan-tangan dengan Wadan Indobatt Letkol Mar Guslin memprakarsai dan memimpin kegiatan keagamaan rutin yang dilaksanakan setiap dua hari sekali di seluruh jajaran kompi Satuan Tugas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/ Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) di Lebanon Selatan. Kegiatan yang terkenal dengan nama ‘Safari Ramadhan’ gencar dilaksanakan selama bulan puasa yang penuh keberkatan ini bagi umat muslimah.
Sanra Michiko Moningkey , 7 days ago

Welfare Cruise Monusco Staff
Hari ini, diadakan Pagi ini, sesuai jadwal akan diadakan pelayaran rekreasi bagi seluruh staff Monusco yang berminat untuk berlayar menggunakan pusher & barge (tongkang) UN-07. Jadi pantas jika pagi ini Mayor Amrin yang mendapat giliran mengkomandani UN-07 begitu sibuk untuk mengatur segala perlengkapan guna kelancaran acara tersebut. Dari mulai mengatur meja, kursi, sound system, acara selama perjalanan, door prize, makan siang dan perlengkapan penunjang lainnya. Bantuan pengawalan khusus diminta dari Ghana Batallion QRT (Quick Reaction Team) yang berjumlah 12 orang dengan harapan tidak akan terjadi masalah keamanan selama perjalanan. Meski perlu diketahui kalau pelayaran ini hanya menempuh jarak 25 KM dari Onatra Port Kinshasa ke daerah Kingkole dan bisa ditempuh selama kurang lebih 3 jam.
Lusyanto Januar , 7 days ago

 

Recent Comments

riza commented on Pelatihan wajib masuk Iraq: SAIT Training
a few seconds ago


Ovan Radho commented on Bertugas di Misi Perdamaian: Meniti jalur karir di PBB
a few seconds ago


Dini Daniela commented on Sebuah cahaya diujung terowongan
a few seconds ago


karina commented on Sebuah cahaya diujung terowongan
a few seconds ago


Luigi Pralangga commented on Welfare Cruise Monusco Staff
a few seconds ago