Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Force Commander MONUC tinjau proyek CIMIC Kontingen Indonesia

10 September 2009, 06:05 , by Leo Sugandi

 

Pejabat militer tertinggi misi PBB di Kongo, Letnan Jenderal Babacar Gaye hari Senin (7/9) waktu setempat meninjau proyek pekerjaan Kontingen Indonesia yang sedang merenovasi kantor Walikota Dungu-Negara Republik Demokratik Kongo. Tugas tersebut merupakan salah satu proyek Cimic (Civil Military Cooperation), yaitu salah satu bentuk kerjasama pasukan penjaga perdamaian PBB dengan masyarakat sipil dalam memberikan hal yang bermanfaat kepada komunitas dimana mereka bertugas.

MONUC FC arrives in Dungu Pejabat militer tertinggi misi PBB di Kongo, Letnan Jenderal Babacar Gaye hari Senin (7/9) waktu setempat meninjau proyek pekerjaan Kontingen Indonesia yang sedang merenovasi kantor Walikota Dungu-Negara Republik Demokratik Kongo. Tugas tersebut merupakan salah satu proyek Cimic (Civil Military Cooperation), yaitu salah satu bentuk kerjasama pasukan penjaga perdamaian PBB dengan masyarakat sipil dalam memberikan hal yang bermanfaat kepada komunitas dimana mereka bertugas.

Dalam kesempatan itu Jenderal Gaye memuji hasil kerja personel Indonesia yang dinilai sangat baik dan sangat berdampak positif pada upaya penciptaan stabilitas pemerintahan di Kongo. Menurut Force Commander, hal tersebut merupakan salah satu bentuk karya nyata Prajurit Zeni kepada masyarakat lokal. Sementara Komandan Satgas Kontingen Garuda XX-F, Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo mengatakan bahwa hal tersebut sejalan dengan mandat pasukan yang dipimpinnya pada misi PBB, yaitu memberi bantuan Zeni kepada MONUC dalam upaya menciptakan perdamaian di Kongo serta dalam membantu konsep operasi MONUC di Kongo dengan membentuk pemerintahan yang kuat dan stabil. Mayor Sugeng juga menambahkan bahwa rencananya proyek Cimic tersebut akan selesai akhir bulan September.

IndoEngCoy Commading Officer

Dirinya berjanji bahwa bangunan Walikota akan dapat kembali operasional sebelum Kontingen Indonesia mengadakan rotasi/pergantian pasukan pada pertengahan bulan Oktober nanti. Sebelum meninjau proyek Cimic Kontingen Indonesia, Force Commander juga berkesempatan mengunjungi camp batalyon Maroko serta lokasi camp badan-badan kemanusiaan PBB yang dibangun oleh Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen garuda XX-F.

MONUC FC with Satgas Personnel

Jenderal bintang tiga tersebut juga sempat bertemu dengan komandan kontingen yang bertugas di Dungu, Milobs (Military Observers), petinggi FARDC (tentara nasional Kongo), pejabat badan-badan kemanusiaan PBB serta pejabat sipil staf PBB di Dungu. Dalam pertemuan tersebut Force Commander membahas perkembangan situasi keamanan terkini wilayah Dungu serta membahas proses pendistribusian bahan makanan serta obat-obatan yang dilakukan oleh badan-badan kemanusiaan PBB kepada masyarakat di wilayah perbatasan Negara Kongo dengan Sudan.

Force Commander berpesan kepada personel peleton Zeni konstruksi yang bertanggung jawab atas proyek renovasi agar bangunan tersebut dipertahankan sesuai bentuk aslinya yang bergaya arsitektur Eropa. Secara khusus Jenderal Gaye meminta agar setiap jendela dan lubang yang ada, khususnya dibagian atas bangunan diberi kawat ram agar tidak ada hewan yang masuk dan bersarang disana. Sebelumnya diketahui bahwa kantor Walikota telah beberapa tahun menjadi rumah bagi ribuan kelelawar sehingga menimbulkan bau yang sangat tidak sedap disamping kekhawatiran akan menimbulkan penyakit bagi masyarakat sekitar.

House of Bats

CIMIC Project in Dungu

Dalam kesempatan itu Force Commander juga sempat berbincang dengan personel Satgas yang tengah bertugas merenovasi kantor Walikota. Dalam suasana penuh keakraban Force Commander berjanji akan datang pada pesta pernikahan personel Satgas Garuda di Indonesia asalkan dirinya diundang. SP-49/IX/Konga XX-F/MONUC,
Dalam kesempatan itu Jenderal Gaye memuji hasil kerja personel Indonesia yang dinilai sangat baik dan sangat berdampak positif pada upaya penciptaan stabilitas pemerintahan di Kongo. Menurut Force Commander, hal tersebut merupakan salah satu bentuk karya nyata Prajurit Zeni kepada masyarakat lokal. Sementara Komandan Satgas Kontingen Garuda XX-F, Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo mengatakan bahwa hal tersebut sejalan dengan mandat pasukan yang dipimpinnya pada misi PBB, yaitu memberi bantuan Zeni kepada MONUC dalam upaya menciptakan perdamaian di Kongo serta dalam membantu konsep operasi MONUC di Kongo dengan membentuk pemerintahan yang kuat dan stabil. Mayor Sugeng juga menambahkan bahwa rencananya proyek Cimic tersebut akan selesai akhir bulan September.

IndoEngCoy Commading Officer

Dirinya berjanji bahwa bangunan Walikota akan dapat kembali operasional sebelum Kontingen Indonesia mengadakan rotasi/pergantian pasukan pada pertengahan bulan Oktober nanti. Sebelum meninjau proyek Cimic Kontingen Indonesia, Force Commander juga berkesempatan mengunjungi camp batalyon Maroko serta lokasi camp badan-badan kemanusiaan PBB yang dibangun oleh Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen garuda XX-F.

MONUC FC with Satgas Personnel

Jenderal bintang tiga tersebut juga sempat bertemu dengan komandan kontingen yang bertugas di Dungu, Milobs (Military Observers), petinggi FARDC (tentara nasional Kongo), pejabat badan-badan kemanusiaan PBB serta pejabat sipil staf PBB di Dungu. Dalam pertemuan tersebut Force Commander membahas perkembangan situasi keamanan terkini wilayah Dungu serta membahas proses pendistribusian bahan makanan serta obat-obatan yang dilakukan oleh badan-badan kemanusiaan PBB kepada masyarakat di wilayah perbatasan Negara Kongo dengan Sudan.

Dalam kesempatan itu Force Commander juga sempat berbincang dengan personel Satgas yang tengah bertugas merenovasi kantor Walikota. Dalam suasana penuh keakraban Force Commander berjanji akan datang pada pesta pernikahan personel Satgas Garuda di Indonesia asalkan dirinya diundang. SP-49/IX/Konga XX-F/MONUC,

Leo Sugandi Leo SUGANDI Leo Sugandi graduated from Norwich University (Military College of Vermont) with bachelor degrees in political science and history. An infantry man after commissioned into the Indonesian Army in 2001. Currently serving as Public Information Officer of the Indonesian Engineering Company under MONUC (UN mission...

Detail Profile »

1  Comment

by Yunpri Suyanto H at 25 September 2009, 04:29

Wah.. kawan gue dari SD-SMP dulu sudah jadi Perwira nih Kapt. Leo Sugandi.. mantap deh Ndan. Pengen jumpa lagi nih setelah belasan tahun tidak bersua.

Yunpri Suyanto H, SH, M.Si
Jakarta

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Nilawaty Bahar Nilawaty BAHAR Having 9 years experience in HR functions: Human Resource Information System Development & Implementation, Personnel Administration Management, HR Development project with multinational companies, Nilawaty Bahar began her initial mission assignment under the United Nations Mission in Nepal (UNMIN) and absed...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 9 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago