Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Catur SULASDIARSO

Flying Toilet

6 January 2007, 16:55 , by Catur Sulasdiarso

 

Nama BJ Habibie mantan Presiden ke 3 Republik Indonesia sangat di kenal didunia penerbangan dimana konsep efisiensi kokpit sampai sekarang tetap dipakai oleh perusahaan pembuat pesawat terbang diseluruh dunia, bahkan rumus Habibie yang diciptakan oleh mantan vice preiden sebuah perusahaan terkemuka pembuat pesawat terbang di jerman diajarkan secara luas di universitas universitas teknik di Jerman. Kita patut berbangga karena sebuah karya anak bangsa Indonesia dipakai acuan oleh bangsa bangsa di dunia.

Tentunya apa yang dilakukan oleh mantan Presidean kita itu memerlukan kerja keras dan keseriusan yang sangat luar biasa, rumus Habibie tidak tercipta karena secara kebetulan tapi sudah barang tentu melalui proses yang sangat panjang. Semua cerita tersebut diatas sangat bertolak belakang dengan apa yang diciptakan oleh seorang anak bangsa Indonesia yang lainnya, yang ia namakan “Flying Toilet” walaupun mengandung unsur kata Flying namun tidak ada kaitan sama sekali dengan dunia penerbangan .

Jangan pernah membayangkan bahwa flying toilet adalah toilet dalam pesawat terbang dengan bak besar lengkap dengan gayung untuk mengguyur kotoran kita, atau toilet dengan “bathtub” yang bisa untuk selonjor. Flying Toilet tercipta bukan melaui proses panjang yang memerlukan riset bertahun-tahun dan memerlukan keseriusan tapi flying toilet ini tercipta karena secara kebetulan, karena suatu kebutuhan yang sangat amat mendesak. Sebuah konsep yang sangat amat sederhana namun sangat hakiki karena menyangkut keselamatn jiwa, aneh tapi nyata, dan konsep tersebut sekarang dipakai oleh beberapa negara antara dari Thailand, Malaysia, Philipina, Nepal, Bangladesh, India, Pakistan, Mesir, Mali, Uganda, Nigeria, Zambia, Gambia, Zimbabwe, Jerman, Swedia, Ecuador.

Kembali pada sejarah terciptanya Flying Toilet, temuan itu diawali dengan adanya “Operation Order” dari Kolonel Bharat Shekawat Singh(India) Komandan sector III/Malakal United Nations Mission in Sudan/UNMIS untuk melaksanakan Long Range Patrol ke Pibor Sebuah daerah di wilayah kerja Bor yang kira kira 45 menit jika di tempuh dengan helikopter MI 8 buatan Rusia. Ada 3 kelompok bersenjata di Pibor yaitu SAF (SUDAN ARMED FORCES) atau angkatan bersenjata pemerintah Sudan(utara), SPLA (Sudan People Liberation Army) atau Tentara pemerintah Sudan (selatan) dan PDF (Pibor Defence Forces), sebuah kelompok bersenjata yang seharusnya sesuai dengan CPA (Comprehensive Peace Agreement) harus memilih bergabung dengan SAF atau SPLA.

Catur SULASDIARSO Catur SULASDIARSO Leut. Col. Catur Sulasdiarso have been with the Indonesian Army since 1988 (after graduated from Military Academy). His most recent assignment as Military Observer under UNMIS (United Nations Mission in Sudan) concluded in 2006, it was the second-time round of...

Detail Profile »

11  Commentss

by Luigi at 6 January 2007, 20:36
HAUHAUHAUAHUAHAUHAUA!!!!!
Kita -kita disini (Ada Mas Ambar Nugroho, dan Bang Benny Nadeak) sampe ngakak nggak kelar-kelar mbaca si Flying Toilet! :))

Ternyata disana nggak cuman hujan peluru aja yah - hati2 kalau melihat kantong plastik beterbangan diudara - kalau kena ceplokan-nya jamin pasti kaket setengah mati.. :)

Sedia payung sebelum kena serangan "flying toilet!".
Ditunggu cerita-seru selanjutnya!

Salam kangen dari Liberia - Afrika Barat!
by ambar at 6 January 2007, 21:12
ha ha ha ....

kirain sedari awal tuh ceritanya serius buanget bang !

eh ... ternyata lucu banget atuh ... untunglah di liberia ndak gitu-gitu amat ... cuman kita disini harus selalu waspada ama "land mines" kalo jogging ke pantai .... terutama pagi hari ... masih banyak sisa-sisa "land mines" yang tdk tersapu ombak .. he he he

by ivo at 6 January 2007, 22:17
Walah... serius tuh?. Klo kepepet takut terkena tembak sih mungkin banget pake cara ini. Tapi klo males keluar malem... ga banget dee..
Ketika saya baca postingan ini ga ada kesan jorok berlebihan. Tapi ketika baca komen "ceplokan" yang bikin keket dari Kang Kabayan Liberia malah bikin gimanaa.. gitu ngebayanginnya.
Oh iya, salam kenal ya Mas Catur. Koq ga ketahuan dimana tugasnya nih? Ditunggu cerita2 seru lainnya ya, dan selamat bertugas!!.
by humaedi at 6 January 2007, 23:14
gimana ya kalo flying toilet bisa terbang beneran ...... seru kali ya ?? kan lumayan sambil ke toilet bisa sambil jalan-jalan .......

by mbakDos at 9 January 2007, 03:27
jaman masih piyik dulu, saya pernah bertanya2, apa yang terjadi kalo orang2 di dalem pesawat itu buang air besar. akan di kemanakah si air besarnya? kan gak mungkin jatuh begitu aja menimpa orang2 di bawah?!

...nah sekarang saya udah nemu jawabannya :D
by hanindyo at 9 January 2007, 09:09
hahaha ini bikin saya ketawa kepingkel2 setelah puyeng seharian
by dirac at 10 January 2007, 23:52
hahahaha... kalau saya akan menyebutnya "ranjau udara" :D
by network_pirates at 11 January 2007, 03:22
hahaha, ini mah, mirip sama humor saya pas di kampus, ada tebakan nih, TAnk M1 Abrams itu ada toilet nya nggak? hihihi
by cacingkepanasan at 11 January 2007, 04:59
Wah kalo ada orang yang kena flying toilet gmana tuh :D
by heru at 12 January 2007, 09:28
hahahaha....ngakak habis :-D . Ngga kebayang klo ada tentara yang terpleset gara2 ranjau si flying toilet ini. btw...harusnya flying toilet ini mendapatkan penghargaan sebagai "toilet paling inovatif di medan perang".
by Yoki at 15 January 2007, 15:01
Hihihihihi lucu...selamat kenal dan ditunggu posting lucu untuk flying yang lain :p.... awas hati-hati juga pas di elmpar dan mendarat di para milisi disangkanya biological weapon...wakakakakakaak
 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

542 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Kurniawan Syarifuddin Kurniawan SYARIFUDDIN Lieutenant Colonel Inf Kurniawan Firmuzi Syarifuddin, SE was born in Jakarta in November 1968, graduated from the military Academy (Akmil AD) in 1990. Further from second Lieutenant, he began his military career in Kostrad/Army Strategic Command then assigned to Brigif...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Senjata ampuh bikin bujur melepuh
Ayah nanti mau dibekelein apa balik ke Liberia ini?. Pertanyaan itu selalu muncul dari si Idung Pesek-ku saat ia menyadari bahwa masa cuti mudik si kampret ini hanya tinggal 1... »
Luigi PRALANGGA , 9 hours ago

Indobatt Smart Car: Children's favourite way to learn and have fun
It has been ultimate commitment for Indobatt to always assisting the community to benefit the most from the existence of UNIFIL in the Area Of Responsibility (AOR). One of the... »
Ro'is Nahrudin , 13 hours ago

Kinshasa, Aku Datang!
Sang pramugari berusaha menenangkan dan membawa barang mereka ke bagasi lain yang masih kosong. Namun sang istri ngotot ingin barang – barang itu tak jauh – jauh dari mereka. Lelaki kulit putih yang kulihat di ruang tunggu duduk di sampingku. Akhirnya setelah hampir satu jam mengatur para penumpang beserta barang bawaannya, pesawat pun lepas landas. Jangan berharap bisa tidur selama perjalanan. Aroma tak jelas sudah bukan masalah besar lagi. Perjalanan dari Bangkok menuju Nairobi membuat hidungku terbiasa dengan bau khas ini. Suara penumpang tak ada hentinya. Suami istri yang tadinya meributkan bagasi yang penuh kini tengah berdebat, entah memperdebatkan apa. Sang suami sibuk dengan kalkulator super gedenya sementara sang istri tak ada hentinya menjerit, meneriakkan instruksi kepada sang suami.
Nurul Fitri Lubis , 1 day ago

Tim COE inspeksi kesiapan operasional Satgas POM TNI
Blate Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon. Tim Inspeksi COE (Contingent Owned Equipment) dipimpin oleh Mr. Charles Nhlamba mengadakan inspeksi kedua tentang kesiapan operasional Satgas POM TNI... »
Muhammad Dahlan , 1 day ago

TNI lanjutkan pembangunan jalan di Kongo
(Kongo, Afrika, 9 Maret 2010). Setelah hampir dua bulan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan Dungu – Faradje di Kongo berhenti karena faktor gangguan keamanan yang dilakukan... »
Agus Hermansyah , 1 day ago

 

Recent Comments

Nurul Fitri Lubis commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


Nurul Fitri Lubis commented on Kinshasa oh Kinshasa...
a few seconds ago


Nurul Fitri Lubis commented on Kinshasa, Aku Datang!
a few seconds ago


YudhaPH commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


Nina commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com