Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Dansatgas Konga hadiri Sertijab Panglima UNIFIL

2 February 2010, 02:46 , by Sanra Michiko Moningkey

 

(Naqoura, Lebanon, 02/02/2010). Pimpinan tertinggi dalam operasi perdamaian di Lebanon Selatan dipercayakan kepada seorang perwira tinggi militer dan dikenal dengan sebutan UNIFIL Force Commander (Panglima UNIFIL). Sejak misi perdamaian UNIFIL pertama kali dibentuk pada tahun 1978, Letnan Jenderal Claudio Graziano (Italy) merupakan Panglima UNIFIL ke-11 (sebelas) yang ditunjuk dan dipercaya oleh Sekjen PBB untuk mengendalikan operasi perdamaian di wilayah Lebanon Selatan. Beberapa waktu lalu, bertempat di Cenotaphe, Markas Besar UNIFIL Naqoura, secara resmi Letjen Claudio Graziano menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada pejabat Panglima UNIFIL ke-12 (dua belas) Mayor Jenderal Alberto Asarta Cuevas (Spanyol), yang sebelumnya pernah bertugas di jajaran UNIFIL sebagai UNIFIL Sector East Commander (Komandan Sektor Timur) sejak Desember 2008 sampai dengan April 2009.

Transfer Authority 1

Transfer Authority 2

Bertindak selaku Komandan Upacara pada serah terima tersebut adalah Mayor Cpm Johny Paul Johannes Pelupessy (Pasi Log Satgas POM TNI Konga XXV-B). Mayor Cpm Johny Paul J.P adalah perwira menengah di Puspomad Jakarta dengan jabatan terakhir sebagai Irda Matku Irpuspomad.

Transfer Authority 4

Transfer Authority 5

Sementara, Komandan Guard Of Honour adalah Kapten CHB Hisar Panusunan Silaen (Perwira Perhubungan Indo FPC). Dalam pelaksanaan Jajar Kehormatan (Guard Of Honor) Satgas FPC Konga XXVI-B2 menurunkan 1 tim Guard Of Honour. Kapten CHB H. P Silaen yang merupakan lulusan Akmil tahun 2001 (sebelum berangkat Satgas Konga XXVI-B2 sehari-hari berdinas di Grup 1 Kopasus, Serang).

Transfer Authority 3

Upacara serah terima jabatan ini dihadiri oleh beberapa pejabat penting baik di tingkat Markas Besar PBB New York maupun lokal Lebanon dan internasional, antara lain Duta Besar RI untuk Lebanon Bapak Bagas Hapsoro, Director of UNIFIL Strategic Military Cell (SMC) Mayor Jenderal TNI Zahari Siregar, Wakil Komandan (Wadan) Sektor Timur Kolonel Inf Surawahadi serta seluruh pejabat komandan satuan dan staf sipil jajaran UNIFIL, termasuk para Komandan Satgas Kontingen Garuda terdiri dari Dansatgas Konga XXIII-D – Letkol Inf Andi Perdana Kahar, Dansatgas Konga XXV-B – Letnan Kolonel Cpm Ekoyatma Parnowo, Dansatgas Konga XXVI-B1 – Kolonel Inf Restu Widiyantoro serta Dansatgas Konga XXVI-B2 – Letnan Kolonel Inf Fulad.

Dalam sambutannya Force Commander menyampaikan, bahwa upacara hari ini merupakan kesempatan berharga untuk melihat kembali serta menilai prestasi yang telah dibuat selama tiga tahun dirinya memimpin pasukan Perdamaian PBB di Lebanon, sehingga kita akan dapat melihat ke depan dengan memperbarui tekad serta membuka jalan bagi perdamaian yang berkelanjutan di Lebanon. Selain itu, Letjen Claudio Graziano juga menunjukkan betapa adanya peningkatan grafik situasi yang kondusif di Lebanon Selatan yang disebabkan kerjasama dari semua pihak didalam penghentian permusuhan serta penghormatan terhadap Blue Line dan yang terpenting komitmen teguh terhadap resolusi 1701.

Lebih lanjut Letjen Claudio Graziano mengatakan, UNIFIL dan Angkatan Bersenjata Lebanon telah mengembangkan kemitraan yang efektif, yang merupakan landasan bagi keberhasilan pelaksanaan resolusi 1701. Lebih dari tiga tahun setelah mengadopsi resolusi 1701, kondisi di Lebanon telah membaik secara signifikan. Secara bersamaan, UNIFIL telah berhasil membantu Angkatan Bersenjata Lebanon karena pasukan UNIFIL telah dikerahkan ke seluruh Lebanon Selatan, termasuk ke daerah Blue Line. Sementara, pasukan Israel juga bekerjasama dengan menarik pasukannya dari wilayah Lebanon, dan berharap kedepan dengan tekad melanjutkan hasil yang sudah dicapai selama ini, penarikan Israel dari semua wilayah Lebanon dapat secara efektif dicapai dalam periode ke depan, prestasi ini dibuat sebagian besar sebagai hasil dari hubungan yang komprehensif dan koordinasi dari semua pihak.

Di akhir sambutannya Letjen Claudio Graziano menyampaikan pesan “bahwa dengan adanya dukungan dari semua pihak, dia yakin bahwa Mayjen Alberto Asarta Cuevas akan terus memajukan pelaksanaan misi UNIFIL, dan terus berjuang untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan dan stabilitas di Lebanon Selatan. Sekali lagi, disampaikan penghargaan kepada semua orang yang telah berusaha keras serta membantu untuk kolaborasi dalam suasana persahabatan yang sangat berharga sepanjang masa jabatan saya”.

Upacara itu sendiri ditandai dengan penandatangan dokumen serah terima jabatan serta penyerahan bendera PBB dari Letjen Claudio Graziano kepada Mayor Jenderal Alberto Asarta Cuevas selanjutnya acara dilanjutkan dengan peletakkan karangan bunga oleh Letjen Claudio Graziano untuk mengenang para personel pasukan penjaga perdamaian yang telah gugur selama bertugas menjaga perdamaian dunia. SP-31/II/Konga XXIII-D/UNIFIL

Sanra Michiko Moningkey Captain Air Force Sanra Michiko Moningkey was born in 1976 in Manado, having been graduated from the Indonesia’s Air Force Academy in 2002 is presently serving the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), as Indonesia’s Garuda Contingent – Military...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Nita Marcela Siahaan Lieutenant Colonel. Nita Siahaan MSc. is the first Indonesian Army Woman from the Indonesian Army Information Service who joined Peace Keeping Operations under the banner of United Nations (MONUC) in Congo. The Indonesian Government has assigned Ltc Nita to...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago