Ketika saya ditanya oleh kerabat dan sahabat di tanah air menanyakan oleh-oleh dari Liberia, kadang sulit sekali menjelaskan bahwa di Liberia itu pilihan membeli oleh-oleh yang terjangkau dan kualitasnya bagus; amatlah terbatas. Meski penjual kerajinan khas Liberia sudah mulai banyak terlihat, namun ragam dan kisarannya masih jauh dari kualitas yang bagus dan jenisnya tidak lebih dari ukiran/patung pahat yang masih kasar, selain masih dirasa mahal harganya, mereka yang terbang mudik dengan kelas kabin ekonomi sudah pasti terbatas dengan barang bawaan tidak lebih dari 20 kgs… jadi mending nggak usah aja deh kalau setengah koper sendiri si koper sudah berisikan patung-patung itu.
Alternatifnya adalah oleh-oleh khas UN, yaitu oleh-oleh dari mulai gelas cangkir, kaos polo dan beragam barang-barang yang berlogokan UN (United Nations). Memang sih unik dan hanya dijual di duty free shop yang terdapat di logistics base-nya UNMIL dan hanya staff UN saja yang bisa masuk berbelanja disana.
UNMIL Duty Free Shop ini layaknya supermarket biasa, yang dikelola oleh perusahaan rekanan UNMIL untuk mengoperasikan dengan mengimport bahan-bahan makanan basah dan kering untuk kebutuhan para staff.
Selain oleh-oleh tersebut, kebutuhan bahan makanan sehari-hari juga tersedia disana termasuk itu daging yang dibekukan, buah-buahan segar dan lain-nya persis seperti toserba di tanah air. Mudah-mudahan pada artikel mendatang, saya akan coba untuk mengulas lebih baik lagi perihal UN Supermarket atau yang lebih dikenal dengan istilah “PX” atau Post Exchange ini dan peranannya bagi kesejahteraan para staff UN yang bekerja di mission area ini.
Saat sebelum cuti mudik, inilah saatnya para staff UNMIL sibuk berbelanja barang-barang berlogokan “UN” untuk kerabat family mereka di tanah airnyamasing-masing, meski harus diakui bahwa hgarga yang pasang pada label banderol acapkali membuat kedua alis ini naik melengkung keatas. Jelas bahwa untuk barang serupa dengan bordiran khusus bila dibuat di tanah air, tentulah tidak sampai segitu harganya.
Namun demikian, kadang harga jadi pertimbangan kedua bila akhirnya si oleh-oleh tersebut adalah buat keluarga tercinta dan/atau kerabat di tanah air… lihatlah tampang mereka, awalnya Kang Deden dan Mas Dicky terkejut melihat harganya.. eh lama-lama setalah satu-dua-kali putar-putar, akhirnya dibeli juga itu boneka :-)
“Ah, saya mau beli topi ini buat nanti mancing di danau di kampung, begitu kilah Kang Deden dan Bang Donasion, maka berposelah mereka sebelum beranjak ke kasir untuk membayarnya.
Akhirnya si kampret ini juga ikut-ikutan mbeli deh, dengan argumen: “Sayang anak.. sayang anak!” – juga sayang ibunya sih… :D, walhasil inilah dia UNMIL Merchandise yang kemaren dibeli untuk oleh-oleh dirumah. mudah-mudahan awet yah.
Nah, untuk temen-temen yang belum kebagian, sabar yah .. mudah-mudahan cuti mudik berikutnya bisa disempatkan mendapat oleh-oleh dari Liberia.







Mas Luigi, kalo saya naksir berat sama baret birunya UN,…cara dapetinnya gimana yah ? heheheheh…sukses terus Mas.
mugnya cakep. jadi pengen, hueheheh…
wah Mugnya oke tuh!!! hehehehehe
nah gini aja kang, siapa yg pengen pesennya ke kang Lui hehehe….. ntar tinggal transfer duitnya (tp ni jd staff unmil atw mw jd pedagang sih?).
ya semahal apa kl buat anak2 n other famz, sepertinya ikhlas aja belinya… ya tho?! salam buat rekan2 yg bertugas. tenang Indonesia baik2 aja :D
Bonekanya luthuuuu, mauuuu … boleh nitip gak Kang? hehehehe _
hehe, kmrn saya ‘cuma’ kebagian oleh2 badge UN dan logo bendera merah putih buat di tempel di jaket ‘pdl’ kembaran sm papa, baretnya..sukses disimpen dgn rapi sm papa di lemari, hihihihihi..
Kang Luigi,
Kumaha damang? Hatur nuhun pisan kemarin dah bagi2 info mengenai link2 yang harus dikunjungi untuk tahu informasi lowongan di UN. So now trying my best to find one first in Indonesia. Just u adviced before.
Doakan ya Kang.. terlihat agak sedikit sulit untuk bisa masuk dalam kualifikasi yang diinginkan kalau masih fresh grad ya, Kang. Dan lowongan yang dibuka untuk di Indonesia bagi yang less experienced (like me) pun juga belum terlalu banyak. Namun berhubung semakin besarnya keinginan untuk bisa join UN pun, jadi spirit tersendiri nih Kang. Meski dengan susah payah bahkan terseok-seok.
Huhu. Berhubung masih kosong juga, jadi menyempatkan diri untuk terus pantau link2 yang kemarin, semoga ajah ada yang cocok dan sesuai.
Terima kasih Kang.. ditunggu info2 berikutnya yah.. J salam dari Tanah Air.
Selmat hari Sumpah Pemuda
Best Regard,
Ricki Saputra