Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Ayo kembangkan usahamu sampai ke ujung Liberia

21 December 2008, 08:57 , by Luigi Pralangga

 

Dalam banyak kesempatan, saat berbincang dengan kawan lama, kenalan baru dan sampai ke kerabat/sanak-famili, salah satu obrolan yang menjadi topik serius adalah:

Kira-kira bisa bisnis apa ya di Liberia?

Ya, memang pertanyaan klasik, dan saya pun dengan senang hati menjelaskan terbaik saya bisa berdasarkan pengalaman dan pengamatan subyektif saya, berbekal dari hampir 5 tahun ini tinggal dan bekerja di Liberia.

Sejak April 2004, kedua kaki ini menginjak tanah Liberia, dan menjelajah kebanyak tempat di pelosoknya, berinteraksi dengan penduduk disana, dan menjalin silaturahim dengan banyak ragam anggota masyarakat, darimulai rekan kerja staff nasional Liberians di kantor, para tetangga yang tinggal bersebelahan dengan rumah kontrakan kita, para juragan kontrakan, dan mereka laini-nya yang saya temui hingga hari ini.

Dari banyak berita pada media mainstream-pun sudah banyak mengulas tentang Liberia dan bagaimana negeri ini bangkit perlahan tapi pasti dari kehancuran akibat perang saudara lebih dari 14 tahun itu, keberadaan misi pemulihan perdamaian PBB sejak Oktober 2003 hingga hari ini dan kemajuan pesat lain-nya diberbagai bidang, kesemuanya menjadikan sebuah ‘confidence’ yang menampakkan hasil: Perbaikan ekonomi.

Dampak positif dari perbaikan ini, bisa terlihat jelas dengan semakin banyaknya terlihat bangunan baik hunian maupun gedung-gedung untuk sarana komersil seperti toko-toko yang bermunculan, supermarket yang mulai terlihat banyak dipenuhi barang dagangan, sampai kepada macet-nya jalan di pusat kota Monrovia pada taraf yang benar-benar mulai menjengkelkan.

Masak sih? – ya! memang begitulah adanya.. silahkan ditengok klip video berikut saya temukan di Youtube yang tentunya bisa menjadikan tambahan informasi buat rekan-rekan diluar sana yang masih mengkerutkan dahi mencoba menggambarkan atau menerka dan mungkin tidak percaya kalau Liberia sudah lebih baik kondisinya.

Kira-kira hampir 8 bulan silam, kita sempat kedatangan rekan senegara dari Jakarta yang berkunjung ke Liberia, khususnya ke kota Harper – Maryland County, sebuah propinsi berbatasan dengan Ivory Coast (pantai Gading). 2 kawan baru itu terbang dari Jakarta, mewakili grup konglomerasi bisnis Indonesia yang menanamkan modal di Liberia dengan membeli lahan perkebunan karet disana.

Saya jadi tersenyum dan meng-iya-kan cerita kesan pertama mereka saat mendarat di Liberia untuk pertama kali-nya dan kisah mereka menjelajah melalui jalan darat dari Monrovia ke Harper yang telah memakan waktu lebih dari 2 hari dengan beberapa selingan seru, yaitu mobil yang dikendarainya melintir masuk kubangan akibat kondisi jalan yang buruk pas saat larut malam. Untungnya mereka tidak terserang malaria.

Bersama dengan para Indonesian Military Observer yang bertugas di UNMIL; Bang Joseph Rizki prabowo (yang mengambil photo), Mas Agoeng Satiawanpoetra (jangkung sebelah kiri kedua), saya dan Mas Tusih Widayat (kanan) berfoto bersama Mas Fitri dan Mas Ari bertempat di guest house tempat mereka menginap.

Inilah mereka, selepas kembali dari perjalanan ke Harper, bersantap makan siang di Kafetaria pada gedung Markas besar UNMIL (United Nations Mission in Liberia) di Monrovia.

Ayo kembangkan kepak usahamu hingga ke ujung Liberia, jangan pernah surut untuk menjadi saudagar internasional, jangan hanya jadi jago di dalam kandang saja, mari bertandang ke afrika barat. Resiko dan tantangan meraih sukses juga ada terbentang luas sampai kesini.

Dody Muhtar Taufik Dody Muhtar Taufik, currently holding a rank in Major Cavalry. Graduated in 1995 from Indonesia’s military academy, Possesses various military course to include Basic Armor, Staff Officer’s Course, Para Trooper and several other to include the latest in Civil Military...

Detail Profile »

10  Comments

by hume at 21 December 2008, 09:15

ternyata liberia gak seperti yg saya bayangkan, kirain masih jadul gitu, ternyata skrng dah lebih baik.. klo buka toko batik disana ada yg beli gak yah??? hehehe

by Luigi Pralangga at 21 December 2008, 09:21

Sepertinya membuka usaha di negeri ini mesti sabar dan ulet, layaknya bua usaha di negeri sendiri.. namun pasar disini masih harus digarap lebih intensif, sudah banyak produk-produk China yang membanjiri pasaran disini..

Africa is high risk, but also high gain! – gak heran banyak pengusaha China yang bener2 semangat menggarap bisnis disini.

Batik mereka masih kasar desain-nya dan butuh expose dan asistensi dari kemahiran pengrajin batik Indoensia deh kayaknya. Kapan nih mau jadi juragan batik di Liberia?

by babegue at 21 December 2008, 14:58

Patungan yuk, beli tanah di pinggir pantai, trus bangun hotel, brapa kira2 mas harga tanah disana?

by aida emaknya sanne at 21 December 2008, 16:35

Kumaha mun saya jualan dodol sama bala-bala disana bakal laku moal kang :-D ? Btw, nuhun ya kartu pos-nya sudah keterima. Nuhun juga kalo kiriman sudah sampe, katuang ? aya nu bulukan teu? Ari produk cina mah jangan ditanya, kayak disini atuh desa or dusun sekecil dan se-nyingcet apapun pasti ada restaurant cina-nya, gile ga tuh expansinya ?

by novan at 21 December 2008, 22:22

itu gedung di liberia ?? kirain ga ada gedung bertingkat disana :D..
but, mental pekerja seperti saya hanya cocok utk jadi pekerja, meskipun ada arah utk menuju usaha…tantangan berat, tapi harus dihadapi!

salute…
keep contact kang!

by gugum at 22 December 2008, 02:58

Teu kabayang urang mah Kang Lui dagang Batik di Liberia?? emang daraekun makena nya??ckckck kontras kali kuliy sama baju na upps punten bukan ngaledek.
Selain usaha batik apa lagi kang yang cocok di sana??

Cheers

by Fitri Barnas at 22 December 2008, 03:24

He hehee…. Juragan,

Terima kasih exposenya ya. Urusan Liberia akan mulai didiskusikan lagi awal tahun depan, apalagi situasi keuangan dunia yang lagi krisis ini. Tapi Arie sudah siap selalu untuk diterjunkan di sana, kangen sama Lebanese… (heheee peace ya Rie…)

Kapan nih pada pulang kampung ke Jakarta? Kasih kabar kalo ke tanah air ya. Cheers…

Nuhun
FB

by Dody Priambodo at 23 December 2008, 01:00

Dear Mas Lui:

How ya doing? Hoping this holiday season fever could only catch you the joyful bug. Unlike me here sigh that having to fight severe cough for these last few days. Scheduled to see the doctor later this afternoon. Wish me luck to regain the good health soon, yah ;-D

A good news for you perhaps. A close friend of mine (back to those good old days at high school and the joyous service at AFS) is going to be stationed at Grbanga, Liberia. The name is Yudi Siswanto and he will perform his medical services to the people of that area through the organization called “Medecins du Monde”. His service is expected to commence in mid-January 2008.

Neither I nor he have the idea of how far the town is from Monrovia. But Yudi just informed me that his working arrangement would include once a month visit to Monrovia. This would make a great chance to meet and greet event ;-)

As he’d be the new guy in the neighborhood, please make some time to greet and welcome him to the country. He can be contacted through the email address of yudi.siswanto@gmail.com

Oh well, gotta get back to work. Will write more later.

Groetjes,
Dody Priambodo
Assistant to Procurement Committee
Government Financial Management and Revenue Administration Project (GFMRAP)
Ministry of Finance of the Republic of Indonesia
Gedung BAPEKSTA, Lantai 8 Utara
Jln. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta Pusat 10710, Indonesia

by Rita at 3 January 2009, 18:41

Selama ini yang ada dikepala, di sana itu miskin, kumuh, tunawisma dan yang memprihatinkan….. ternya dugaan itu meleset apalagi …
… dengan hadirnya gedung,bangunan megah disana..mayoritas penduduk kulit hitam yaa
Selain perkebunan, perdagangan hasil produksi industri dari indonesia juga potensi dipasarkan disana yaa

by dodY at 28 January 2009, 20:49

dooooooooooooohh… email saya kok bisa langsung terpampang di situuuuhh? hehehee… mbok ya di-edit dulu. apa lagi tersebutkan alamat emailnya mas yudi lho! nanti ybs bisa kebanjiran email dari penggemar ;-D hahahaha!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

628 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Reinhard HUTAGAOL Reinhard Hutagaol currently serving as AKBP/Leut. Col (Police Commision) at Indonesian National Police (INP). Having equipped with extensive exposure during his previous international assignment in Bosnia-Herzegovina in 1997 – 1998. Reinhard has already deployed to Sudan for assignment to...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Welfare Cruise Monusco Staff
Recreation is part of our duty as an implementation of implementation of stress management. It aims at performing better at work “Pablo, Bavon..yaka….viens, arrange this tables & chairs on the barge,... »
Lusyanto Januar , 8 hours ago

Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
Tepatnya di desa Cimquante-Cinq arah antara Dungu Faradje dimana lokasi Kontingen Garuda XX-G bekerja dalam membangun jalan Dungu Faradje, Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw dan personel Zeni TNI pada hari Kamis (19/8) membagikan baju baru kepada masyarakat Kongo yang berada dipedalaman, khususnya kepada anak-anak yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Sumbangan berupa baju ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-65, juga sebagai bagian dari Sargal (Sarana Penggalangan) terhadap masyarakat Kongo.
Agus Hermansyah , 7 days ago

Sertijab Bintara Tertinggi UNIFIL Lebanon
Pada beberapa waktu lalu, bertempat di Markas Besar UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Naqoura, Lebanon Selatan telah dilaksanakan acara serah terima jabatan FSM (Force Sergeant Major) atau Bintara tertinggi UNIFIL dari pejabat lama Master Warrant Officer Fremphah Mosses kepada Senior Warrant Officer Adong Yure Williams, keduanya berkewarganegaraan Ghana.
Muhammad Dahlan , 7 days ago

Pesiar Eksklusif di Sungai Congo
Sabtu sore dilanjutkan dengan mengunjungi teman – teman TNI yang baru pindah rumah, sampe berpesiar ke Sungai Congo di Minggu pagi. Nah, yang terakhir ini yang paling seru. Akhirnya, setelah Sari mengerahkan segala daya upaya untuk membujuk dua marinir Indonesia, Pak Amrin dan Bang Lusy (maaf ada tambahan: yang selalu ngaku – ngaku ganteng) dua marinir ini pun setuju untuk membawa kami berpesiar.
Nurul Fitri Lubis , 10 days ago

Upacara HUT RI ke-65 ditengah padatnya tugas FPU Indonesia di Darfur
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Robertho Pardede , 12 days ago

 

Recent Comments

Dewi Yulia commented on Kontingen Garuda XX-G Bagikan Bingkisan Kepada Masyarakat Pedalaman Kongo
a few seconds ago


Tante YY commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


ghozy commented on Trekking ke negeri atap dunia
a few seconds ago


Mariani commented on Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
a few seconds ago


khaidar commented on Madagascar bercerita: [Dilarang] Bercinta dibawah pohon kelapa
a few seconds ago