Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Asal-usul & misteri Vespa Congo

24 October 2008, 22:44 , by Erfan Ahmad Piliang

 

Apa jadinya yaaaa … Seandainya Indonesia tidak pernah mengirimkan pasukan misi Perdamaian PBB/Kontingen Garuda II ke Congo mulai dari 25 Desember 1960. [baca: Democratic Republic of Congo]

PASTIlah Scuter/Vespa Congo akan bernama lain dan mungkin saja namanya menjadi Vespa Uganda atau Vespa Kenya. Di Indonesia Scooter atau Vespa Congo sudah terbilang kenderaan antik dan diminati hampir semua lapisan masyarakat tua muda yang kemudian semakin cukup populer dengan terbentuknya I.V.C.I Ikatan Vespa Congo Indonesia yang tersebar hampir disemua propinsi di tanah air.

Kali pertama saya menerima penugasan ke DR.Congo yang terlintas adalah pastilah akan saya temui banyaknya Vespa Congo di Kinshasa (kebetulan saya penggemar & punya 1 unit Scooter keluaran tahun 1966 yang sudah saya modifikasi).

Ternyata saya keliru 1 tahun sudah berlalu ……. Tidak ada satupun kendaraan Vespa Piaggio/Congo yang saya temukan sampai saat ini di kota Kinshasa.

Akhirnya rasa ingin tau pun mencoba bergerilya menembus lapisan dinding baja lemari arsif seputar lorong lorong tersembunyi & rahasia di gedung UN/Monuc di Kinshasa. Ku mencoba bertanya kesana dan kemari .. menguak tabir misteri Scooter/Vespa Congo yang tersebar banyak di Indonesia eeehhh.

Ternyata ……… Menjelang selesainya misi Perdamaian Kontingen Garuda Indonesia I tahun 1957 para rekan TNI kita yang bertugas di Congo mendapat tawaran secara kolektif dari UN apakah berminat untuk membawa Scooter/Vespa made in Italy, oleh UN penawaran ini difasilitasi secara nasional/direct shipment yang tentunya dibayar melalui potongan Allowance.

Dengan demikian sejarah sudah mencatat dan tidak perlu dipungkiri bahwa kali perdana Vespa kecil mungil tersebut hadir di Indonesia dibawa sebagai kenang-kenangan oleh TNI kita yang bertugas di Congo maka dengan mudahnya saja Rakyat Indonesia memberi nama Vespa Congo…..sampai saat ini nama tersebut terus melekat dalam dunia automotive Indonesia.

Dan dalam proses zaman Vespa ini kemudian berkembang dengan segala model memenuhi tuntutan permintaan pasar dunia, Vespa Congo pun semakin banyak masuk ke Indonesia melalui PT. EK Toedjuh yang ditunjuk sebagai agent resmi di Indonesia.

Kalau kemudian saat ini kita membuat perbandingan, dulu TNI kita hanya membawa Sebuah Vespa Congo sebagai kenang kenangan bertugas, lalu para TNI/MILOBS/KONGA yang bertugas di DR.Congo saat ini BAWA APA yaaa mas….. paling tidak 3 unit Mobil Avanza pasti terbelilah…2 unit buat disewa-sewakan & 1 unit buat dipakai ngantor mas eeehhh. Sayangnya saat ini UN tidak memfasilitasi lagi penawaran BAWA mobil dari Congo,kalau tidak sejarah akan terulang ada Mobil Congo di Indonesia eeehhh.

Demikian…… mistery Vespa Congo sudah terkuak dengan jelas, tak ada lagi dusta diantara kita khususnya sesama penggemar Vespa Congo Indonesia jangan ragukan kalau sejarah nama tersebut terkait erat sangat dengan misi perdamaian PBB.

Salam jabat erat : EA Piliang – DR.Congo Kinshasa.

Trade Mark : Vespa Piaggio/scuter Congo – Scuter Lambretta – Vespa Sprink – Vespa Super–Verpa PX – Vespa Exel – Vespa Sparta – Vespa GL – Vespa Bajaj. Images used as illustration only and is owned by respective copyrighted owner.

Erfan Ahmad Piliang Erfan Ahmad Piliang is not new comer to Africa. Currently responsible to support Indonesia’s Sinar Antjol markets existence in the Democratic Republic of Congo (DRC). Previously serving in various eastern african regions, like Angola, Eritrea – Ethiopia, Comoros Island, Madagascar...

Detail Profile »

7  Comments

by Donasion at 27 October 2008, 06:13

Uda Erfan,,waktu ambo SMP sekitar tahun 1979.. Apak ambo punyo juo vespa Congo tu. Iyo sabana kuek. Sampai ambo SMA, acok ambo mambao beliau jo Vespa to ka Bukittinggi jo Padang.
Ambo asal Solok Da.
Ambo pingin punyo vespa tu Da,,baa caronyo?
Salam dari Liberia.

by Hilman Agung at 27 October 2008, 11:21

Makasih banyak atas pencerahannya mas …terkuaklah misteri yang selama ini menghatuiku …sejak kapan DR Congo bikin vespa,:P.

by richard martinus at 1 November 2008, 02:45

wah keren bgd yah tentara kita dlu……….
hehehehe………..
q jg seorang scooterist dari lamongan jatim (LVC)
thks bgd pak ats infox……….

by arseto pramono at 12 November 2008, 06:26

waduh mas matur nuwun atas info nya aq semakin lega atas penasaran dari namaaa 222 kongo .
dari bapak 2222 tetua penggemar kongo

by ikhu bangladesh at 4 December 2008, 08:13

hasil blusukan di Congo, jadi inget sampean blusukan di pasar tardisional pavillion sampe pasar precious stone Androvoangy waktu kita sama2 di Madagascar…..pe@ce!

by ikhu bangladesh at 4 December 2008, 08:15

masih hobi blusukan?, jadi inget sampean blusukan di pasar pavillion sampe pasar precious stone Androvoangy waktu kita sama2 di Madagascar…..pe@ce!

by Awaluddin at 24 February 2010, 14:36

berapa jumlahnya vespa “congo” yg dibawa TNI ke indonesia, kali2 aja dapat yg original nya, thks (Scooter Antik Club Penajam Paser Utara – Kaltim)

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

545 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Rane HAFIED Radio Broadcasting has been his hobby and work for almost 15 years, way back to his college time in Indonesia. For the past 9 years, Rane or also known as JaF has been working at a radio station in Singapore...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Senjata ampuh bikin bujur melepuh
Ayah nanti mau dibekelein apa balik ke Liberia ini?. Pertanyaan itu selalu muncul dari si Idung Pesek-ku saat ia menyadari bahwa masa cuti mudik si kampret ini hanya tinggal 1... »
Luigi PRALANGGA , 2 days ago

Indobatt Smart Car: Children's favourite way to learn and have fun
It has been ultimate commitment for Indobatt to always assisting the community to benefit the most from the existence of UNIFIL in the Area Of Responsibility (AOR). One of the... »
Ro'is Nahrudin , 2 days ago

Kinshasa, Aku Datang!
Sang pramugari berusaha menenangkan dan membawa barang mereka ke bagasi lain yang masih kosong. Namun sang istri ngotot ingin barang – barang itu tak jauh – jauh dari mereka. Lelaki kulit putih yang kulihat di ruang tunggu duduk di sampingku. Akhirnya setelah hampir satu jam mengatur para penumpang beserta barang bawaannya, pesawat pun lepas landas. Jangan berharap bisa tidur selama perjalanan. Aroma tak jelas sudah bukan masalah besar lagi. Perjalanan dari Bangkok menuju Nairobi membuat hidungku terbiasa dengan bau khas ini. Suara penumpang tak ada hentinya. Suami istri yang tadinya meributkan bagasi yang penuh kini tengah berdebat, entah memperdebatkan apa. Sang suami sibuk dengan kalkulator super gedenya sementara sang istri tak ada hentinya menjerit, meneriakkan instruksi kepada sang suami.
Nurul Fitri Lubis , 2 days ago

Tim COE inspeksi kesiapan operasional Satgas POM TNI
Blate Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon. Tim Inspeksi COE (Contingent Owned Equipment) dipimpin oleh Mr. Charles Nhlamba mengadakan inspeksi kedua tentang kesiapan operasional Satgas POM TNI... »
Muhammad Dahlan , 3 days ago

TNI lanjutkan pembangunan jalan di Kongo
(Kongo, Afrika, 9 Maret 2010). Setelah hampir dua bulan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan Dungu – Faradje di Kongo berhenti karena faktor gangguan keamanan yang dilakukan... »
Agus Hermansyah , 3 days ago

 

Recent Comments

INDRA commented on Bertugas di Misi Perdamaian: Meniti jalur karir di PBB
a few seconds ago


dicky commented on Bertugas pada misi PBB: Sebuah kebanggaan tersendiri
a few seconds ago


Tommy Aria commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


harto commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


Uncu Syahrial commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com