Apa jadinya yaaaa … Seandainya Indonesia tidak pernah mengirimkan pasukan misi Perdamaian PBB/Kontingen Garuda II ke Congo mulai dari 25 Desember 1960. [baca: Democratic Republic of Congo]
PASTIlah Scuter/Vespa Congo akan bernama lain dan mungkin saja namanya menjadi Vespa Uganda atau Vespa Kenya. Di Indonesia Scooter atau Vespa Congo sudah terbilang kenderaan antik dan diminati hampir semua lapisan masyarakat tua muda yang kemudian semakin cukup populer dengan terbentuknya I.V.C.I Ikatan Vespa Congo Indonesia yang tersebar hampir disemua propinsi di tanah air.
Kali pertama saya menerima penugasan ke DR.Congo yang terlintas adalah pastilah akan saya temui banyaknya Vespa Congo di Kinshasa (kebetulan saya penggemar & punya 1 unit Scooter keluaran tahun 1966 yang sudah saya modifikasi).

Ternyata saya keliru 1 tahun sudah berlalu ……. Tidak ada satupun kendaraan Vespa Piaggio/Congo yang saya temukan sampai saat ini di kota Kinshasa.
Akhirnya rasa ingin tau pun mencoba bergerilya menembus lapisan dinding baja lemari arsif seputar lorong lorong tersembunyi & rahasia di gedung UN/Monuc di Kinshasa. Ku mencoba bertanya kesana dan kemari .. menguak tabir misteri Scooter/Vespa Congo yang tersebar banyak di Indonesia eeehhh.
Ternyata ……… Menjelang selesainya misi Perdamaian Kontingen Garuda Indonesia I tahun 1957 para rekan TNI kita yang bertugas di Congo mendapat tawaran secara kolektif dari UN apakah berminat untuk membawa Scooter/Vespa made in Italy, oleh UN penawaran ini difasilitasi secara nasional/direct shipment yang tentunya dibayar melalui potongan Allowance.
Dengan demikian sejarah sudah mencatat dan tidak perlu dipungkiri bahwa kali perdana Vespa kecil mungil tersebut hadir di Indonesia dibawa sebagai kenang-kenangan oleh TNI kita yang bertugas di Congo maka dengan mudahnya saja Rakyat Indonesia memberi nama Vespa Congo…..sampai saat ini nama tersebut terus melekat dalam dunia automotive Indonesia.
Dan dalam proses zaman Vespa ini kemudian berkembang dengan segala model memenuhi tuntutan permintaan pasar dunia, Vespa Congo pun semakin banyak masuk ke Indonesia melalui PT. EK Toedjuh yang ditunjuk sebagai agent resmi di Indonesia.
Kalau kemudian saat ini kita membuat perbandingan, dulu TNI kita hanya membawa Sebuah Vespa Congo sebagai kenang kenangan bertugas, lalu para TNI/MILOBS/KONGA yang bertugas di DR.Congo saat ini BAWA APA yaaa mas….. paling tidak 3 unit Mobil Avanza pasti terbelilah…2 unit buat disewa-sewakan & 1 unit buat dipakai ngantor mas eeehhh. Sayangnya saat ini UN tidak memfasilitasi lagi penawaran BAWA mobil dari Congo,kalau tidak sejarah akan terulang ada Mobil Congo di Indonesia eeehhh.
Demikian…… mistery Vespa Congo sudah terkuak dengan jelas, tak ada lagi dusta diantara kita khususnya sesama penggemar Vespa Congo Indonesia jangan ragukan kalau sejarah nama tersebut terkait erat sangat dengan misi perdamaian PBB.
Salam jabat erat : EA Piliang – DR.Congo Kinshasa.
Trade Mark : Vespa Piaggio/scuter Congo – Scuter Lambretta – Vespa Sprink – Vespa Super–Verpa PX – Vespa Exel – Vespa Sparta – Vespa GL – Vespa Bajaj. Images used as illustration only and is owned by respective copyrighted owner.
Uda Erfan,,waktu ambo SMP sekitar tahun 1979.. Apak ambo punyo juo vespa Congo tu. Iyo sabana kuek. Sampai ambo SMA, acok ambo mambao beliau jo Vespa to ka Bukittinggi jo Padang.
Ambo asal Solok Da.
Ambo pingin punyo vespa tu Da,,baa caronyo?
Salam dari Liberia.
Makasih banyak atas pencerahannya mas …terkuaklah misteri yang selama ini menghatuiku …sejak kapan DR Congo bikin vespa,:P.
wah keren bgd yah tentara kita dlu……….
hehehehe………..
q jg seorang scooterist dari lamongan jatim (LVC)
thks bgd pak ats infox……….
waduh mas matur nuwun atas info nya aq semakin lega atas penasaran dari namaaa 222 kongo .
dari bapak 2222 tetua penggemar kongo
hasil blusukan di Congo, jadi inget sampean blusukan di pasar tardisional pavillion sampe pasar precious stone Androvoangy waktu kita sama2 di Madagascar…..pe@ce!
masih hobi blusukan?, jadi inget sampean blusukan di pasar pavillion sampe pasar precious stone Androvoangy waktu kita sama2 di Madagascar…..pe@ce!
berapa jumlahnya vespa “congo” yg dibawa TNI ke indonesia, kali2 aja dapat yg original nya, thks (Scooter Antik Club Penajam Paser Utara – Kaltim)