Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Puguh PAMUNGKAS

Ancaman terhadap si Helm Biru itu

14 November 2009, 21:52 , by Puguh Pamungkas

 

Menjadi Relawan PBB merupakan suatu kesempatan yang buat saya perlu sangat disyukuri. Kesempatan bekerja pada misi PBB ini juga merupakan kemurahan dariNya, dimana bergabung dan belajar banyak pastinya untuk si kencur yang masih ingusan ini (Maklum lagi terkena flu karena pancaroba musim dari panas ke dingin walaupun hanya dirasakan pada malam hari aja) bertugas di Negara Bau Kelek Sudan ini.

Puguh and friends

Meski dirasa belum lama berselang, namun rasanya sudah lama juga, yaitu pada bulan Mei 2008 lalu adalah saat pertama kali menginjakan kaki tiba di medan Peacekeeping Mission yang kemduian menjabat sebagai Movement Control Assistant pada Misi Hybrid (gabungan) PBB/AU di Darfur – yang notabene sudah pasti tidak terbilang jumlah suka-duka yang telah dialami selama ini. Dari masalah pekerjaan hingga masalah dapur, kasur serta” bantal-guling” (Apa maksudnya ya”?).

Disela-sela waktu bekerja tempo hari, masuk diterimalah sebuah email dari security officer mengabarkan urusan tetek-bengek perihal keadaan keamanan dan seruan keselamatan ditujukan kepada semua staff UNAMID. Terlepas dari suka-tidak-suka atau mau-tidak-mau, seruan ini merupakan perintah wajib dikerjakan para staff misi; baik sebagai DPKO staff maupun Humanitarian Staff dan urusan yang harus dilakukan pada urutan nomer wahid sebelum memulai aktivitas.

Semua staff, baik yang sudah berada lumayan lama dan terutama mereka yang baru tiba di daerah misi, wajib mengikuti sebuah trainning dengan judul: Safe & Secure Approaches to Fields Environments (SSAFE). Nama si kencur ini muncul dalam deretan daftar nama peserta. Perasaan sih dulu udah pernah ikutan, mengapa nama saya muncul lagi untuk ikut kembali pelatihan yang sama. Setelah tanya kesana-kemari kepada rekan di Security Section, kemudian diberitahukan bahwa training ini harus diulang setiap 2 tahun sekali.

Wah, mau nggak mau deh!. Akhirnya berangkatlah si Kencur ini untuk dua hari. Pelatihan itu diadakan pada ruangan kelas yang telah ditentukan, Workshop ini dipandu oleh United Nations Departement of Safety and Security bersama dengan Security Trainning and Development Unit pada tanggal 8 & 9 November 2009 bertempat di UNMIS Headquarters di Khartoum Sudan.

Training ini tidak saja di ikuti oleh staff yang baru tiba, namun juga peserta banyak juga berasal dari unsur Civilian, UNPol, dan Military. Sudah bukan hal yang baru lagi bahwa berdasarkan pengalaman di lapangan bahwa instalasi, dan personil United Nations sangat rentan untuk menjadi sasaran utama dari penyanderaan, pengeboman dan penyerangan (Hostages, Bombing, and Ambush,etc).

Abyei War in 2009
Foto diambil dari markas UNMIS di Abyei – Asap mengepul pengeboman

Pada beberapa lokasi misi PBB tertentu, seperti yang baru saja kita dengar, para sahabat maupun rekan kita di Afghanistan menjadi sasaran bom bunuh diri dari pihak-pihak yang secara politik berseberangan dengan keberadaan maupun peranan United Nations/PBB di negaranya. Dalam hal ini, semua staff mision, termasuk itu para Relawan PBB , kita di bekali dengan beberapa training dalam menghadapi masalah resiko bahaya di lapangan tersebut. Ya, setidaknya faham apa akan resiko yang mungkin terjadi dalam bekerja dilapangan dan bagaimana upaya terbaik untuk menyelamatkan diri.

Dalam pelaksanaan workshop ini kita akan di ajarkan hal-hal yang sepatutnya boleh dilakukan dan tidak dilakukan bila berada dalam situasi yang kritis, dimana kemungkinan seperti ini bisa saja dialami saat menjalankan tugas di lapangan baik secara personal maupun team.

Basic Security Training

Pengalaman yang bisa dipetik selama si Kencur menjalankan workshop ini, salah satunya seperti; cara-cara, sikap kita dalam menghadapi situasi dibawah tekanan seperti penyandraan, penyergapan, memasuki daerah-daerah masih beranjau, hingga pemahaman terhadap kebudayaan dan kebiasaan masyarakat daerah setempat yang akan menjadi wilayah tugas United Nations/PBB yang dimaksud dalam tulisan ini merupakan unsur Mission Staff dan Aset milik UN yang acapkali menjadi sasaran utama dari pihak tertentu.

Induction Training 2

Jangan kira kamu akan aman-aman saja, ndook!
Mentang-mentang Helm kamu bersarungkan warna “UN Biru” itu

UN Blue Helmet

UN Blue Helmet

Agus dalam ruangan training

Perihal safety and security merupakan tanggung jawab kita pribadi, selain juga merupakan tanggung jawab personil Security & Protection yang mengemban tugas untuk itu. Meningkatkan kewaspadaan diri, seperti dikatakan oleh orangtua kita “pergi dan pulanglah dengan selamat” sehingga pada akhirnya kita dalam mengemban tugas pada misi perdamaian PBB ini senantiasa dapat kembali berkumpul dengan selamat bersama keluarga di rumah di tanah air, yang terus menanti kita.

Ancaman terhadap si helm Biru itu adalah memang bagian dari resiko profesi sebagai peacekeepers, baik personil sipil dan militer, kita sama-sama menghadapi resiko tersebut, dengan meingkatkan kewaspadaan dan menaati panduan keselamatan & kamanan staff sesuai digariskan, niscaya dengan dibantu doa, kita bisa sukses mengemban misi mulia ini. Tidak lupa juga, saya ingin mengucapkan selamat bertugas kepada para rekan senior, rekan sejawat sekalian dari keluarga Merah putih. Teruslah berkibar demi kejayaan Indonesia pada misi PBB ini.

Puguh PAMUNGKAS Puguh PAMUNGKAS With extensive hands-on experience in Movement Control and Air Operation field, Puguh Pamungkas contributed a significant role under the flag of UNHAS – United Nations World Food Programme Humanitarian Air Service, based in Banda Aceh, Aceh province – Indonesia. His...

Detail Profile »

6  Comments

by Luigi Pralangga at 14 November 2009, 21:58

Dear Puguh, seneng mbaca updatemu lagi..seperti kita senantiasa diberitahu bahwa keselamatan adalah yang utama dalam bertugas. Didoakeun dari Liberia agar Puguh dan kawan-kawan keluarga besar Garuda Merah Putih di Darfur senantiasa dalam lindungan Alloh SWT.

by Nda at 15 November 2009, 20:18

Dear Sweetheart,
Semoga pa selalu dalam lindungan Allah SWT dimanapun pa berada. Jangan lengah dan terus waspada. We are waiting for you. Love you.

by Agus at 16 November 2009, 23:50

Maman kok fhoto gw yg di pajang..wakakaka, ngk papa d numpang ngetop ..

by sri at 23 November 2009, 12:42

Hi Guh………

wuih……..serem juga ya. terus semangat!. btw, model fotonya kayaknya aku pernah kenal?!. Let’s me think a while……………ehmmmm….seseorang yang dulu ngakunya Bupati Nias ya? hhaha

by Teuku Yunansyah at 25 November 2009, 16:27

Dear Puguh,
Artikel yang sangat bagus, a motivating one.
Stay safe there.
Salam dari teman-teman UN WFP Indonesia untuk teman-teman di sana

by fadhlan amini at 17 February 2010, 14:50

hope everything is running well, sampai bisa pulang kembali ke indonesia..iam proud of you friend..!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Toni Nav95 Major Toni is a Hercules Navigator. Having been landed in almost all Indonesia’s airfields with his C-130 Hercules as well as in some of ASEAN countries, he is a flight safety advocator. Graduated from Air force Academy in 1995. His...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Hand-made Fitness Center ala Satgas Indobatt di Lebanon
Olah raga yang teratur akan sangat membantu dalam mewujudkan kesehatan jasmani yang baik. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika memiliki fasilitas olah raga yang mendukung. Keterbatasan sarana olah raga di markas Gajah Mada Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak membuat para _peacekeeper _Polisi Militer kehilangan akal. Dengan inisiatif dan kreatifitas para personil, mereka telah berusaha mengadakan sendiri peralatan olah raga yang dibutuhkan.
Muhammad Dahlan , 7 hours ago

The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI / Sector East Menerima UN Medal
Major General Alberto Asarta Cuevas selaku UNIFIL Head of Mission and Force Commander memimpin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.upacara penganugerahan medali PBB kepada prajurit The Spanish Contingent Libre Hidalgo XI... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Sisingaan Indobatt buat Terpana Warga Lebanon
(Marjayoun; 29 Juli 2010). Satu lagi andalan kebudayaan dan kesenian Indonesia yaitu tari Sisingaan yang Indobatt tampilkan untuk menyemarakkan acara malam Festival Kesenian. Tari tersebut membuat terpana penonton festival yang... »
Sanra Michiko Moningkey , 7 hours ago

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”
Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan... »
Sanra Michiko Moningkey , 2 days ago

Srikandi Indonesia Jajal Kemampuan pada ’21,5 km + 10 kg Dancon March’ di Lebanon Selatan
Kiprah Wanita Tentara Nasional Indonesia (Wan TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda tahun 2010 pada misi penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tidak kalah peran sumbangsihnya bagi TNI, bangsa dan negara Indonesia. Tiga dari lima Wanita TNI yang ada di Lebanon Selatan, menjajal kemampuannya dalam kegiatan jalan jauh atau yang lebih dikenal dengan nama Dancon March yang diadakan beberapa waktu lalu oleh Kontingen Negara Denmark dengan mengambil start dan finish di Danlog Square di dalam kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C.
Sanra Michiko Moningkey , 3 days ago

 

Recent Comments

dino commented on Congo: The time has finally came
a few seconds ago


jarwadi commented on Indobatt Bantu Masyarakat Lebanon Selatan Panen Tembakau di Desa Deir Siriane
a few seconds ago


boy fadly commented on Balada sebuah pagi di Monrovia
a few seconds ago


boy fadly commented on Perjalanan seru menuju Ganta
a few seconds ago


boy fadly commented on Si jali-jali Nyasar ke Liberia
a few seconds ago