“Allahu Akbar, Allahu Akbar!!” – Ketika gema Adzan mulai berkumandang, terlihat antrian mobil UN berbaris rapi memasuki pintu gerbang Sudirman Camp yang berada di UNIFIL HQ New Extension – Naqoura, Lebanon. Tidak saja mobil jenis SUV, Pick Up atau minibus bercat putih dengan tulisan UN besar di berbagai sisi, tetapi terdapat juga beberapa mobil sedan bercat warna-warni dengan plat mobil UNP mulai berjejer rapih di pelataran parkir. Sementara itu dari arah Prefabricated accommodation, terlihat sejumlah tentara menggunakan pici dan menjinjing sajadah dengan badge UN di bahu sebelah kanan dan Merah Putih di bahu sebelah kiri, bergerak perlahan menuju ruangan serba guna.
Hari ini adalah hari Jumat siang di UNIFIL HQ, Naqoura, Lebanon dan merupakan suatu pemandangan yang mulai biasa terlihat sejak 4 bulan berjalan, sekelompok personel UN yang tergabung dalam misi UNIFIL, baik sipil maupun militer, berbondong-bondong menuju Camp Indo FP Coy untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat secara berjamaah. Tidak seperti kegiatan agama rutin yang diselenggarakan oleh kontingen Polandia ataupun Ghana, kegiatan agama yang dilakukan oleh pasukan Garuda ini dihadiri oleh berbagai macam kebangsaan dan profesi yang bekerja bersama misi UNIFIL. Tidak saja oleh Satgas FHQSU Kontingen Garuda XXVI-A/UNIFIL, tetapi juga tampak para pekerja lokal dari Lebanon, Staf Internasional dari Bangladesh, Pakistan, India dan Kenya, dan juga terdapat beberapa personel militer dari Qatar, Malaysia, Tanzania, Ghana, India dan Turki.
Gambaran kecil dari UN bisa terlihat di tempat ini, pada saat pelaksanaan ibadah sholat Jumat berjamaah, yang diselenggarakan oleh para prajurit Garuda pilihan, dengan ceramah menggunakan bahasa Inggris. Kesatuan, keberagamaan, kekeluargaan dan Persatuan yang merupakan ciri-ciri UN dapat terlihat disini, kesatuan langkah dalam sinkronisasi gerak sholat, keberagaman unsur budaya dan bahasa, persatuan dalam tujuan untuk menyembah sang khalik dan kekeluargaan diantara berbagai bangsa dan negara.

Kegiatan sholat Jumat hari ini dilanjutkan dengan kegiatan makan siang bersama, yang tidak saja dihadiri oleh personel prajurit Indonesia yang sedang berada di Naqoura, akan tetapi juga beberapa Internasional Staff yang diundang untuk turut serta. Sekali lagi, keramah tamahan, kerukunan dan kekeluargaan yang merupakan sifat luhur bangsa Indonesia tampak terlihat. 4 bulan yang lalu, kami harus berjalan keluar dari UNIFIL HQ compound sejauh 30 menit perjalanan, di sebuah mesjid kaum Syiah yang terdekat, dengan tingkat kewaspadaan dan kecurigaan yang ada mengurangi makna kekhusyukan dari kegiatan agama, demikian yang disampaikan oleh beberapa Staf UNIFIL HQ, selain waktu pelaksanaan yang tidak bisa dilaksanakan secara rutin.



Walau secara resmi UNIFIL tidak pernah menyediakan secara khusus suatu fasilitas untuk penyelenggaraan suatu kegiatan agama tertentu, akan tetapi untuk kasus ini terjadi pengecualian. Dalam waktu tidak lama lagi, akan dibangun suatu bangunan semi permanen yang dapat digunakan sebagai tempat sholat Jumat berjamaah dengan tempat yang memadai, tidak lagi di teras ruang makan dengan beralaskan batu kerikil, karena fasilitas ruang serbaguna yang tidak dapat menampung 100 orang jamaah sekaligus. Sekali lagi, Garuda menunjukkan bahwa mayoritas penduduknya yang beragama Islam bukanlah suatu alasan bagi suatu kelompok meragukan kemampuannya dalam menjaga sifat impartial dalam melaksanakan tugas memelihara perdamaian dunia, khususnya di daerah Lebanon Selatan.
Tetap Semangat, GARUDA!


wehe,,bro2 n sist2 di luar, wassap??
mw liat yg baru2? samperin aje blog gue,,hhe,,
assalamualaikum…..
waduhhhhh….
pokoknya salut dengan semua team perdamaian yng ada di sana…..
apa yang telah diberikan , dikorbankan, akan tercatat sebagai amalan yang bernilai pahala yang amat besar….’
anda adalah kholifah……!!!!!
semoga niat dihati tetap karena ALLOH.
dAN PALING PASTI , JANGAN SAMPAI TERLEWATKAN ADALAH IBADAH, SAK POOOOL KEMAMAPUAN NYA…..
karena saya muslim , jadi saya kasih masukan untuk teman teman, kakak kakak saya disana, yang muslim, supaya niatnya betul betul ditoto karena ALLOH…
“yarjunna rohmatahu WAYAHGHOFUNNA addaba”
saya yakin, ALOOH pemilik alam semesta dan hari yang kmudian, akan mencatat nya sebagsi amal ibadah yang berlipat lipat, dan menjadi jembatan di padang mkasyara nanti…amin…
salam hormat..
selamat bertugas…
tetap jaga kesehatan
falva~
indonesia
wassalam
cya